Home » Posts tagged 'XDMCP'

Tag Archives: XDMCP

REMMINA – aplikasi remote dekstop baru di Ubuntu 11.04


Sebelum adanya aplikasi ini, gw biasanya memakai TSClient dan Remote Desktop Viewer untuk melakukan remote ke server-server lain. TSClient biasanya gw pake untuk remote server-server Windows yang berbasiskan Remote Desktop Protocol (RDP) dan aplikasi berbasis XDMCP. Sedangkan Remote Desktop Viewer biasa dipakai gw pake untuk me-remote server atau desktop yang menggunakan protokol VNC.

Sekarang di Ubuntu 11.04, ternyata ada aplikasi baru, yaitu REMMINA (http://remmina.sourceforge.net) yang menyatukan fungsi-fungsi remote yang biasa gw pake. Secara lengkapnya fitur REMMINA adalah sebagai berikut :

Remmina project comes with two separated packages.

Remmina main program:

  • A pure GTK+ 2.0 application!
  • Maintain a list of connection profiles, organized by groups
  • Make quick connections by directly putting in the server address
  • Remote desktops with higher resolutions are scrollable/scalable in both window and fullscreen mode
  • Viewport fullscreen mode: remote desktop automatically scrolls when the mouse moves over the screen edge.
  • Floating toolbar in fullscreen mode, allows you to switch between modes, toggle keyboard grabbing, minimize, etc.
  • Tabbed interface, optionally managed by groups
  • Tray icon, allows you to quickly access configured connection profiles

Remmina plugins: RDP, VNC, NX, XDMCP, SSH, Telepathy.

Ada screemshot-nya juga :

Well, it’s nice software for me as System Administrator.

Mengakses GUI AIX or HPUX dari mesin Linux melalui XDMCP


Seorang teman, firman, bertanya kepada saya.

saya mau nayain tentang software untuk remote aix kalau di windows sich biasanya saya pake xmanager nya net sarang kalo di linux pake apaan ya soalnya masih baru nich di linux jadi masih banyak belajar oh ya kemaren thanks a untuk bantuannya masang sap gui di linux sekarang sudah bisa jalan

Saya tahu yang dimaksud adalah mengakses GUI UNIX melalui jalur XDMCP. Kalau memakai OS Windows, kita bisa pakai software seperti XManager (http://www.netsarang.com), Hummingbird Exceed (http://www.hummingbird.com), XWin32, dll. Tapi di Linux ??…:(….Biasanya saya memang pakai jalur ssh (secure shell). Memang beberapa instalasi aplikasi seperti database Oracle, SAP R/3 membutuhkan GUI. Kecuali Anda mau berlama-lama di ruang server aka server farm, Anda bisa memanfaatkan jalur XDMCP. Kebetulan sekali saya kemaren install aplikasi kecil, Terminal Server Client (http://www.gnomepro.com/tsclient). Ternya bisa digunakan untuk mengakses XDMCP. Tampilan GUI-nya seperti ini :

Untuk setting server agar bisa diakses melalui jalur XDMCP, Anda bisa ikuti artikel saya sebelumnya.

Jalur XDMCP (agak) tidak disarankan dipakai kecuali pada jaringan komputer yang secure. Anda bisa memakai alternatif lain seperti tightVNC.

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Mengakses GUI Linux melalui XDMCP


XDMCP ? Yang gimana tuh ?Untuk mengakses server Linux dapat melalui akses ssh, telnet, VNC, dan lain-lain. Salah satu yang menarik (walaupun tidak terlalu aman) adalah melalui jalur XDMCP. XDMCP (X Display Manager Control Protocol) pada port 177. Protokol XDMCP sangat berguna apabila server akan digunakan untuk melakukan instalasi yang membutuhkan GUI dan kita tidak ingin berada langsung di server room. Tahu sendirilah…server room seperti apa, kayak north pole…

Linux sebagian besar -secara default- tidak mengaktifkan XDMCP. Oke, langsung saja yah…

Prereq:

  1. make sure ada GUI yang diinstall di sistem Linux. Bisa apa aja GNOME, KDE, XFCE, BlackBox, FluxBox, IceWM, dll
  2. Network sudah bekerja dengan baik

Step by step :

  1. Lakukan perubahan pada file /etc/rc.d/init.d/xfs. File ini menyimpan port Font Server. Ubah dari “daemon xfs –droppriv –daemon –port -1” menjadi “daemon xfs –droppriv –daemon –port 7000
  2. Sekarang buka file /etc/X11/xdm/Xaccess dan lakukan perubahan agar X Server dapat diakses oleh semua host dalam jaringan lokal. Hal yang perlu diperhatikan adalah jika Anda menggunakan desktop manager KDM maka ubah file /etc/X11/KDM/Xaccess dan jika desktop manager Anda GDM maka ubah file /etc/X11/gdm/gdm.conf. Ubah dari “#* #any host can get a login window” menjadi “* #any host can get a login window“.
  3. Buka file /etc/X11/xdm/xdm-config dan lakukan perubahan dari “DisplayManager.requestPort: 0” menjadi “DisplayManager.requestPort: 1“. Untuk display manager lain (KDM dan GDM) , Anda cukup mengubah dari “[xdmcp] Enable=0” menjadi “Enable=1“.
  4. Pastikan file /etc/X11/xdm/XServers menjadi 444. #chmod 444 /etc/X11/xdm/XServers
  5. Ubah ijin akses file /etc/X11/xdm/Xsetup_0 menjadi 755. #chmod 755 /etc/X11/xdm/Xsetup_0
  6. Sekarang Anda bisa mencoba konfigurasi XDMCP sistem Linux setelah sebelumnya menjalankan mode grafik. Untuk lebih memastikan konfigurasi Anda, sebaiknya restart sistem Linux Anda.

Check konfigurasi dari client. Anda bisa menggunakan software XManager (http://www.netsarang.com), atau Hummingbird Exceed dll. Pada screenshot berikut saya gunakan XManager.

Semoga tutorial singkat ini bisa memberikan gambaran dan panduan bagi Linuxer lainnya. Saran dan kritik ke penulis, devratt@yahoo.com.

Thanks to :

  1. Allah SWT, atas segala karunia dan nikmat-NYA.
  2. My lovely wife, Anda Iviana Juniani (http://andaiviana.wordpress.com)
  3. All cyber friends : Gandok Crew (Ipans,Simbah Kus, Move It, BJ, dll), IT Crew Manyar, etc.