Home » Posts tagged 'Windows'

Tag Archives: Windows

Setting priority pada proses aplikasi di Windows


Kebetulan sekali saya punya server lama (mesin IBM x3200, gw lupa seri-nya, yang pasti server ini dibeli sekitar tahun 2008). Jadi secara usia sudah waktunya pensiun…he..he..

Didalam server ini diinstall Windows Server 2003 standard edition dan ada server database SQL Server 2000 yang menyimpan data-data HR untuk plant. Server juga memiliki fungsi menyimpan database Kaspersky untuk antivirus seluruh komputer yang ada di plant serta sebagai pusat print server SAP (pakai sapsprint dan didalamnya masih ada aplikasi saplpd).

Nah, problemnya adalah saat departemen Personalia sedang proses gaji untuk karyawan-karyawan di pabrik, otomatis konsumsi resource terutama CPU akan langsung naik 100%. Akibatnya adalah proses-proses lain termasuk proses print server menjadi terhambat. Karena server baru yang disiapkan belum ready, maka yang bisa dilakukan adalah melakukan setting prioritas proses agar semua proses bisa berjalan tanpa saling mengganggu. Ternyata untuk mengubah prioritas proses di Windows tidak mudah (mungkin karena versi yang digunakan adalah standard edition).

Agar proses print server SAP bisa dinaikkan prosesnya menjadi lebih tinggi (default process di Windows adalah Normal), maka harus lewat command prompt. Masuk kedalam direktory dimana file exe disimpan, lalu jalankan :

start /high saplpd.exe

Dan wooalaa….saplpd bisa dijalankan dengan prioritas high alias lebih tinggi dari proses yang lain. Jadi meskipun konsumsi CPU sedang tinggi sekalipun (100%), proses print server SAP tetap mendapatkan prioritas untuk dijalankan lebih dulu :).

SAP Basis : Beberapa screenshot SAP ERP 6.0 EhP 8 dengan SQL Server 2012


Berikut beberapa screenshot yang didapatkan.

Login ke sistem SAP memakai user ddic. Password yang digunakan sesuai dengan Master Password yang dimasukkan saat instalasi.

Lisensi SAP belum dimasukkan sehingga hanya berlaku 90 hari alias 3 bulan ke depan.
(more…)

SAP Basis : Persiapan Instalasi SAP ERP 6.0 EhP 8 dengan SQL Server 2012


Halo blog readers…

Pada posting kali ini ane bakal memberikan tutorial untuk instalasi SAP ERP 6.0 EhP 8 dengan SQL Server 2012 sebagai database server. Program akan diinstall di Windows Server 2008 SP 1.

Tahap awal seperti sebelumnya adalah tahap persiapan, yaitu prequisite check.

Klik ganda program sapinst.


(more…)

Checking TRIM for SSD’s in Windows 2008 R2 & Windows 7


Want to check and see if the new SSD you installed is seen by windows properly and using TRIM?

Run the following command:

fsutil behavior query DisableDeleteNotify

If the results are a 0, trim is ENABLED and you are g2g.
If the results are a 1, trim is DISABLED.

Open Source Software for Windows ?


Ya.. memang ada software open source for windows, jadi bagi anda yang masih nekad menggunakan windows b@*@*@* atau original (aka. berlisensi) anda bisa menggunakan aplikasi aplikasi yang di download dari http://www.opensourcewindows.org.

Mereka menjanjikan aplikasi-aplikasinya adalah Open Source dan berjalan tanpa embel embel virus adware, spyware dan ware ware yang lain..( tapi anda tetap harus aware jika pakai window$ :) )

Berikut daftar kategori aplikasi yang ada dan bisa di download :
– Web Browsing
– Video Player / Video Podcasting
– IM – Instant Messaging
– Email
– RSS
– Peer-to-Peer Filesharing
– Video Playback
– DVD Ripping / Video Conversion
– Word Processing / Office Suites
– Podcasting
– DVD Ripping
– Sound Recording
– Graphics / Photo Editing
– Graphics editor with a very nice interface.
– Vector graphics application.
– FTP / SFTP
– IRC

Siap-siap ganti ke DB2


Kantor gw pake ERP dari SAP. Versi yang digunakan adalah SAP R/3 4.7 Enterprise dengan menggunakan database server Oracle versi 9i. Seiring dengan akan habisnya maintenance dan harga license Oracle yang lebih mahal, mulai dipertimbangkan untuk pindah/migrasi ke database milik IBM, yaitu DB2.

Kemaren sore sempet ketemu sama orang IBM. Ada diantaranya orang IBM Malaysia. Kalo ngeliat presentasinya sih kayaknya DB2 lebih ok daripada Oracle. DB2 juga lebih backward compatible dengan SAP release.

Menurut sejarahnya, DB2 merupakan database yang digunakan untuk mainframe. Untuk mesin-mesin lain seperti AS400, DB2 yang digunakan disebut dengan sebutan DB4 alias DB2 for AS400, sedangkan DB2 untuk UNIX/Windows/Linux disebut dengan DB6 atau DB2 Universal Database for Windows/Unix/Linux.

Ebook Dual Boot Windows dan Linux


Bagi yang pengen belajar about setting dual boot Windows dan Linux, silakan klik link ini (http://inaroka.co.cc/?p=74).

Ebook mudah diikuti karena berbahasa Indonesia, step by step, dan dilengkapi screenshot yang eye catching.

Private Project with SAP R3


Beberapa hari ini banyak bergelut dengan masalah server, mulai dari server domain, server SAP, storage, server email, PLC controller….fiuhhh, banyak euyyy. Well, now all of them are completely done. Not all, actually…but right now i can take a break for while.

Bisnis dengan SAP kayaknya menguntungkan. Begitulah yang saat ini ada di pikiranku. Dalam minggu ini sudah ada deal dengan orang Phillipines tentang solusi pencetakan dokumen SAP menggunakan Linux client. Udah deal seharga xxx US dolar. Uang akan ditransfer 50% sebelum saya kirim dokumentasi dan 50% setelah implementasi. Ada satu lagi klien dari India yang menginginkan solusi yang sama. Saat ini masih dalam tahap negosiasi.

Bisnis kedua adalah SAP Basis Trainer. Kalo yang ini sudah deal about salary. Dan saya tinggal nunggu jadwal ngajar aja. Kalo waktunya OK dan harga cocok, tinggal berangkat. Salary lumayan. Semoga dapat jadwal yang enak sehingga tidak mengganggu pekerjaan saat ini.

Bisnis berikutnya kayaknya konsultasi server SAP. Klien yang dibidik kayaknya daerah Surabaya dan sekitarnya. Luar kota sih ok juga, apalagi kalo bisa diremote. Semoga bisnis ini lancar.

Kalo semua bisa berjalan dengan baik, ada 1 tahapan yang akan gue tempuh, yaitu xxxx. Ntar dulu aja kasih tahunya kalo udah berjalan yah…

Instalasi SAP R/3 4.70 200 Application Server on Linux


Pada artikel ini, saya akan memberikan step by step untuk instalasi application server sistem SAP R/3 menggunakan OS Linux. Kenapa memakai Linux ? Bukannya lebih enak pakai Windows ? Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan bagi saya kenapa memakai Linux antara lain :

  1. Database Instance yang akan dipakai adalah Oracle dengan platform AIX (UNIX proprietary dari IBM). Antara AIX dan Linux, sama-sama mesin UNIX jadi kompatibilitasnya akan lebih terjaga daripada memakai Windows.
  2. Linux bersifat free dan open source. Dengan sifatnya itu, saya lebih mudah untuk melakukan tuning dan mencari referensi di Internet.
  3. Komunikasi antara Linux dan AIX akan menggunakan NFS, sedangkan Windows dan AIX akan menggunakan SAMBA.
  4. Mesin Linux lebih stabil,handal, dan yang terpenting adalah virus-immune.
  5. Linux juga lebih murah dalam hal maintenance, kebutuhan hardware, dibandingkan menggunakan Windows (harus ada lisensi) dan AIX (dalam hal lisensi dan hardware).

Pemilihan distro Linux yang akan dipakai bebas. Saya lebih menyukai distro yang bisa memakai konsep LVM (Logical Volume Management) sehingga saya bisa melakukan pemeliharaan space logical volume lebih mudah. Saya akan mencoba menerangkan menggunakan mesin Redhat. Saya pribadi sudah mencoba menggunakan SuSE juga. Perbedaan utama diantara keduanya adalah masalah default file system yang digunakan. Redhat menggunakan ext3, sedangkan SuSE menggunakan reiserfs.

Keunggulan ext3 dan reiserfs adalah kemampuan untuk melakukan manajemen size logical volume online. Jadi kita dapat dengan mudah menambah ukuran logical volume tanpa harus melakukan unmount pada logical volume tersebut.

Kita mulai saja ya…

1. Instalasi OS

Saat instalasi OS, siapkan partisi yang cukup untuk instalasi SAP. Tabel pada attachment berikut (Disk)berikut akan memberikan penjelasan setting partisi menggunakan LVM.

2. Instalasi Central Instance

Karena kita akan menggunakan Database Instance yang ada pada mesin AIX 64 bit, maka kita harus melakukan instalasi Central Instance. Instalasi paket Central Instance di Linux ini untuk mendapatkan file-file executable dari SAP kernel for Linux.

Set environment yang dibutuhkan untuk menjalankan sapinst antara lain :

LD_LIBRARY_PATH=/sapmnt/[SID]/exe

SAPINST_JRE_HOME=/opt/[location of java runtime environment]

DISPLAY=[IP_Address of Windows Client]:0.0

umask=22

Untuk pengujian, jalankan command xclock pada console. Jika muncul gambar jam analog, berarti environment sudah diset dengan benar. Jika belum muncul, periksa kembali value setiap variabel environment Anda.

Masuk ke dalam direktori sapinst. Jalankan command sapinst pada console.

Pilih Install Central Instance.

Isi informasi untuk SAP System ID (SAPSID) dan Instance Number. Sesuaikan dengan informasi yang ada pada Database Instance di AIX.

Isi informasi Database ID (DBSID) dan Database Host.

Biarkan informasi secara default. Hal ini kita lakukan karena memang server ini hanya akan digunakan sebagai application server.

Pilih No LDAP jika Anda tidak menggunakan fasilitas LDAP pada network Anda.

Pastikan posisi SAP Mount Directory ada pada /sapmnt. Tidak ada salahnya Anda memeriksa kembali apakah direktori tersebut sudah ada.

Pastikan informasi Database Schema benar. Dan jangan lupa tipe Database server yang digunakan pada AIX adalah 64 bit.

Informasi tentang group sapsys. Yang perlu diperhatikan adalah Group ID harus sama dengan Group ID pada mesin AIX (sebagai Database Servernya).

Informasi tentang group dba. Yang perlu diperhatikan adalah Group ID harus sama dengan Group ID pada mesin AIX (sebagai Database Servernya).

Informasi tentang group oper. Yang perlu diperhatikan adalah Group ID harus sama dengan Group ID pada mesin AIX (sebagai Database Servernya).

Informasi tentang user [sid]adm. Yang harus diperhatikan adalah User ID dan password harus sama dengan User ID dan password di mesin AIX.

Informasi tentang user ora[sid]. Yang harus diperhatikan adalah User ID dan password harus sama dengan User ID dan password di mesin AIX.

Perhatikan daftar direktori diatas. Direktori-direktori tersebut harus ada. Jika belum ada, buatlah sekarang juga !. Direktori yang harus ada adalah /usr/sap, /usr/sap/trans, /sapmnt, /oracle, /oracle/[SID]/920_64.

Anda harus menunjukkan lokasi SAP Kernel for Linux yang ada. Seharusnya Anda sudah menyiapkannya.

Informasi ekstraksi Oracle Client. Hilangkan tanda centang. Kita tidak akan melakukan instalasi Oracle Client sekarang.

Informasi port-port yang digunakan oleh aplikasi SAP. Port-port berikut tidak boleh digunakan oleh aplikasi lain, yaitu 36[system number], 33[system number], 32[system number], 47[system number], dan 48[system number]. Silakan edit file /etc/services.

Informasi nama listener dan port yang digunakan oleh listener. Pastikan port tersebut tidak digunakan oleh aplikasi lain.

Tunjukkan lokasi IGS_SOFT.

Rangkuman informasi instalasi Central Instance. Periksa kembali dan Anda masih bisa meng-klik tombol back jika masih ada yang belum sesuai.

Instalasi central instance sedang berjalan.

Selamat!!Instalasi central instance berhasil. Kita sudah berada di separuh jalan. Silakan break dulu…nikmati kopi panas dan pisang goreng Anda…:)
3. Instalasi Dialog Instance

Set environment yang dibutuhkan untuk menjalankan sapinst antara lain :

LD_LIBRARY_PATH=/sapmnt/[SID]/exe

SAPINST_JRE_HOME=/opt/[location of java runtime environment]

DISPLAY=[IP_Address of Windows Client]:0.0

umask=22

Untuk pengujian, jalankan command xclock pada console. Jika muncul gambar jam analog, berarti environment sudah diset dengan benar. Jika belum muncul, periksa kembali value setiap variabel environment Anda.

Pastikan antara mesin Linux dan mesin AIX saling kenal. Lakukan penambahan IP Address dan hostname Linux pada mesin AIX dan sebaliknya.

Dari mesin AIX melalui NFS, sharing direktori /sapmnt/[SID]/global dan /sapmnt/[SID]/profile. Dari mesin Linux, mount direktori tersebut dengan mount point yang sama.

Screen pemilihan instalasi. Pilih Non-Unicode_Install Dialog Instance.

Informasi tentang Central Instance. Ingat !! informasi instance number dan instance host adalah yang ada di mesin AIX.

Informasi Database ID (DBSID) dan Database Host.

Informasi instance host parameter. Biarkan default.

Pilih No LDAP jika Anda tidak menggunakan LDAP pada jaringan.

Lokasi SAP Mount Directory ada di /sapmnt. Pastikan direktori ini ada.

Perhatikan informasi Database Schema dan tipe Database server. Jangan lupa bahwa Database server yang kita pakai adalah 64 bit.

Perhatikan daftar direktori diatas. Direktori-direktori tersebut harus ada. Jika belum ada, buatlah sekarang juga !. Direktori yang harus ada adalah /usr/sap, /usr/sap/trans, /sapmnt, /oracle, /oracle/[SID]/920_64.

Anda harus menunjukkan lokasi SAP Kernel for Linux yang ada. Seharusnya Anda sudah menyiapkannya.

Sekaranglah saatnya kita melakukan instalasi Oracle Client. Beri tanda centang pada pilihan ekstrak oracle client.

Informasi port-port yang dipakai SAP. Seharusnya sudah disiapkan pada saat instalasi Central Instance.

Setting nama listener dan port yang digunakan nama listener.

Lokasi IGS_SOFT.

Rangkuman Instalasi Dialog Instance.

Instalasi Dialog Instance sedang berjalan.

Error akan keluar dikarenakan permission yang kurang pada direktori NFS /sapmnt/[SID]/profile.

Dari sisi mesin AIX, ubah dulu permission secara rekursif ke 777, command #chmod -R /sapmnt/[SID]/profile. Lanjutkan instalasinya sampai bertemu error kembali.

Error terjadi karena permission pada direktori NFS /sapmnt/[SID]/profile di mesin AIX.

Kembalikan permission ke posisi semula. Gunakan command berikut berturut-turut : #chmod -R 644 profile, #chmod 755 profile.

Error ini merupakan bug dari SAP. Silakan edit file keybd.xml. Cari keyword “ERROR” dan ubah menjadi OK. Simpan, lalu jalankan kembali instalasi lama.

Selamat !! Instalasi Dialog Instance telah selesai.

4. Selanjutnya jalankan dialog instance. Sebelumnya pastikan central instance dan database server telah berjalan di sisi mesin AIX.

Sekarang kita sudah punya application server Linux yang murah, handal dan stabil. Ada lagi yang bisa dituning, nanti kita sambung lagi. Semoga artikel kecil ini bisa menambah pengetahuan kita semua dan memajukan SAP di Indonesia. Amin…
About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.