Home » Posts tagged 'Tivoli'

Tag Archives: Tivoli

HowTo : Change TSM Node’s Password


A short note about how to change TSM node’s password and remove its expiration.

Change Node’s Password from TSM Client

Execute set password from TSM Client command line, to change a node’s password.
tsm-cli> set password

Reset Node’s Password from TSM Server

Use the following syntax on TSM Server command line to set a password for a node.
tsm-serv> update node NODENAME PASSWORD

Remove Password Expiration

Set the option passexp=0 on TSM Server to disable password expiration for a node.
tsm-serv> update node NODENAME passexp=0

Start dsmc schedule from command line


To run the schedule command in the background and to keep the client scheduler running, even if you log off your system, enter the following:

nohup dsmc schedule 2> /dev/null &
If a Tivoli Storage Manager password is required for your workstation and you want to run the schedule command in the background, enter the password with the command.

Root User: To start the client scheduler automatically, ensure that the passwordaccess option is set to generate in dsm.sys, then follow the procedure below for your operating system:

For non-z/OS UNIX, add the following entry to the /etc/inittab file:
itsm::once:/usr/bin/dsmc sched > /dev/null 2 >&1 # TSM scheduler

Proses Backup server SAP tetap lama :(


Proses backup server SAP masih mengalami kendala. Proses backup memakan waktu cukup lama, sekitar 7 jam. Padahal sebelum ganti server, proses backup hanya memakan waktu sekitar 4 jam. Aneh juga sih.

Solusi saat ini belum ada. Gue udah coba untuk update DBATools (termasuk brtools, brbackup, brarchive, brspace, dll) ke versi terbaru. Namun sepertinya belum menunjukkan hasil.

Hal yang gue curigain adalah versi Tivoli nya. Di server lama, TSM memakai versi 5.3, sedangkan di server baru, TSM yang dipakai adalah versi 5.5. Ada kemungkinan versi TSM 5.5 ini mengalami kendala dengan brbackup versi 6.40, karena yang gue liat di server lain yang memakai brbackup versi 7.0 tidak mengalami kendala.

Any suggestion, guys ?

Satu vendor dateng…satunya gak dateng….


Seperti posting gue sebelumnya, vendor Tivoli, NPP dateng ke tempat gue untuk mbenerin aplikasi backup yang masih nyangkut. Sebenarnya ada pekerjaan lain yang penting yang musti dikerjakan adalah exchange tape library yang ada. Selain itu, masih ada pekerjaan untuk melakukan zoning ulang di sisi SAN switch.

Sialnya, vendor yang mestinya melakukan hal ini malah tidak datang. Padahal pekerjaan vendor Tivoli (NPP) bergantung pada pekerjaan vendor yang ini. Sial bener deh. Terpaksa kita sendiri yang mengerjakan.

Tivoli again !!


Hari ini kantor gue kedatangan lagi. Vendor Tivoli datang lagi karena mereka musti setting ulang script-script backup karena kesalahan pemasangan tape library. Vendor satu lagi harusnya datang juga untuk memindahkan tape backup yang lama ke mesin baru. Tapi gue tunggu-tunggu sampe sekarang blom nongol juga.

Vendor TSM (NPP) lagi setting ulang beberapa script. Selain itu mereka musti ngeberesin aplikasi backup whole FS backup yang memakai DSMJ di beberapa mesin. Kemaren sempet dicoba, DSMJ nya ada yang mau jalan tapi tidak lewat LAN Free (lewat jalur Fiber Channel), ada juga yang tidak mau backup sama sekali.

Well, cukup banyak juga pekerjaan hari ini.

Banyak pekerjaan menumpuk


Pekerjaan di kantor masih menumpuk, tapi kok sempet-sempetnya nge-blog ? he..he..he..

Well, emang kerjaan di kantor masih cukup banyak. Mulai dari reorganization table di SAP, pasang Power Supply di server IBM p520, ngebenerin problem backup SAP untuk server production, problem backup offline DSMJ Tivoli, penukaran tape backup yang salah, menyiapkan server PRD2 untuk trial archiving….

Tuh banyak kan ? he..he..he..

Gue juga lagi nunggu payment dari blogvertise. Harusnya udah dibayar per tanggal 29 Agustus 2009. Sampe sekarang kok belum dibayar yah ?!?! Apa blogvertise lagi bokek ?

Backup Server SAP yang masih bermasalah


Setelah pergantian server SAP, proses backup mengalami masalah. Server yang baru memakai prosesor Power6 dan menggunakan OS IBM AIX 5.3 TL9. Sedangkan software Tivoli yang digunakan adalah versi 5.5. Sampai saat ini proses backup online untuk database SAP masih mengalami masalah. Proses backup bisa berjalan tapi seperti berhenti dan prosesnya menggantung. Proses masih menunggu. Akhirnya terpaksa di-abort agar proses backup yang lain bisa berjalan.

Anehnya sistem lainnya dengan memakai sistem yang hampir sama bisa melakukan proses backup dengan lancar. Memang ada yang beda sih, yaitu SAP ERP 6.0 yang lebih baru dari sistem SAP yang diatas.

Support TSM (Niaga Prima Paramita) pun ikut kebingungan. Sampai sekarang belum ada solusinya.

Backup server SAP ERP 6.0 SR3 belum sempurna


Status terakhir yang bisa kami dapatkan adalah proses backup server SAP milik company baru masih belum sempurna. Aplikasi Tivoli Storage Manager versi 5.5 masih mengalami kendala. Proses akan menggantung apabila dilakukan oleh background job.

Dugaan pertama adalah versi TSM yang ini mungkin tidak cocok digunakan pada OS IBM AIX 5.3 TL 8 yang digunakan di server. Hal ini berdasarkan pengalaman sebelumnya dimana TSM terbaru tidak selalu berhasil. Status pagi ini masih menunggu solusi dari vendor NPP.

Waiting Mode : ON

Mempersiapkan server backup SAP Production


Beberapa hari lalu server pinjaman dari IBM datang. Server yang datang adalah Server pSeries p520 dan sudah mengusung prosesor Power P6. Server datang disertai storage dan Storage Controller DS4700. Server ini akan digunakan sebagai server backup SAP dan akan digunakan sebagai server trial untuk project Data Archiving.

Setelah 2 kali mendatangkan “bala bantuan” dari Niaga Prima (vendor support Tivoli) dan engineer AIX dari CTI akhirnya bisa juga melakukan restore beberapa direktori dari whole file system backup. Untuk me-restore digunakan tools DSMJ/ Tools DSMJ sebelumnya digunakan untuk mem-backup whole file system sehingga untuk mengembalikan digunakan tools yang sama.

Setelah direstore ternyata untuk menaikkan Oracle dan SAP tidak semudah yang dibayangkan. Dengan berkutat pada error listener TNS-12531  cannot allocate memory, akhirnya ketemu juga solusinya. Beberapa parameter oracle terpaksa dipangkas habis. Ini karena mesin pinjaman hanya punya memori 4 GB. Listener baru bisa up setelah beberapa kali direstart.

Masalah masih belum berhenti sampai disitu. Setelah listener dan DB Oracle bisa naik, SAP ternyata tidak bisa up. Setelah diselidiki, ternyata masalahnya adalah tidak adanya environment Central Instance (CI). Hal ini disebabkan mesin DB dan CI sebelumnya terpisah dan saya hanya merestore DB saja. Problem bisa diatasi dengan melakukan instalasi ulang CI tanpa meng-ekstrak SAP kernel. Karena SAP Kernel yang ada di mesin sudah lebih baru.

Setelah DB Oracle dan SAP bisa naik, masih ada masalah yang tersisa. Si SAP instance tidak mau mengikat H/W ID. Informasi H/W ID ini diperlukan oleh lisensi SAP (sebagai Active Hardware Key). Setelah dicari-cari, ternyata ada informasi yang masih mengarah ke host EMAWCI di DEFAULT profile. Setelah diedit dan diganti menjadi EMAWDB, sekarang bisa up semua dan kondisi normal. [3 April 2009 11:44]

Langkah terakhir yang akan dilakukan hari ini adalah me-restore kembali data dengan bantuan BRTOOLS agar posisi data mendekati posisi data saat ini. Ikuti terus yah….:D