Home » Posts tagged 'SGA'

Tag Archives: SGA

Performance Tuning database server Oracle 9i….Damn, I’m Good !!


Sudah 2 minggu terakhir ini gw berkutat dengan performance tuning untuk database server. Database server sistem ERP SAP R/3  4.7 mengalami degradasi performance. Alhasil, gw di-komplain kanan kiri dah sama user-user.

Solusi pertama adalah gw cek di penggunaan data buffer cache. Gw coba menaikkan db_cache_size dari 7 GB menjadi 10 GB. Ternyata cara ini tidak menolong sama sekali.

Gw coba cara lain yaitu menaikkan parameter pga_aggregate_target untuk melihat respon proses-proses yang dilakukan user. Size pga_aggregate_target sebelumnya 4 GB menjadi 6 GB. Cara ini lumayan meningkatkan performa walaupun tidak signifikan.

Gw sempet hopeless….dah…

Akhirnya puter-puter cari info untuk checking-checking performance. Dilihat dari hasil statistik gw melihat bahwa akses ke disk sangat tinggi dan bahkan penggunaan CPU ikut-ikutan naik dan memperparah performance sistem. Akhirnya gw coba melokalisir beberapa table untuk dilakukan cek statistics baik table maupun indexnya. Beberapa table yang sering diakses serta table-table yang besar gw lakukan update statistics. Update statistics ini dilakukan pada malam hari. Untuk update statistics ini gw sangat tertolong dengan whitepaper SAP untuk CBO Oracle. Proses update statistics gw lakukan secara estimate dan mengambil sample size tergantung jumlah row dari table tersebut.

Cara-cara ini ternyata berhasil menyelesaikan problem gw. Gw udah terima acknowledgement dari end user bahwa performa sistem kembali ok dan semakina ciamik.

Damn, I’m good !! (dalam hati gw)..

Oracle : SGA_MAX_SIZE, SGA_TARGET, MEMORY_TARGET……….


Dalam pekerjaan sehari-hari gw berkutat dengan database server Oracle. Versi database yang digunakan pun beragam mulai dari versi 9i (9.2.0.7), versi 10g (10.2.0.4), dan yang terakhir adalah versi 11g (11.2.0.2). Masing-masingversi memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Pada artikel ini, gw akan mencoba untuk tuning bagian memory/buffer database Oracle. Untuk versi 9i, ada 2 bagian memory yang perlu diatur, yaitu SGA dan PGA. SGA (System Global Area) merupakan bagian dari memory Oracle yang di-shared untuk semua proses server dan proses background. Sedangkan PGA (Private Global Area) merupakan bagian yang tidak di-shared dan hanya digunakan oleh proses client.

Oracle 9i hanya mengenal SGA dalam hal ini disetting di parameter sga_max_size. Nantinya SGA ini terdiri atas database buffer cache (digunakan untuk menyimpan sementara blok-blok data yang diambil dari database atau datafile), redo log buffer (digunakan untuk menyimpan sementara informasi redo sebelum ditulis ke dalam redo log files), shared_pool (buffer SQL statement yang dapat di-shared antar user), large_pool (buffer yang digunakan untuk proses yang besar seperti backup, recovery, I/O process, dll), streams_pool (buffer yang digunakan oleh Oracle Stream), dan java_pool (buffer untuk java purpose). Pengaturan sga_max_size memerlukan restart database untuk bisa aktif.

Server database gw (Oracle 9i) sebelumnya memiliki nilai sga_max_size sebesar 11041488720 byte atau sekitar 11 GB. Gw coba tuning menjadi 20 GB. Karena parameter sga_max_size ini baru aktif setelah database di-restart maka untuk hasilnya kayaknya perlu menunggu backup offline nanti. Minggu depan lah akan gw update lagi.

Untuk versi Oracle 10g, ada parameter lain, yaitu sga_target. Apabila parameter sga_target ini sudah diset untuk angka tertentu, maka SGA akan dapat diatur secara dinamis oleh Oracle. Nilai sga_target maksimal adalah sama dengan nilai parameter sga_max_size. Berbeda dengan pengaturan sga_max_size, pengaturan sga_target dapat dilakukan secara dinamis.

Oralce versi 11g, memiliki parameter baru, yaitu memory_target. Berbeda dengan sga_target yang hanya bisa mengatur SGA secara dinamis, parameter memory_target mampu mengatur SGA dan PGA secara dinamis. Jadi lebih dinamis lagi.

Tuning Performance untuk SAP ERP 6.0 SR3 dan Oracle 10g


Company baru gue barusan diinstal SAP ERP 6.0 SR3. Instalasi yang gue lakukan adalah default dan belum dilakukan tuning-tuning apapun.

Dari pengamatan gue selama ini server QA gue mengalami sedikit masalah di performance. Kalau gue lihat di ST04 data buffer quality nya masih low, dibawah 50%. Gue curiga sih karena belum pernah dilakukan query-query yang cukup untuk mengisi buffer-nya. Sebagai perbandingan adalah server Development gue dengan settingan kurang lebih sama memiliki data buffer cukup baik. Memang sih secara umum lebih lambat dikarenakan data ditaruh di storage dengan HD interface SATA yang otomatis lebih lambat dibandingkan dengan HD interface Fiber Channel.

Sekarang gue lagi cari-cari SAP Note yang relevan untuk bisa di-apply di server-server tersebut. Kalau ada yang tahu keyword atau no SAP Notes nya, kasih comment yah…:D