Home » Posts tagged 'Restore'

Tag Archives: Restore

Checklist of points to improve backup &restore performance on SAP on DB2


Here is a list of points you can check to improve backup performance:

1.) DB2 backup command performance options

There are four options on the DB2 backup command that can improve backup performance. We will give some suggestions for the values to use for these parameters, but review of DB2 documentation is recommended.

OPEN n SESSIONS

This parameter is only valid if the use tsm option is used at the DB2 backup. If specified the backup process will open n I/O sessions to the Tivoli Storage Manager server to send the data to. The number of sessions is limited by the Tivoli Storage Manager node parameter MAXNUMMP which should not be greater than the maximum number of drives at the Tivoli Storage Manager server. If the backup goes directly to a tape storage pool and there are not enough tape drives available at the Tivoli Storage Manager server at the time of backup, some of the sessions have to wait until there are free tape mounts available again. In some cases, the backup may fail if there are not enough mount points available within a defined amount of time (IDLETIMOUT parameter at Tivoli Storage Manager server).
(more…)

Restore SAP Production


Jadwal minggu ini adalah still instalasi Dialog Instance SAP ERP 6.0 SR3 yang belum berhasil (SAP Global Support sucks !!!!) dan restore SAP Production ke mesin baru. Restore dilakukan untuk mencoba Proof of Concept dari Oracle Data Guard. Untuk melakukan POC ini diperlukan 2 mesin yang sudah ready baik DB maupun SAP instance-nya. Karena tidak mau mengganggu mesin Production yang sedang jalan akhirnya terpaksa restore 2 kali ke mesin yang berbeda.

Well, sampai siang ini sudah 1 mesin berhasil restore. Database Oracle dan SAP Instance sudah berhasil up. Well, tahapan yang perlu diperiksa setelah restore adalah sebagai berikut :

  • Pastikan listener bisa up. Check dulu bagian listener.ora dan tnsnames.ora
  • Pastikan database oracle bisa up dan database dalam posisi open.
  • Lakukan instalasi SAP Central Instance untuk mendapatkan enviroment untuk user-user SAP. Instalasi central instance dilakukan tanpa ekstrak SAP Kernel karena SAP Kernel yang direstore lebih baru daripada bawan DVD installer.
  • Pastikan untuk menginstall license SAP yang baru karena mesin baru memiliki Active Hardware Key yang berbeda sehingga license yang lama bisa dipastikan tidak berlaku.

Sekarang mode menunggu hasil restore untuk mesin kedua.

Mempersiapkan server backup SAP Production


Beberapa hari lalu server pinjaman dari IBM datang. Server yang datang adalah Server pSeries p520 dan sudah mengusung prosesor Power P6. Server datang disertai storage dan Storage Controller DS4700. Server ini akan digunakan sebagai server backup SAP dan akan digunakan sebagai server trial untuk project Data Archiving.

Setelah 2 kali mendatangkan “bala bantuan” dari Niaga Prima (vendor support Tivoli) dan engineer AIX dari CTI akhirnya bisa juga melakukan restore beberapa direktori dari whole file system backup. Untuk me-restore digunakan tools DSMJ/ Tools DSMJ sebelumnya digunakan untuk mem-backup whole file system sehingga untuk mengembalikan digunakan tools yang sama.

Setelah direstore ternyata untuk menaikkan Oracle dan SAP tidak semudah yang dibayangkan. Dengan berkutat pada error listener TNS-12531  cannot allocate memory, akhirnya ketemu juga solusinya. Beberapa parameter oracle terpaksa dipangkas habis. Ini karena mesin pinjaman hanya punya memori 4 GB. Listener baru bisa up setelah beberapa kali direstart.

Masalah masih belum berhenti sampai disitu. Setelah listener dan DB Oracle bisa naik, SAP ternyata tidak bisa up. Setelah diselidiki, ternyata masalahnya adalah tidak adanya environment Central Instance (CI). Hal ini disebabkan mesin DB dan CI sebelumnya terpisah dan saya hanya merestore DB saja. Problem bisa diatasi dengan melakukan instalasi ulang CI tanpa meng-ekstrak SAP kernel. Karena SAP Kernel yang ada di mesin sudah lebih baru.

Setelah DB Oracle dan SAP bisa naik, masih ada masalah yang tersisa. Si SAP instance tidak mau mengikat H/W ID. Informasi H/W ID ini diperlukan oleh lisensi SAP (sebagai Active Hardware Key). Setelah dicari-cari, ternyata ada informasi yang masih mengarah ke host EMAWCI di DEFAULT profile. Setelah diedit dan diganti menjadi EMAWDB, sekarang bisa up semua dan kondisi normal. [3 April 2009 11:44]

Langkah terakhir yang akan dilakukan hari ini adalah me-restore kembali data dengan bantuan BRTOOLS agar posisi data mendekati posisi data saat ini. Ikuti terus yah….:D