Home » Posts tagged 'Oracle 11g'

Tag Archives: Oracle 11g

Oracle 11g index key compression for SAP R/3 4.7 almost completed


Setelah akhir bulan April 2012 lalu gw tuntasin pekerjaan untuk upgrade database Oracle dari 10g (10.2.0.4) menjadi 11g (11.2.0.2), maka sejak akhir bulan April dimulailah pekerjaan untuk melakukan kompresi. Index key compression menjadi pekerjaan yang pertama dilakukan.

Dimulai dari beberapa index yang kecil lalu menjangkau index yang lebih besar. Dan sampai hari kemaren (22 Mei 2012) hampir semua index (yang major dan digunakan) sudah terkompress. Masih tersisa 2 index terbesar (ACCTCR~0 dan VBOX~0) yang belum terkompress, index-index tabel yg tidak boleh dikompres seperti index milik tabel CDHDR, CDCLS, VBDATA, dll.

Proses index compression ini sendiri menggunakan tools dari SAP, BRTOOLS 7.20 patch 13 (patch terakhir pada saat tulisan ini dibuat adalah patch 23) dan dilakukan secara online. Hasil dari index key compression sendiri memberikan freespace yang cukup besar, yaitu lebih dari 1,6 TB. Dari sisi performance sendiri terlihat peningkatan performance query yang sangat signifikan karena extent dan block menjadi lebih kecil, penggunaan data buffer menjadi lebih efisien dan bahkan tidak ada peningkatan konsumsi memory dan CPU.

Secara umum, gw sangat satisfied dengan performance dari index key compression di Oracle 11g ini

Rencana upgrade Oracle 9i (9.2.0.7) ke Oracle 11g (11.2.0.3)


Berbekal manual dokumentasi dari SAP (untuk upgrade Oracle 9i ke Oracle 10g dan upgrade Oracle 10g ke Oracle 11g) dan pengalaman melakukan upgrade Oracle 9i ke Oracle 11g di server testing AIX 5.3, akhirnya diputuskan bahwa gw disuruh melakukan upgrade di mesin Dev, QA, dan Production.

Rencana upgrade ini mesti didesain sungguh-sungguh dan penuh perhitungan karena menyangkut server production yang menjadi jantung sistem ERP SAP R/3 4.7 di company gw. Artinya gw mesti mempertaruhkan dan mengerahkan semua kemampuan dan knowledge gw pada project ini.

Perkiraan waktu untuk upgrade dilakukan pada minggu ke-2 atau ke-3 bulan Februari tahun 2012 ini.

Karena project ini sangat krusial, maka gw udah buru-buru membereskan pekerjaan instalasi server DEV dan QA SAP ERP 6.0 with EHP5 milik company yg lain (yg menjadi tanggung jawab gw juga). Gw mau full konsentrasi mempersiapkan tahapan upgrade ini.

Well, semoga project ini berjalan lancar.

Patching AIX 5.3 TL 3 to 5.3 TL 12


Berangkat dari kebutuhan untuk upgrade Oracle 9i (9.2.0.7) yang dipakai sekarang ke Oracle 11g (11.2.0.2), ternyata ada prerequisite di level OS yang perlu diperhatikan. Oracle 11g ini memerlukan AIX 5.3 minimal di level TL 9 SP 1 (AIX 5.3.9.1). Coba ubek-ubek ke fix central di IBM dan ketemu the latest fix pack (TL 12).

Hari Jumat lalu gw udah coba melakukan patch di server testing. So far lancar dan AIX telah naik ke level 5.3.12.1 (AIX 5.3 TL 12 SP 1). Server Dev & QA juga sudah dipatch. Demikian juga Server Apps 1 dan Apps 2.

Tinggal 2 server yang belum dipatch yaitu DB dan Apps 3 (pair hacmp).

Setelah ini tinggal menyiapkan tempat untuk ORACLE_HOME, kebutuhan stage (untuk installer), dll. Semoga pekerjaan bulan depan dapat berjalan lancar.

Rebuild Index di Oracle 11g (rebuild online compress)


Setelah kasus ORA-01502 yang menyebabkan beberapa index tidak bisa diakses oleh user, maka dilakukan search index-index lain yang mengalami state serupa, yaitu UNUSABLE. Setelah didapatkan beberapa index, dilakukanlah rebuild index secara online dan sekaligus melakukan index compression.

Untuk melakukannya, gw langsung lewat sqlplus dan ajaibnya cara ini lebih cepat daripada menggunakan tools dari SAP (BRTOOLS). Bahkan kecepatannya bisa mencapai 2-3 kali lebih cepat.

Berikut script yang gw bikin untuk bisa melakukan rebuild index sekaligus kompresi.

sqlplus ‘/as sysdba’
spool /oracle/WPR/index_rebuild_log.txt
alter index SAPWPR.”ACCTIT~Z01″ rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”S514~VAB” rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”TCJ_POSITIONS~0″ rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”S055~VAB” rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”S055~0″ rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”GLPCA~7″ rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”GLPCA~3″ rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”GLPCA~2″ rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”FMEP~W” rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”FMEP~V” rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”FMEP~R” rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”FMEP~M” rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”FMEP~K” rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”ACCTIT~1″ rebuild online compress;
alter index SAPWPR.”ACCTIT~0″ rebuild online compress;
spool off
exit

File diatas disimpan sebagai file sql (rebuild_index.sql) dan bisa dipanggil dari sqlplus.

Selamat mencoba !!

Layanan Upgrade Database Server Oracle


Inaroka Consulting memberikan layanan bagi instansi/kantor/perusahaan/pabrik yang menggunakan database Oracle (mulai Oracle 9i) untuk bisa melakukan upgrade.

Jenis Upgrade database Oracle yang dilayani :

– Upgrade dari Oracle 9i ke Oracle 10g

– Upgrade dari Oracle 9i ke Oracle 11g

– Upgarde dari Oracle 9i ke Oracle 11g

– Training Upgrade database Oracle

– Identifikasi dan Implementasi OLTP Compression (Table Compression dan Index Compression) pada Oracle 11g

Untuk harga layanan dan informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami.

Inaroka Consulting
Perum Sukolilo Park Regency J-20
Keputih, Sukolilo, Surabaya
HP : 081235634212 (Bpk. Ardhian)
Email : devratt@yahoo.com

Script to check index on unusable state


Seperti posting gw terdahulu disini (https://ardhian.wordpress.com/2011/10/19/oracle-ora-01502-on-sap-r3-4-7-ent-oracle-11g/), ternyata problem ini muncul pada saat upgrade Oracle dan beberapa index yang belum pernah gw rebuild ataupun rebuild compress pun mengalami hal yang sama. Berdasarkan data diatas, gw coba search di internet dan mendapatkan script sql kecil untuk mendapatkan informasi index mana saja yang mengalami state seperti ini.

Berikut script kecil itu :

select index_name, status, owner from
dba_indexes where STATUS = 'UNUSABLE';

Contoh yang gw dapat untuk eksekusi ini adalah.

SQL> select index_name, status, owner from
dba_indexes where STATUS = ‘UNUSABLE’;  2

INDEX_NAME                     STATUS   OWNER
—————————— ——– ——————————
ACCTIT~Z01                     UNUSABLE SAPWPR
S514~VAB                       UNUSABLE SAPWPR
TCJ_POSITIONS~0                UNUSABLE SAPWPR
S055~VAB                       UNUSABLE SAPWPR
S055~0                         UNUSABLE SAPWPR
GLPCA~7                        UNUSABLE SAPWPR
GLPCA~3                        UNUSABLE SAPWPR
GLPCA~2                        UNUSABLE SAPWPR
FMEP~W                         UNUSABLE SAPWPR
FMEP~V                         UNUSABLE SAPWPR
FMEP~R                         UNUSABLE SAPWPR

INDEX_NAME                     STATUS   OWNER
—————————— ——– ——————————
FMEP~M                         UNUSABLE SAPWPR
FMEP~K                         UNUSABLE SAPWPR
ACCTIT~1                       UNUSABLE SAPWPR
ACCTIT~0                       UNUSABLE SAPWPR

15 rows selected.

Solusi nya adalah melakukan rebuild index. Bisa rebuild biasa ataupun rebuild compress. Script solusi akan gw share ke posting berikutnya setelah gw uji coba.

Oracle : ORA-01502 on SAP R/3 4.7 Ent + Oracle 11g


Setelah beberapa bulan yang lalu melakukan upgrade Oracle dari versi 9i ke 11g dan melakukan beberapa kali aktivasi advanced compression (dalam hal ini table compression dan index compression), team support melakukan testing pada beberapa fungsi seperti create Sales Order lewat VA01, dll.

Namun dalam testing sering kali terjadi error,yaitu ORA-01502. Lebih lengkapnya seperti ini :

“(FUNCTION)”, or declared in the procedure’s RAISING clause.
To prevent the exception, note the following:
Database error text……..: “ORA-01502: index ‘SAPWPR.FMEP~0’ or partition of
such index is in unusable state”
Internal call code………: “[RSQL/INSR/FMEP ]”
Please check the entries in the system log (Transaction SM21).

Beberapa index (sampai saat ini yang menjadi kasus adalah primary index, yaitu index yang mengandung primary key) mengalami state unstable. Solusi yang didapatkan adalah melakukan drop dan recreate index atau melakukan rebuild index. Karena index ini adalah primary index dari SAP maka tidak bisa dilakukan drop dan recreate index. Satu-satunya cara adalah melakukan rebuild index. Dan cara ini berhasil dengan baik…so far…

Pengen mengambil ujian sertifikasi OCA and OCP


Sebenarnya sudah lama berkutat dengan Oracle. Mulai dari kenal Oracle 8i dari jaman kuliah (sekitar tahun 1999) sampe mulai kerja dan berhadapan langsung dengan Oracle 9i (database versi enterprise in the real world dan digunakan sebagai database server ERP SAP R/3 4.7), kemudian bersentuhan dengan database Oracle 10g (juga digunakan sebagai database server SAP ERP 6.0 SR3) dan yang terakhir adalah Oracle 11g (tepatnya Oracle 11.2.0.2) pada waktu testing upgrade database SAP. Pengalaman selama menangani database server ini sedikit banyak ikut membentuk experience gw untuk lebih berkutat bagaimana menangani database Oracle, melakukan tuning performance, troubleshooting, setting dan konfigurasi Oracle Data Guard, dan masih banyak lagi experience yang gw dapet.

Lama-lama pengen juga untuk ikut ujian sertifikasi. Sebelumnya gw menganggap bahwa sertifikasi kurang penting (he..he..karena gw gak punya duit untuk ikut training dan ujiannya sich…) namun setelah sempat baca-baca dan kenal beberapa orang di forum-forum database dan SAP, pandangan itu sedikit berubah. Sepertinya sertifikasi ini penting bagi gw untuk lebih meningkatkan kemampuan dan nilai jual gw di perusahaan maupun di value gw sebagai seorang freelancer. Beberapa kali gw ikut dalam project-project freelance dan berhadapan dengan database Oracle.

Dari beberapa situs dan pencarian di Google, gw dapat link berikut mengenai sertifikasi dan ujian OCA (Oracle Certified Associate) dan OCP (Oracle Certified Professional) –> http://rohmad.net/2008/07/21/strategi-mengambil-training-database-oracle/ dan http://rohmad.net/2008/04/15/ujian-oca-dan-ocp-database-oracle-10g/.

OLTP Compression Oracle 11g mantap !!


Kemaren mencoba lagi compression untuk jenis OLTP compression di Oracle 11g & SAP R/3 4.7. Table yang dicompress adalah MSEG dengan size 126 GB. Proses compression dengan online reorganization dan parallel table 4 memakan waktu sekitar 3,5 jam (no user login).

Hasilnya table MSEG saat ini hanya berukuran 15 GB. Jadi size berkurang sekitar (126 – 15) 111 GB. Woww…

Kayaknya makin yakin aja neeh untuk segera diterapkan di sistem DEV, QA, dan PRD.

SAP R/3 4.7 ext 2.00 with Oracle 11.2.0.2 succeeded


Setelah kemaren download Oracle Client 11.20.2 selesai, hari ini baru bisa terusin pekerjaan lain. Extrak Oracle Client for AIX 64 lalu masukkan ke dalam direktori /oracle/client/11x_64.

Setelah ekstrak, lalu coba testing koneksi dengan R3trans -d. Aneh, kok aplikasi tidak bisa konek ke database. Coba cari-cari dokumentasi di google. Akhirnya ketemu juga. Library Oracle client harus diload kedalam LIBPATH (OS pake AIX). Path ke library harus dimasukkan ke dalam script environment (.sapenv_xx).

Akhirnya R3trans bisa mengetes koneksi aplikasi ke database. SAP bisa berjalan.

Sekarang gw sedang mencoba OLTP compression (table compression) nya. Ambil sample 1 table dulu deh. Proses table compression dijalankan dengan BRTOOLS dan sedang berjalan saat ini.

Can’t wait to see the result…