Home » Posts tagged 'Linux Mint'

Tag Archives: Linux Mint

Problem Ethernet Realtek8169 tidak bisa terhubung di Linux Mint 18.3


Problem muncul saat ada teman menginstall Linux Mint 18.3 64 bit. Ethernet dikenali sebagai epn2s0 dengan memakai driver r8169. Setelah diberikan IP Address, dapat digunakan untuk tes koneksi ke diri sendiri tetapi tidak bisa untuk tes koneksi keluar dari diri-nya sendiri.
Setelah mencari di google, ditemukan solusi berikut :

Langkah-langkah :

1. Install dependencies: (tidak harus dilakukan di Linux Mint 18.3)

sudo apt-get install build-essential linux-headers-$(uname -r)

2. Download the driver “LINUX driver for kernel up to 4.7” from here

3. Blacklist the r8169 driver

sudo sh -c ‘echo blacklist r8169 >> /etc/modprobe.d/blacklist.conf’

4. Untar the archive

tar xfvj 0010-r8168–8.045.08.tar.bz2

5. Compile and install the driver

cd r8168–8.045.08/
sudo ./autorun.sh

6. Check the driver

$ lsmod | grep r8168
r8168 520192 0

7. Check whther the driver is loaded properly

ethtool -i enp2s0

8. Restart the computer

Source : https://medium.com/@lgobinath/no-ethernet-connection-in-ubuntu-16-04-linux-mint-18-with-realtek-rtl8111-8168-8411-7ae2779dc9b8

Fast, Easy, and Proven – Tuning Performance PC/Laptop yang pasti berhasil !!


Gw selama ini bekerja dengan notebook lama (Acer Aspire 4710 keluaran tahun 2007). OS yang gw pake adalah Linux Mint 17.2 Rafaella (berbasis Ubuntu 14.04 LTS). Dengan memory 1,5 GB terasa lambat jika membuka beberapa tab halaman web dengan firefox, aplikasi SAPGUI (klien untuk ERP SAP) plus file Manager.

Setelah mencari beberapa lama dan menemukan ide untuk tuning, akhirnya gw memutuskan untuk membeli SSD. Untuk membeli SSD, gw mempertimbangkan harga dan kapasitas SSD. Tahun lalu (2014) harga keekonomisan SSD di kapasitas 120/128 GB (kisaran harga 1 jutaan). Saat ini harga kekonomian SSD di kapasitas 240/256 GB dengan harga di kisaran 1 jutaan. Gw gak perlu SSD sampe kapasitas 240/256 GB, cukup 120 GB karena HDD notebook yang gw pake saat ini adalah 120 GB.

Setelah review dan mencari beberapa lama, ada beberapa kandidat yang cukup murah :

  • SSD Kingston SSDNow (kapasitas 120 GB), harga sekitar 850 ribu
  • SSD SANDisk X110 (kapasitas 128 GB), harga sekitar 700 ribu
  • SSD Kingmax SMP35 (kapasitas 120 GB), harga sekitar 650 ribu

Setelah melihat harga, akhirnya diputuskan membeli SSD yang terakhir. Harga cukup murah dan kapasitas pas. Setelah SSD datang, langsung dilakukan kloning HDD notebook dari SATA ke SSD memakai haddisk docking. Setelah selesai, langsung lancap ke notebook dan start.

Ternyata memang benar. Performa langsung meningkat drastis dan ini instan. Tidak perlu setting yang aneh-aneh. Tuning yang dilakukan setelah memakai SSD adalah setting TRIM untuk memperpanjang lifespan dari SSD sendiri.

Jika Anda berminat untuk melakukan pemesanan SSD ini, bisa pesan melalui saya. Nanti akan saya carikan harga terbaik 🙂

ZRAM on Debian/Ubuntu for Memory Overcommitment


In recent Linux releases, it’s available a tiny module called zram, that permits us to create RAM based block devices (named /dev/zramX), which will be kept in memory as compressed data. These ram-based block devices allow very fast I/O, and compression provides a reasonable amounts of memory saving.

We can use it as a drop-in replacement for the well-known tmpfs (used for speeding up compilation tasks or for /tmp), or better as a primary swap device, that will lead to virtually increase memory capacity, at the expense of a slightly increased CPU usage to compress/decompress the swapped data.

Nowadays RAM is very cheap, so why bother with compression? Because there are some situations where you can’t upgrade memory (netbooks) or you want to over-commit real resources (virtualization hosts).

For Ubuntu Precise and later:

Starting with Ubuntu Precise, there is an official upstart script for Ubuntu by Adam Conrad to configure zram in the main repository:
(more…)

Linux Mint 6.0 codename “Felicia”


Tidak beberapa lama setelah dirilisnya Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex, Linux Mint (http://www.linuxmint.com) merelease versi terbarunya yaitu Linux Mint 6.0 dengan nama kode Felicia. Berikut adalah fitur-fitur baru yang terdapat dalam Linux Mint 6.0 :

    (more…)