Home » Posts tagged 'IOPS'

Tag Archives: IOPS

EMC ScaleIO : Menambah storage node ke dalam existing cluster


Pada posting sebelumnya, gw sudah menjelaskan proses instalasi EMC ScaleIO. Nah, sekarang gw akan melakukan proses penambahan storage node baru. Penambahan storage node baru ini bertujuan untuk menambah kapasitas storage yang ada dalam cluster sekaligus untuk meningkatkan kemampuan IOPS cluster yang ada.

Node yang ditambahkan tetap menggunakan OS SLES 12 SP 2 (Jika mau menggunakan OS Windows juga bisa). Sebelum instalasi package ScaleIO, tetap perlu diperiksa requirement nya antara lain:

  • Package numactl, libaio, python sudah terinstall
  • Package jre 1.8 (download aja file jre yang rpm)
  • Pastikan node-node mengacu ke ntp server yang sama (untuk synchronisasi waktu)
  • Edit file /etc/hosts dan pastikan nama-nama semua node bisa saling kenal.

(more…)

Memilih vSCSI Controller untuk guest VM


Pada saat kita membuat sebuah virtual machine di sebuah ESX maka secara default kita akan diberikan vSCSI controller. Biasanya defaultnya adalah LSI Logic SAS atau kadang LSI Logic Parallel. Secara umum, keduanya mencukupi dan kompatibel dengan hampir semua OS guest yang akan diinstall, baik Windows maupun Linux. Jika kita menginginkan vSCSI controller yang lebih mendukung pada IOPS yang tinggi alias high performance, maka sebaiknya kita mempertimbangkan untuk menggunakan VMware Paravirtual SCSI (a.k.a PVSCSI). Secara kasat mata, performance VM akan mengalami peningkatan up to 20% (dari beberapa studi dan eksperimen).

Secara umum, pilihan vSCSI controller sebagai berikut :

Berikut penjelasan untuk masing-masing pilihan SCSI controller :

  • BusLogic – this was one of the first emulated vSCSI controllers available in the VMware platform.  The earliest versions of Windows has this driver available by default which made it easy when installing that particular OS. It wasn’t however as performant as the LSI Logic driver since Windows’ driver was limited to a queue depth of 1, so often one would manually load the LSI Logic driver instead.  While still available and used occasionally (Is anyone still running Win2K?), it should be considered legacy.
  • LSI Logic Parallel (formerly knows as just LSI Logic) – this was the other emulated vSCSI controller available originally in the VMware platform.  Most operating systems had a driver that supported a queue depth of 32 and it became a very common choice, if not the default.
  • LSI Logic SAS – This is an evolution of the parallel driver to support a new future facing standard.  It began to grown popularity when Microsoft required its use for MCSC within Windows 2008 or newer.
  • VMware Paravirtual (aka PVSCSI) – this vSCSI controller is virtualization aware and was been designed to support very high throughput with minimal processing cost and is therefore the most efficient driver. In the past, there were issues if it was used with virtual machines that didn’t do a lot of IOPS, but that was resolved in vSphere 4.1.

Namun ada beberapa yang mesti diingat. PVSCSI memiliki beberapa limitasi :

  • Hot add or hot remove requires a bus rescan from within the guest.
  • Disks with snapshots might not experience performance gains when used on Paravirtual SCSI adapters if memory on the ESX host is over committed.
  • Do not use PVSCSI on a virtual machine running Windows with spanned volumes. Data may become inaccessible to the guest operating system.
  • If you upgrade from RHEL 5 to an unsupported kernel, you might not be able to access data on the virtual machine’s PVSCSI disks. You can run vmware-config-tools.pl with the kernel-version parameter to regain access.
  • If a virtual machine uses PVSCSI, it cannot be part of a Microsoft Cluster Server (MSCS) cluster.

Semoga membantu.

It’s time to get my hand dirty again !!…Back to hardware mode ON


Awal tahun 2012 ini sudah ditunggu beberapa pekerjaan/projek besar. Salah satunya adalah implementasi SAP untuk company baru. Server untuk mesin Dev dan QA sudah diputuskan untuk memakai mesin DELL PowerEdge R710 yang tidak jadi digunakan untuk project BI.

Mesin DELL PowerEdge R710 ini sebenarnya cukup powerful (lebih-lebih malah kalau cuma digunakan sebagai mesin Dev dan QA). Spesifikasi detailnya adalah sebagai berikut :

Processor                      : Dual Intel Xeon E5640 @2.67 GHz

Memory                         : 48 GB

HD internal                   : 2 SAS HDD 300 GB (Raid 1, mirror)

Pada mesin DELL PowerEdge R710 ini tertancap RAID Controller PERC 800 dan terhubung ke storage DELL PowerVault MD1220 yang didalam cage-nya terdapat HDD SAS 300 GB sebanyak 12 keping. FYI, gw hanya pake 5×300 GB SAS (Raid 5 with 1 Hot Spare). Sisanya (6 keping HDD) gw biarin tidak terconfig.

Rencananya gw akan install VMware ESXi 5.0 untuk mesin ini. Gw mau coba testing virtualisasi untuk SAP. Menurut perkiraan gw, seharusnya tidak terlalu ada efek degradasi performance. Denger-denger performance VMware ESXi 5.0 ini cukup tinggi untuk IOPS-nya.

Well, silakan ditunggu update selanjutnya sembari gw download installer SAP untuk EHP5 ready.