Home » Posts tagged 'GPL'

Tag Archives: GPL

Microsoft Patches Linux; Linus Responds


Microsoft secara mengejutkan memberikan patch untuk kernel Linux (http://www.microsoft.com/presspass/features/2009/Jul09/07-20LinuxQA.mspx). Banyak pihak terutama yang fanatik terhadap gerakan open source menyatakan menolak patch-patch yang diberikan oleh Microsoft. Lalu bagaimana tanggapan Linus Torvalds (sebagai komandan utama yang bisa menyatakan menerima atau menolak sebuah patch ke kernel Linux) ? Seperti yang kita tahu, meskipun semua pihak bisa men-submit patch ke kernel Linux, namun keputusan terakhir tetap di tangan Linus Torvalds.

Berikut jawaban asli dari Linus Torvalds seperti dikutip Linux Magazine :

“I haven’t. Mainly because I’m not personally all that interested in driver code (it doesn’t affect anything else), especially when I wouldn’t use it myself.

So for things like that, I just trust the maintainers. I tend to look at code when bugs happen, or when it crosses multiple subsystems, or when it’s one of the core subsystems that I’m actively involved in (ie things like VM, core device resource handling, basic kernel code etc).

I’ll likely look at it when the code is actually submitted to me by the maintainers (Greg [Kroah-Hartman], in this case), just out of morbid curiosity.”

Secara umum sebenarnya Linus tidak serta merta menolak atau menerima. Hal ini mungkin perlu kita cermati pada release kernel Linux ke depan. Apakah akan diterima atau tidak ? Keputusan tetap di tangan Linus Torvalds.

Linux ? Binatang apa itu ?


Linux – saya kutip dari wikipedia, http://id.wikipedia.org/wiki/Linux– sistem operasi komputer yang masih keluarga UNIX, bersifat free, dan lisensinya berada dibawah GPL.

Bagi Anda yang sudah pernah mengenal komputer, mungkin sudah tahu sistem operasi Ms DOS (Microsoft Disk Operating System) dan Ms Windows. Linux sama-lah kayak gitu, hanya sifat lisensinya lain. DOS dan Windows berlisensi berbayar dan closed-source. Artinya untuk menggunakan Windows, Anda perlu membeli atau membayar sejumlah uang kepada pembuatnya. Selain itu, kode program Windows hanya dimiliki oleh Microsoft sebagai pembuatnya.

Linux – dalam hal ini kernel, yaitu inti sistem operasi – dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas Helsinki, Finlandia, yaitu Linus Torvalds. Bersama programmer dan hacker dari seluruh dunia, Linus Torvalds membungkus kernel Linux menjadi menjadi sebuah sistem operasi yang lengkap. Dari sini, muncul varian-varian Linux yang banyak disebut distribusi atau disingkat distro. Redhat, Slackware, Debian merupakan distro-distro awal keluar.

Diatas Linux sebagai sistem operasi, barulah berdiri aplikasi-aplikasi seperti office suite, aplikasi multimedia, aplikasi grafis, aplikasi pemrograman, dan lain-lain. Oke, saya berikan gambaran aplikasi-aplikasi apa saja yang ada di Linux dan tentu saja yang free dan GPL-ed lisensi :

  1. Aplikasi Office Suite, Open Office, KOffice, GNOME Office, dll
  2. Aplikasi Multimedia, XMMS, Xine, Amarok, dll
  3. Aplikasi Grafis, GIMP, Image Magick, XPDF, dll
  4. Aplikasi Pemrograman, KDevelop, QtDesigner, Anjuta, dll
  5. Aplikasi Engineering, QCAD, Sci-lab, dll

Hampir sebagian besar aplikasi Linux masih bersifat free dan digunakan secara gratis. Tentu saja hal ini sangat baik digunakan untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia ini. Alangkah baiknya apabila mulai dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, swasta, kalangan akademis, dll di Indonesia menggunakan aplikasi-aplikasi open source yang berlisensi GPL. Terbayang-lah berapa devisa yang kita hemat dari situ ? Jika 1 departemen pemerintah dari pusat sampai ke daerah menggunakan Linux dan aplikasi open source.

Oke, sekarang daripada berandai-andai terlalu tinggi…yang ujung-ujungnya cuma kecewa, marilah kita mulai dari diri sendiri. Kita mulai memakai Linux dan aplikasi open source yang ada. Jangan memakai software bajakan !!

Lalu dari mana kita dapat Linux atau CD-nya ? Bisa download langsung dari internet atau beli di toko CD. Bisa juga pesan melalui saya di http://linux-shop.siteburg.com.

Bagaimana dengan aplikasi yang saya pakai sekarang ? Apakah bisa berjalan di Linux ? Nah, dalam hal ini diperlukan migrasi dari Windows ke Linux. Memang tidak semua aplikasi yang ada saat ini bisa berjalan di Linux. Tetapi Anda bisa minta bantuan konsultan baik perusahaan maupun freelance seperti saya..:) untuk memberikan konsultasi migrasi. Dijamin kok..harga kompetitif dan servis memuaskan.

Oke-lah cukup sekian dari saya…

Kapan-kapan kita sambung lagi…

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

play Billing — billing warnet berlisensi GPL


Barusan saya dapet link-nya PlayBilling, sebuah aplikasi billing warnet dari http://sourceforge.net. Lumayan buat solusi billing warnet, lisensinya GPL…thanks to developers.

Situs playbilling bisa diakses di http://playbilling.sourceforge.net. Requirement H/W sbb :

Minimum Required Hardware
– Servers hardware
– Disk freespace for software and data disk at least 30 MB
Minimum Required Software
– Operating System Linux
– Linux Netfilter package (iptables)
– NO Web Server installed, NO application running on port 80 and 8442
– Java SDK (with JAVA_HOME and bin path configured)
– Apache Ant (with ANT_HOME and bin path configured)
Minimum Required Server Operator (or Developer)
– Understand howto install, configure and work with Java SDK and Ant
– Always find reading README, INSTALL and other docs as a fun activity 🙂
Dokumentasi bisa dilihat di http://www.wifirakyat.or.id/wiki/PlayBilling. Oke..sekarang ke cara instalasi yang bisa diikut :

Petunjuk mudah instalasi aplikasi PlayBilling adalah sebagai berikut :

  1. Download versi terakhir (saat ini versi 1.x.x)
  2. Copy hasil download anda ke /usr/local
  3. Extract, bila tar.gz lakukan tar -zxf playbilling-1.x.x.tar.gz dan apabila tar.bz2 maka lakukan tar -jxf playbilling-1.x.x.tar.bz2
  4. Edit file /usr/local/playBilling/playBilling_init dan konfigurasi sesuai dengan konfigurasi jaringan anda atau calon pelanggan anda
  5. Pastikan JAVA_HOME dan ANT_HOME telah terkonfigurasi, dan pastikan juga bahwa $JAVA_HOME/bin dan $ANT_HOME/bin berada dalam PATH
  6. Copy file database/sqltool.rc ke /root/
  7. cd /usr/local/playBilling dan lakukan ./playBilling_compile
  8. Untuk memulai program lakukan ./playBilling dan untuk mematikannya lakukan ./playBilling_shutdown

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.