Home » Vrtualization » VMware

Category Archives: VMware

Kelebihan dan Kekurangan Proxmox VE


Prosmox VE sebagai salah satu alternatif solusi virtualisasi memiliki beberapa kelebihna sekaligus juga ada beberapa kekurangan :). Berikut yang menurut saya yang menjadi kelebihan Proxmox VE, yaitu

1. Proxmox VE merupakan produk open source. Proxmox VE dapat digunakan secara gratis bahkan oleh siapapun tanpa membayar lisensi, walaupun tidak disarankan untuk server production.
2. Proxmox VE sangat mudah diinstall dan dikonfigurasi.
3. Proxmox VE menggunakan KVM sehingga memudahkan pemanfaatan fitur virtualisasi dari prosesor Intel maupun AMD. Bahkan dengan fitur Live Migration-nya, Anda dapat dengan mudah memindahkan VM dari host berprosesor Intel ke host berprosesor AMD dan sebaliknya tanpa kesulitan.
4. Proxmox VE mendukun cukup banyak host dalam satu cluster. Sampai versi 4.3, cluster Proxmox VE mendukung sampai 32 host. Masih jauh jika dibandingkan jumlah host yang didukung oleh VMware vSphere maupun Microsoft Hyper-V.
5. Proxmox VE tidak hanya mendukung solusi virtualisasi penuh berbasis Virtual Machine (VM) tetapi juga virtualisasi berbasis container. Container yang disupport saat ini adalah Linux Container (LXC). Proxmox VE sebelum versi 4.x mendukung solusi container dari OpenVZ. Solusi berbasis container ini juga menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh solusi virtualisasi lain seperti VMware vSphere maupun Hyper-V.
6. Proxmox VE juga mendukung fitur HA secara out of the box. Konfigurasi HA pun sangat mudah.
7. Host-host dalam cluster Proxmox pun tidak harus memiliki resource dan prosesor yang sama. Artinya hal ini sangat memudahkan perusahaan jika ingin tetap memakai hardware-hardware lama mereka tanpa harus melakukan investasi hardware baru.

Kekurangan Proxmox VE menurut saya antara lain :

1. Tidak (atau belum) mendukung DRS (Distributed Resource Scheduler). Artinya distribusi workload antara host-host dalam satu cluster harus dilakukan secara manual. Sampai saat ini Proxmox VE belum mendukung DRS. Menurut saya, ini adalah kekurangan yang paling fatal. Padaha solusi lain yang sama-sama berbasis KVM seperti RHEV dari Redhat telah mendukung DRS.
2. Kekurang lainnya adalah performance Proxmox belum maksimal dan masih jauh dibandingkan dengan solusi virtualisasi lain seperti VMware ESX, Microsoft Hyper-V maupun Oracle VM.

SAP Basis : Beberapa screenshot SAP ERP 6.0 EhP 8 dengan SQL Server 2012


Berikut beberapa screenshot yang didapatkan.

Login ke sistem SAP memakai user ddic. Password yang digunakan sesuai dengan Master Password yang dimasukkan saat instalasi.

Lisensi SAP belum dimasukkan sehingga hanya berlaku 90 hari alias 3 bulan ke depan.
(more…)

SAP Basis : Instalasi SAP ERP 6.0 EhP 8 dengan SQL Server 2012


Setelah posting tahap persiapan disini (https://ardhian.wordpress.com/2016/09/06/sap-basis-persiapan-instalasi-sap-erp-6-0-ehp-8-dengan-sql-server-2012/), selanjutnya kita akan masuk ke tahap instalasi.

Khusus untuk instalasi SAP dengan SQL Server berbeda dengan database lain. Jika menggunakan database lain seperti Oracle, DB2, MaxDB maupun SAP ASE, proses instalasi database server akan dilakukan di tengah-tengah instalasi. Sedangkan instalasi SAP dengan SQL Server ini, proses instalasi database SQL ServerĀ  dilakukan pada awal instalasi atau sebelum proses instalasi aplikasi SAP-nya sendiri.

Jalankan file batch SQL4SAP.


(more…)

Whereever and Whenever, It should be OK !!


Kemampuan dan skill seseorang akan luntur apabila tidak pernah atau jarang digunakan atau diaplikasikan. Sama halnya dengan skill dalam bekerja.
Kadang gw juga merasa begitu. Apabila misal di kantor sedang tidak ada projek atau pekerjaan hanya rutinitas, maka biasanya gw lebih sering menyibukkan diri dengan melakukan eksperimen atau lebih sering disebut “ngoprek”. Apa saja terutama berkaitan dengan minat gw. Skill berkaitan dengan Linux, networking, SAP, maupun database server seperti Oracle dan DB2 harus terus diasah. Tidak masalah apabila skill, kemampuan, dan ilmu sampeyan tidak terpakai di kantor, tetapi bisa diterapkan/diaplikasikan/diberdayakan di tempat lain. Toh Anda tetap mendapatkan manfaat berupa materi, kepuasan, dan pahala atas penerapan ilmu dan skill itu.

Jadi bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan, jangan batasi skill dan kreativitas Anda. Dimana pun dan kapan pun selalu asah dan pakai skill Anda. Tidak harus di perusahaan/kantor tempat Anda bekerja sekarang !!

Review Akhir Tahun 2015


Dalam setahun terakhir ini (2015) memang tidak banyak pekerjaan besar yang dilakukan. Beberapa pekerjaan yang dilakukan (berkaitan dengan SAP Basis) adalah sebagai berikut :

  • Dari internal, berkaitan dengan projek desentralisasi dan perubahan kebijakan perusahaan, semua distrik-distrik diubah menjadi entitas perusahaan tersendiri dan dikelompokkan menjadi beberapa entitas. Hal ini untuk mempermudah penanganan dan memecahpengelolaan dan konsolidasi. Dari sisi Basis, saya kebagian untuk melakukan reorganisasi role-role user SAP. no big deal.
  • Adanya onsite audit dari SAP cukup memusingkan :D. Anda tahu sendiri lah, harga license user SAP tidak murah dan SAP cenderung mencari celah-celah dari EULA. Apalagi kondisi ekonomi global saat ini tidak bagus. Pendapatan SAP juga pasti berkurang, pertambahan jumlah customer baru tidak banyak.
  • Dari sisi eksternal (private project), justru lebih ok. Saya mendapatkan project yang lumayan bagus rate-nya. Projek setting dan konfigurasi DRC SAP berbasis DB2 HADR di salah satu perusahaan di Makassar, Sulawesi Selatan. It’s great job and great salary.

Semoga di tahun depan (2016) ada project yang lebih menantang dan salary yang lebih bagus :D.

SAP XI Installation Part#2


Setelah melakukan step prerequisites check (opsional), silakan lanjutkan ke proses instalasi.

Masuk ke direktori installation master dan set beberapa environment setting, antara lain SAPINST_JRE_HOME, JAVA_HOME, LD_LIBRARY_PATH (karena gw pake Linux), dan umask.

Selanjutnya jalankan file sapinst dan pilih Standard System.

Pilih Custom. (more…)

SAP XI Installation part#1


Berangkat dari iseng aja, kemaren gw mencoba untuk melakukan instalasi SAP XI. Setelah melihat beberapa video dan dokumentasi dari beberapa forum, akhirnya gw download beberapa software yang diperlukan untuk melakukan instalasi SAP XI (SAP Exchange Infrastructure). Yang gw download dan install ini masih versi yang agak lama tapi overall versi baru masih sama.

Beberapa software yang perlu disiapkan (dapat didownload dari SAP Marketplace portal) adalah

  • SAP XI Kernel
  • RDBMS dan client (dalam hal ini saya pake DB2, bisa pake RDBMS lain)
  • Bahasa (Language)
  • SAP XI Installation Master
  • SAP Export untuk ABAP Stack
  • SAP Export untuk Java Stack (jika memakai dual stack)
  • SAP DB2 License (tidak perlu jika memakai DB lain, misal Oracle)

Sekarang step untuk memeriksa prerequisite. (more…)

Review Nakivo Backup and Replication


Salah satu software backup VM yang paling menyita perhatian saat ini adalah Nakivo Backup and Replication (kita sebut saja NBR). NBR ini tersedia dalam installer Windows maupun Linux. NBR sangat mudah diinstall, konfigurasi, maupun penggunaaannya. Sangat intutitif dengan tampilan web.

Selain tersedia untuk versi Free, NBR juga menyediakan versi NFR (Not For Resale). NBR dengan lisensi NFR merupakan versi Enterprise, hanya dibatasi jumlah socket yang disupport, yaitu 2.

Fitur-fitur NBR antara lain : (more…)

Solusi Hyper Converged System Nutanix


Sejak didirikan pada tahun 2009, Nutanix telah berkembang dengan pesat. Hal ini berkat solusi hyperconverged yang ditawarkan. Nutanix sendiri membawa teknologi arsitektur scale out yang digunakan di Google, Facebook, dan Oracle untuk dibawa ke dunia IT level menengah. Perusahaan merupakan yang pertama yang menawarkan infrastruktur penyimpanan dan komputasi sederhana secara radikal untuk implementasi virtualisasi kelas perusahaan tanpa penyimpanan jaringan yang mahal dan rumit (SAN atau NAS).

Didirikan dengan teknik arsitektural yang digunakan dalam sistem infrastruktur inti di Google, Nutanix Complete Cluster’s mengkonversi komputasi dan arsitektur penyimpanan bisa dibesarkan skalanya untuk mengelola petabytesdata dan bersamaan menjalankan ribuan mesin-mesin virtual dan bertujuan memunculkan inovasi di industri virtualisasi mulit miliar dollar AS.

Sejak muncul ke publik di bulan April 2011, Nutanix mengumpulkan $71 juta dalam 3 putaran pendanaan dari top tier VC yang mencakup Kholsa Ventures, Lightspeed Venture Partners, Goldman Sachs, Battery Ventures dan Blumberg Capital. Nutanix telah dinobatkan sebagai “Top 50 Cloud Innovators” Gigaom dan memenangkan penghargaan 2011 Best of VMworld Gold.

Teknologi yang digunakan oleh Nutanix dapat menjalankan hypervisor apapun yang telah menjadi standar industri TI saat ini seperti VMware ESX-i, Microsoft Hyper-V ataupun KVM. Diatas hypervisor-hypervisor inilah, Nutanix Controller VM di-deploy sebagai sebuah virtual mesin. CVM ini yang akan melayani service I/O untuk hypervisor dan VM-VM yang berada diatasnya. Node-node Nutanix membentuk sebuah platform komputasi terdistribusi yang disebut “Nutanix Distributed Filesystem ” (NDFS). NDFS inilah yang akan diberikan ke hypervisor sebagai sebuah NFS, iSCSI, ataupun SMB block. NDFS akan terlihat oleh hypervisor sebagai sebuah array storage. Semua I/O untuk storage array ini akan dihandle untuk bisa memmberikan performance terbaik.

Boosting Veeam Backup & Replication 7 backup performance


Ada kasus menarik saat menggunakan software backup VM yang gw testing. Kebetulan gw pake software backup Veeam Backup & Replication 7 (VBR7). Fitur-fitur VBR7 dapat kalian cari sendiri di google. Banyak kok.

VBR7 memiliki 3 mode transport untuk melakukan backup (Ada 4 sih sebenarnya, tapi yang pertama adalah automatic. Mode automatic sebenarnya hanya memilih salah satu dari 3 jenis mode transport yang tersedia). Tiga mode transport yang disediakan oleh Veeam adalah

  • Direct SAN
  • Virtual Appliance (disebut juga dengan HotAdd)
  • Network (istilah lain disebut NBD a.k.a Network Block Device)

Software backup lain ada yang menambahkan satu lagi jenis, yaitu NBD SSL (mode transport jenis network dengan enkripsi SSL).
(more…)