Home » Article » SAP Basis : Instalasi SAP ERP 6 EHp 8 dengan SAP Adaptive Server Enterprise 16

SAP Basis : Instalasi SAP ERP 6 EHp 8 dengan SAP Adaptive Server Enterprise 16

Pages

August 2016
M T W T F S S
« Jun   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 345,754 hits

Archives

Pengunjung


Setelah tahap persiapan (https://ardhian.wordpress.com/2016/08/18/sap-basis-persiapan-instalasi-sap-erp-6-ehp-8-dengan-sap-adaptive-server-enterprise-16/), sekarang kita akan masuk ke tahap instalasi dari SAP ERP 6 EHp 8 itu sendiri.

Jalankan ./sapinst.

Pilih EHP 8 for SAP ERP 6.0 ABAPSAP ASESAP SystemsApplication Server ABAPStandard SystemStandard System. Klik Next.

Pilih Custom karena dengan pilihan Custom maka semua pilihan parameter akan keluar dan kita bisa melihat langsung. Bisa saja Anda pilih Typical dengan parameter yang lebih sedikit. Klik Next.

Isi SAP System ID (SAPSID) dan SAP Mount Directory. Dalam hal ini saya pilih SID = TES. Dan siapkan juga direktori /sapmnt/[SID]/exe. Klik Next.

Siapkan pilihan untuk SAP System Domain Name. Dalam hal ini saya siapkan .suse dan saya pilih centang untuk Set FQDN for SAP System. Pilihan ini berguna nanti untuk membuka transaksi DBACOCKPIT (Saya akan sharing juga untuk melakukan setting DBACOCKPIT nanti). Pastikan di file /etc/hosts, nama host ini aktif. Contoh isi file /etc/hosts milik saya.

linux-6dp7:~ # cat /etc/hosts
#
# hosts         This file describes a number of hostname-to-address
#               mappings for the TCP/IP subsystem.  It is mostly
#               used at boot time, when no name servers are running.
#               On small systems, this file can be used instead of a
#               “named” name server.
# Syntax:
#
# IP-Address  Full-Qualified-Hostname  Short-Hostname
#

127.0.0.1       localhost

# special IPv6 addresses
::1             localhost ipv6-localhost ipv6-loopback

fe00::0         ipv6-localnet

ff00::0         ipv6-mcastprefix
ff02::1         ipv6-allnodes
ff02::2         ipv6-allrouters
ff02::3         ipv6-allhosts
172.24.198.91   linux-6dp7.suse linux-6dp7

Klik Next.

Isi Master Password. Master Password ini akan mengisi secara default password untuk user-user dalam instalasi ini termasuk user default untuk masuk ke system SAP nanti (user ddic).

Pilihan user SAP System Administrator (tesadm). Password secara default akan mengambil dari Master Password, tetapi bisa diubah disini. Klik Next.

Informasi SAP Database Administrator (sybtes). Isi password = Master Password. Klik Next.

Tunjukkan lokasi untuk patch untuk SAP Kernel terbaru (SAPEXE dan SAPEXEDB), IGSEXE, IGSHelper, dan SAP Host Agent. Klik Next.

Informasi untuk SAP System Administrator (sapadm) beserta password (dalam hal ini sama dengan Master Password). Klik Next.

Tunjukkan lokasi installer SAP Adaptive Server Enterprise 16. Klik Next.

Tunjukkan lokasi installer untuk Installation Export ERP 6.0 EhP8. Klik Next.

Informasi parameter untuk SAP ASE Database System. Termasuk size untuk Master Database, Sybsystemprocs Database, Sybsystemdb Database, dan Sybmgmtdb Database. Klik Next.

Informasi parameter SAP ASE Database System. Ada informasi enable index compression, enable automatic expansion of data devices, enable full database encryption, dan enable encryption on data transmission. Saat ini saya hanya pilih default dan tidak melakukan perubahan. Secara default, hanya index compression yang diaktifkan. Klik Next.

Informasi lokasi direktori instalasi software database, direktori database system, tempdb, lokasi untuk data dan log database. Klik Next.

Informasi hostname untuk database server, dan port untuk Data Server, Backup Server, Job Scheduler, dan XP Server. Klik Next.

 

Informasi password untuk user-user database, yaitu user sa, sapsa, sapsso, dan SAPSR3. Secara default password yang digunakan adalah Master Password kecuali Anda mengubahnya disini. Setelah instalasi user sa akan di-lock untuk alasan keamanan.Nanti bisa dilihat lewat DBACOCKPIT. Klik Next.

Informasi tentang memori yang digunakan oleh SAP ASE, jumlah core prosesor dan jumlah koneksi database. Jumlah core menentukan dalam masalah license SAP ASE itu sendiri. Jumlah koneksi minimum adalah 200. Dibawahnya ada informasi tentang petunjuk menghitung jumlah koneksi. Silakan buka SAP Note 1539124 untuk lebih jelasnya. Klik Next.

Informasi ABAP Table Declustering dan depooling. Secara default aktif. Klik Next.

Informasi tentang database load pada saat ABAP Import. Klik Next.

Informasi tentang nomor Primary Application Server (PAS) dan ABAP Central Service Instance (ASCS). Nomor ini akan menentukan port yang digunakan. Klik Next.

Informasi port ABAP Message Server dan Internal ABAP Message Server. Klik Next.

Informasi tentang password user Internet Communication Manager (webadm). Secara default sama dengan Master Password. Klik Next.

Informasi tentang System Landscape Directory. Klik Next.

Informasi tentang Message Server ACL. Klik Next.

Informasi tentang Secure Storage Individual Key. Klik Next.

Informasi tentang Key ID dan Key value. Harap informasi ini disimpan karena akan diperlukan jika melakukan system copy maupun system rename. Klik OK.

Informasi Unpack Kernel Archives. Klik Next.

Informasi summary parameter instalasi. Informasi ini masih bisa diubah. Klik Next untuk memulai instalasi.

Proses instalasi. Silakan menunggu.

Proses Import ABAP.

Proses instalasi telah selesai. Tahap berikutnya adalah masuk ke SAP system.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: