Home » Article » Linux Tuning : Memanfaatkan tmpfs

Linux Tuning : Memanfaatkan tmpfs

Pages

October 2014
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 345,582 hits

Archives

Pengunjung


Setelah gw menggunakan fitur zram dalam host linux di notebook yang gw gunakan untuk bekerja sehari-hari dan menggunakan btrfs sebagai file system untuk data, kali ini gw mencoba untuk melakukan tuning performance sekali lagi. Kali ini gw memanfaatkan file system virtual, tmpfs yang secara default sudah disupport oleh kernel Linux.

Sebagaimana  kita tahu bahwa pada beberapa direktori seperti /tmp dan /var/tmp/ adalah direktori temporari yang digunakan oleh sistem Linux untuk menyimpan file dan direktori secara temporary. Pada saat Linux akan di-shutdown, maka direktori temporari tersebut akan di-clear dan dihapus termasuk isi-nya. Nah, berangkat dari pengertian itu, maka akan lebih baik jika direktori dan isi-nya tersebut ditempatkan di RAM. Akses RAM lebih cepat daripada akses ke disk.

Disclaimer : Gw hanya menyarankan untuk digunakan di notebook ataupun desktop. Tidak disarankan digunakan di server karena tuning kali ini belum menyertakan skrip untuk mem-flush / menuliskan isi direktori tersebut ke disk.

Caranya sangat mudah. Cukup tempatkan direktori-direktori temporari ke dalam file /etc/fstab.

#Testing tuning performance tmpfs
tmpfs /tmp tmpfs defaults,noatime,mode=1777 0 0
tmpfs /var/log tmpfs defaults,noatime,mode=0755 0 0
tmpfs /var/spool tmpfs defaults,noatime,mode=1777 0 0
tmpfs /var/tmp tmpfs defaults,noatime,mode=1777 0 0

Salah satu contoh isi file /etc/fstab notebook gw secara lengkap.

# /etc/fstab: static file system information.
#
# Use ‘blkid’ to print the universally unique identifier for a
# device; this may be used with UUID= as a more robust way to name devices
# that works even if disks are added and removed. See fstab(5).
#
# <file system> <mount point>   <type>  <options>       <dump>  <pass>
# / was on /dev/sda1 during installation
UUID=20a3dd42-fbf7-486b-8db2-0f77c1c58b5c /               ext3    errors=remount-ro 0       1
# /home was on /dev/sda6 during installation
UUID=3d9724c3-3157-43dd-b7de-db73b4212f6e /home           ext3    defaults        0       2
# swap was on /dev/sda5 during installation
#UUID=d633756f-cbbf-4963-b09a-c1d599743f4f none            swap    sw              0       0
UUID=9858bb28-275f-458f-83f8-869b22b33aa8 /backup         btrfs  noatime,nodiratime,noacl,compress-force=lzo         0       0
UUID=03d8854b-a9bb-4dc9-b994-e993aace5ae0 /data           btrfs  noatime,nodiratime,noacl,compress-force=zlib         0       0
#Testing tuning performance tmpfs
tmpfs /tmp tmpfs defaults,noatime,mode=1777 0 0
tmpfs /var/log tmpfs defaults,noatime,mode=0755 0 0
tmpfs /var/spool tmpfs defaults,noatime,mode=1777 0 0
tmpfs /var/tmp tmpfs defaults,noatime,mode=1777 0 0

Gw masih testing mulai hari ini & akan gw update performance dalam beberapa hari, minggu, dan bulan kedepan.

Happy hacking, guys !!!


1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: