Home » Vrtualization » Cloud » Review Nakivo Backup and Replication

Review Nakivo Backup and Replication

Pages

October 2014
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 346,176 hits

Archives

Pengunjung


Salah satu software backup VM yang paling menyita perhatian saat ini adalah Nakivo Backup and Replication (kita sebut saja NBR). NBR ini tersedia dalam installer Windows maupun Linux. NBR sangat mudah diinstall, konfigurasi, maupun penggunaaannya. Sangat intutitif dengan tampilan web.

Selain tersedia untuk versi Free, NBR juga menyediakan versi NFR (Not For Resale). NBR dengan lisensi NFR merupakan versi Enterprise, hanya dibatasi jumlah socket yang disupport, yaitu 2.

Fitur-fitur NBR antara lain :

  • Instant File Recovery
  • Instant Exchange Objects Recovery
  • Full VM Recovery from VM Backup
  • Disaster Recovery with VM Replicas
  • Global Data Deduplication
  • Efficient Data Compression
  • Network Acceleration
  • Multi-Threading on Backup & Replication
  • Direct SAN support
  • Forever-Incremental Jobs
  • Built for Virtualization, Certified by VMware
  • Backup Verification
  • Repository Self-Healing
  • Full Synthetic Data Storage
  • Automated Job Retries
  • Cloud Support on Dropbox and Amazon
  • no Agent and using built-in database
  • etc.

NBR menggunakan transporter (sebagai backup proxy). Proxy bisa berada di host yang sama dengan NBR director, tapi bisa berbeda host. Transporter juga bisa diinstall di Windows maupun Linux. Transporter bisa diinstall di OS yang berbeda dengan OS NBR director.

Metode transport backup yang digunakan bisa lewat LAN maupun SAN. Hanya saja, perlu diingat bahwa jika menggunakan SAN, ada beberapa step tambahan yang perlu diperhatikan agar tidak mengganggu konsistensi datastore VM yang akan dibackup. Backup via SAN lebih riskan. Backup via LAN lebih aman, namun lebih pelan. Jika tidak menggunakan LAN 10 Gbps, maka jangan terlalu berharap. Sebenarnya masih ada metode lain, yaitu Hotadd. Metode ini memanfaatkan I/O hypervisor stack milik ESX. Cara ini lebih aman daripada lewat SAN dan lebih cepat daripada lewat LAN 1 Gbps. Namun, NBR belum mendukung metode ini. Padahal, software backup lain sudah mendukungnya.

Fitur lain yang bagus adalah Flash Boot VM. Artinya VM dapat dijalankan langsung dari hasil backup tanpa melakukan restore terlebih dahulu. Fitur ini masih versi beta (tersedia dalam NBR versi 5). Fitur ini masih ada beberapa kelemahan (saya termasuk salah satu yang melakukan testing program beta dan mengirimkan support bundle ke Nakivo Support sekaligus memberikan beberapa review dan masukan)

Di luar itu, NBR ini layak dicoba !! (Sssssttt….lisensi-nya gampang sekali di-hacked)


1 Comment

  1. aris says:

    Gan, kasih tau cara hack lisensi nakivo dong. TQ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: