Home » Virtualization » Boosting Veeam Backup & Replication 7 backup performance

Boosting Veeam Backup & Replication 7 backup performance

Pages

September 2014
M T W T F S S
« Jun   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 346,176 hits

Archives

Pengunjung


Ada kasus menarik saat menggunakan software backup VM yang gw testing. Kebetulan gw pake software backup Veeam Backup & Replication 7 (VBR7). Fitur-fitur VBR7 dapat kalian cari sendiri di google. Banyak kok.

VBR7 memiliki 3 mode transport untuk melakukan backup (Ada 4 sih sebenarnya, tapi yang pertama adalah automatic. Mode automatic sebenarnya hanya memilih salah satu dari 3 jenis mode transport yang tersedia). Tiga mode transport yang disediakan oleh Veeam adalah

  • Direct SAN
  • Virtual Appliance (disebut juga dengan HotAdd)
  • Network (istilah lain disebut NBD a.k.a Network Block Device)

Software backup lain ada yang menambahkan satu lagi jenis, yaitu NBD SSL (mode transport jenis network dengan enkripsi SSL).

Secara default, VBR7 menggunakan mode Automatic. Nah, ternyata VBR7 meskipun menggunakan mode Automatic dan pada penjelasanannya akan menggunakan hasil analisa konfigurasi backup proxy dan koneksi datastore tetap menggunakan mode Network (alias NBD) walaupun bisa menggunakan mode lain yang lebih cepat.

Salah satu test backup menggunakan mode transport Network (NBD) :

Biasanya jika VBR7 menggunakan mode Automatic, akan didapatkan processing rate berkisar pada angka 30-an MB/s.

Nah, karena VBR7 yang gw testing berupa VM dan berada dalam satu environment dengan VM yang akan dibackup, gw coba ganti mode tranport menjadi Virtual Appliance (alias HotAdd).

Meskipun gw setting mode transport menjadi Virtual Appliance tetapi sebagai alternatif kedua tetap disediakan mode Network (NBD). Hasilnya adalah sebagai berikut :

Hasilnya sangat menakjubkan. Processing rate-nya naik secara signifikan menjadi 385 MB/s. Bahkan sempat menyentuh 400-an MB/s. Sangat luar biasa bukan. !!

Ternyata pilihan mode transport Automatic tidak selalu memberikan hasil yang terbaik😀.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: