Home » 2014 » September » 04

Daily Archives: September 4, 2014

Pelajaran kasus Flash sale Xiaomi Redmi 1S di Lazada


Belajar dari pengalaman flash sale Xiaomi Redmi 1S di Lazada pada tanggal 4 September 2014 lalu, kita memetik pelajaran yang sama dan selalu menemui masalah yang selalu terulang di situs-situs Indonesia. Rata-rata tidak dipersiapkan untuk menghadapi hit yang tinggi alias ekstrem pada jam-jam tertentu. Masih hangat di pengguna web bagaimana situs pendaftaran CPNS yang dihandle kementerian PAN (http://panselnas.menpan.go.id) tewas dengan sukses karena tidak mampu menangani hit yang sangat banyak, bagaimana situs KPU down setelah dihit user yang ingin mengetahui hasil perhitungan KPU tentang pilpres 2014, bagaimana situs penerimaan peserta didik (SD/SMP/SMA) di Surabaya yang juga pernah tewas dengan sukses.

Lalu bagaimanakah dengan situs-situs di luar negeri ? Xiaomi juga menggunakan sistem flash sale saat memasarkan smartphone-nya di Singapura, India, maupun negeri leluhurnya, Tiongkok. Kenapa situs yang menangani flash sale tersebut tidak down ? Jawabannya adalah karena mereka telah mempersiapkan dengan baik. Mereka bisa memperkirakan berapa member yang akan melakukan hit saat flash sale dan kemungkinan juga memberikan spare resource yang cukup baik CPU, memory maupun koneksi bandwidth. Mungkin juga mereka menggunakan load balancer baik di sisi web server maupun sisi database-nya.
(more…)

btrfs-cleaner leaves CPU pinned to 100%


Tiga hari ini gw mengalami problem. Tiba-tiba notebook menjadi lambat, di tengah-tengah kerja. Pas gw check nmon, ternyata ada proses yang memakan hampir 100% CPU, yaitu btrfs-cleaner.

Pas gw cari-cari di internet, ketemu bahwa btrfs-cleaner seringkali terjadi apabila kita mengaktifkan autodefrag pada file system btrfs (Gw aktifin sih…pada saat booting :D)

Settingan /etc/fstab :

# /etc/fstab: static file system information.
#
# Use ‘blkid’ to print the universally unique identifier for a
# device; this may be used with UUID= as a more robust way to name devices
# that works even if disks are added and removed. See fstab(5).
#
# <file system> <mount point>   <type>  <options>       <dump>  <pass>
# / was on /dev/sda1 during installation
UUID=20a3dd42-fbf7-486b-8db2-0f77c1c58b5c /               ext3    errors=remount-ro 0       1
# /home was on /dev/sda6 during installation
UUID=3d9724c3-3157-43dd-b7de-db73b4212f6e /home           ext3    defaults        0       2
# swap was on /dev/sda5 during installation
#UUID=d633756f-cbbf-4963-b09a-c1d599743f4f none            swap    sw              0       0
UUID=9858bb28-275f-458f-83f8-869b22b33aa8 /backup         btrfs  noatime,nodiratime,autodefrag,noacl,compress-force=lzo         0       0
UUID=03d8854b-a9bb-4dc9-b994-e993aace5ae0 /data           btrfs  noatime,nodiratime,autodefrag,noacl,compress-force=zlib         0       0

Solusinya adalah menonaktifkan autodefrag di /etc/fstab. Opsi auto defrag tidak disarankan apabila filesystem termasuk high I/O 😦

File /etc/fstab setelah dinonaktifkan autodefrag-nya :

# /etc/fstab: static file system information.
#
# Use ‘blkid’ to print the universally unique identifier for a
# device; this may be used with UUID= as a more robust way to name devices
# that works even if disks are added and removed. See fstab(5).
#
# <file system> <mount point>   <type>  <options>       <dump>  <pass>
# / was on /dev/sda1 during installation
UUID=20a3dd42-fbf7-486b-8db2-0f77c1c58b5c /               ext3    errors=remount-ro 0       1
# /home was on /dev/sda6 during installation
UUID=3d9724c3-3157-43dd-b7de-db73b4212f6e /home           ext3    defaults        0       2
# swap was on /dev/sda5 during installation
#UUID=d633756f-cbbf-4963-b09a-c1d599743f4f none            swap    sw              0       0
UUID=9858bb28-275f-458f-83f8-869b22b33aa8 /backup         btrfs  noatime,nodiratime,noacl,compress-force=lzo         0       0
UUID=03d8854b-a9bb-4dc9-b994-e993aace5ae0 /data           btrfs  noatime,nodiratime,noacl,compress-force=zlib         0       0