Home » Article » Oracle : SGA_MAX_SIZE, SGA_TARGET, MEMORY_TARGET……….

Oracle : SGA_MAX_SIZE, SGA_TARGET, MEMORY_TARGET……….

Pages

October 2011
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 345,611 hits

Archives

Pengunjung


Dalam pekerjaan sehari-hari gw berkutat dengan database server Oracle. Versi database yang digunakan pun beragam mulai dari versi 9i (9.2.0.7), versi 10g (10.2.0.4), dan yang terakhir adalah versi 11g (11.2.0.2). Masing-masingversi memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Pada artikel ini, gw akan mencoba untuk tuning bagian memory/buffer database Oracle. Untuk versi 9i, ada 2 bagian memory yang perlu diatur, yaitu SGA dan PGA. SGA (System Global Area) merupakan bagian dari memory Oracle yang di-shared untuk semua proses server dan proses background. Sedangkan PGA (Private Global Area) merupakan bagian yang tidak di-shared dan hanya digunakan oleh proses client.

Oracle 9i hanya mengenal SGA dalam hal ini disetting di parameter sga_max_size. Nantinya SGA ini terdiri atas database buffer cache (digunakan untuk menyimpan sementara blok-blok data yang diambil dari database atau datafile), redo log buffer (digunakan untuk menyimpan sementara informasi redo sebelum ditulis ke dalam redo log files), shared_pool (buffer SQL statement yang dapat di-shared antar user), large_pool (buffer yang digunakan untuk proses yang besar seperti backup, recovery, I/O process, dll), streams_pool (buffer yang digunakan oleh Oracle Stream), dan java_pool (buffer untuk java purpose). Pengaturan sga_max_size memerlukan restart database untuk bisa aktif.

Server database gw (Oracle 9i) sebelumnya memiliki nilai sga_max_size sebesar 11041488720 byte atau sekitar 11 GB. Gw coba tuning menjadi 20 GB. Karena parameter sga_max_size ini baru aktif setelah database di-restart maka untuk hasilnya kayaknya perlu menunggu backup offline nanti. Minggu depan lah akan gw update lagi.

Untuk versi Oracle 10g, ada parameter lain, yaitu sga_target. Apabila parameter sga_target ini sudah diset untuk angka tertentu, maka SGA akan dapat diatur secara dinamis oleh Oracle. Nilai sga_target maksimal adalah sama dengan nilai parameter sga_max_size. Berbeda dengan pengaturan sga_max_size, pengaturan sga_target dapat dilakukan secara dinamis.

Oralce versi 11g, memiliki parameter baru, yaitu memory_target. Berbeda dengan sga_target yang hanya bisa mengatur SGA secara dinamis, parameter memory_target mampu mengatur SGA dan PGA secara dinamis. Jadi lebih dinamis lagi.


1 Comment

  1. syamsul says:

    terusin donk bang tulisannya, kalo pengaturan SGA manual (gak pake ASSM) gimana yaa. gw baca2 di internet pake advisor gitu, advisornya enak bacanya kalo lewat OEM. tapi kalo gw mau ngebaca advisor lewat SQLPLUS langkahnya gimana yaa?? parameter apa aja yg harus diperhatiin?? baca parameternya gimana?? thanks sebelumnya. ane DBA Junior nih bang, masihn kudu banyak butuh informasi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: