Home » Ngoprek » Beda user DDIC dan SAP*

Beda user DDIC dan SAP*

Pages

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 346,176 hits

Archives

Pengunjung


Secara default setelah instalasi, SAP akan membuat user pada client-client default nya. Client default SAP adalah client 000 (client master), client 001, dan client 066 (sebagai client Go Live Check).

User yang selalu ada adalah user DDIC dan user SAP*. User DDIC biasanya berhubungan dengan Data Dictionary SAP. Karena itu biasanya user DDIC biasanya digunakan pada saat melakukan apply support package (SPAM), apply SAP Notes, apply add-ons, konfigurasi TMS (Transport Management System) dan lain-lain. User DDIC tidak bisa digunakan untuk melakukan perubahan program. User DDIC memiliki profile SAP_ALL dan SAP_NEW karena itu sangat berbahaya dan tidak disarankan untuk digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

User lain yang ter-create pada saat instalasi adalah SAP*. User SAP* lebih unik lagi karena user SAP* ini sudah ter-hard code kedalam kernel SAP sehingga tidak bisa dihapus. Apabila secara tidak sengaja terhapus, maka sistem SAP akan secara otomatis meng-create ulang dengan password standar PASS. User SAP* juga berbahaya karena memiliki profile SAP_ALL.

Biasanya 2 user ini (DDIC dan SAP*) disarankan untuk di-lock dan hanya digunakan pada saat-saat tertentu saja.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: