Home » UNIX » AIX » Migrasi Server SAP WS

Migrasi Server SAP WS

Pages

August 2009
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 345,754 hits

Archives

Pengunjung


Hari Sabtu pukul 24:00 atau hari minggu jam 00:00, migrasi server Wings dimulai. Tahapan pertama adalah shutdown aplikasi SAP dan database di server lama. Setelah itu dilakukan backup Whole File System. Proses backup memakan waktu cukup lama karena besarnya data yang dibackup. Data SAP sendiri mencapai 2,6 TB ditambah data-data file system. Proses backup dijalankan lalu ditinggal pulang.

Minggu pagi sekitar jam 07:00 kami datang lagi dan proses backup sudah selesai. Langkah selanjutnya adalah melakukan copy datafile Oracle, control file, file-file offline redolog dari server lama ke server baru. Proses ini memakan waktu sekitar 7 jam dan baru selesai sekitar pukul 14:00.

Seharusnya langkah selanjutnya adalah setting Oracle Data Guard dahulu karena database di server lama (yang akan difungsikan sebagai database standby) tidak boleh dalam posisi OPEN. Kesalahan terjadi saat vendor melakukan setting HACMP ulang di server lama  yang menyebabkan script HACMP berjalan dan menaikkan database dalam posisi OPEN. Aplikasi SAP juga ikut naik.

Karena terjadi kesalahan di step sebelumnya terpaksa dilakukan proses copy ulang. Kali ini dari server lama ke server baru. Sebelumnya dilakukan setting dahulu untuk Oracle Data Guard karena setting ODG tidak melihat IP Address server. Proses copy ulang dilakukan dan memakan waktu cukup lama dan baru selesai pukul 02:00 Senin dini hari. Kami terpaksa melanggar kesepakatan dengan departemen lain yang mana kami akan menaikkan SAP pukul 01:00 dinihari.

Dengan banyak effort dan masalah di RFC connection ke server SAP R/3 sister company lain sehingga SAP baru bisa up pukul 06:30 Senin pagi. Gue baru bisa pulang pukul  07:00.

Sesampainya di rumah gw masih ditelepon lagi karena ternyata background job banyak yang tidak berjalan. Setelah diselidiki hal ini terjadi karena job dibuat dan dijalankan pada spesifik server tertentu sehingga pada saat server name diubah job tidak ikut berubah. Terpaksa melakukan create ulang background job. Demikian juga proses backup.

Well, sampai detik ini masih lancar. I hope…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: