Home » 2009 » July » 30

Daily Archives: July 30, 2009

Budi, teruslah bermain bola


Sebelum kedatangan klub sepak bola dari Inggris, Manchester United ke Indonesia, Three sebagai sponsor resmi gencar beriklan dengan memakai pemain MU untuk belajar di sekolah.

Ini Budi

Budi bermain bola

Itu adalah kata-kata yang diucapkan oleh Wayne Rooney, Michael Carrick, Park Ji Sung, Edwin Van Der Saar, Ryan Giggs, dan Rio Ferdinand.

Namun apa daya, bom dari teroris telah meluluhlantakkan harapan semua orang penggemar MU di Indonesia. Akhirnya muncul ungkapan :

Budi tidak mau bermain bola. Budi mau main petasan…

Namun ternyata Three sebagai sponsor MU tidak patah arang. Kemaren sore sewaktu gue jalan, di perempatan Mulyosari, Surabaya, gue sempat baca iklan Three bahwa :

“Budi, teruslah bermain bola”

He…he..he..Kreatif juga neeh Three.

Customize Ubuntu Linux dengan UCK


UCK a.k.a Ubuntu Customization Kit adalah tools yang dapat digunakan untuk melakukan kustomisasi Ubuntu. Saya sudah membahas UCK ini sebelumnya. Tapi waktu itu sih buat main-main doang.

Nah, kemaren kebetulan ada keperluan untuk kustomisai Ubuntu 8.04 untuk keperluan kantor. Gue perlu menambahkan beberapa package seperti openSSH server, SAMBA, Java JRE yang bakal digunakan untuk desktop Linux kantor company baru gue. Company baru ini pakai Linux untuk sebagian desktop terutama di lapangan.

Well, kemaren iso Ubuntu gue udah jadi dan udah gue testing. Hasilnya memuaskan. Ada beberapa yang mau gue tambahakn lagi seperti aplikasi SAPGUI for Java. Masalahnya aplikasi ini tidak termasuk dalam package Ubuntu. Gimana ya caranya ? Dulu sih gue pernah pake remaster bawaan PCLinuxOS. PCLinuxOS sangat gampang….Sekarang gue mau remaster ala PCLinuxOS di Ubuntu ? Ada gak ya ?

Ada saran ? Gue tunggu yah.

Microsoft Patches Linux; Linus Responds


Microsoft secara mengejutkan memberikan patch untuk kernel Linux (http://www.microsoft.com/presspass/features/2009/Jul09/07-20LinuxQA.mspx). Banyak pihak terutama yang fanatik terhadap gerakan open source menyatakan menolak patch-patch yang diberikan oleh Microsoft. Lalu bagaimana tanggapan Linus Torvalds (sebagai komandan utama yang bisa menyatakan menerima atau menolak sebuah patch ke kernel Linux) ? Seperti yang kita tahu, meskipun semua pihak bisa men-submit patch ke kernel Linux, namun keputusan terakhir tetap di tangan Linus Torvalds.

Berikut jawaban asli dari Linus Torvalds seperti dikutip Linux Magazine :

“I haven’t. Mainly because I’m not personally all that interested in driver code (it doesn’t affect anything else), especially when I wouldn’t use it myself.

So for things like that, I just trust the maintainers. I tend to look at code when bugs happen, or when it crosses multiple subsystems, or when it’s one of the core subsystems that I’m actively involved in (ie things like VM, core device resource handling, basic kernel code etc).

I’ll likely look at it when the code is actually submitted to me by the maintainers (Greg [Kroah-Hartman], in this case), just out of morbid curiosity.”

Secara umum sebenarnya Linus tidak serta merta menolak atau menerima. Hal ini mungkin perlu kita cermati pada release kernel Linux ke depan. Apakah akan diterima atau tidak ? Keputusan tetap di tangan Linus Torvalds.

HACMP Configuration Day 2


Hari ini adalah hari kedua vendor CTI melakukan konfigurasi HACMP untuk server baru kami di server P series (p550). Server p550 akan dipasangkan dengan server Blade JS22 sebagai pasangan untuk HACMP. Server p550 diperkuat dengan prosessor Power6 (4 processor) dan memori 64 GB, dan server Blade JS22 diperkuat dengan prosesor Power6 (4 processor) dengan 32 GB.

Kemaren sudah dicoba dilakukan instalasi dan dicoba untuk dilakukan setting manual. Settingan HACMP diambil sederhana saja dengan cara memindahkan mounting point NFS di storage yang dipegang oleh server p550 agar bisa diambil alih oleh server Blade JS22. Secara umum NFS sudah bisa diambil. Hanya saja kemaren ada sedikit masalah di Asynbhronous I/O (aio).