Home » 2009 » July

Monthly Archives: July 2009

Testing skrip HACMP terpending oleh corrupted Oracle DB


Jadwal pagi ini seharusnya mulai testing skrip HACMP tetapi apa daya ternyata Database Oracle-nya ternyata corrupt. Ada data file yang tidak konsisten secara logical database sehingga database tidak bisa di-open.

Database Oracle hanya bisa di-startup mount. Udah dicoba beberapa cara untuk melakukan recovery tetapi tidak berhasil.

Akhirnya dengan sangat terpaksa dilakukan restore. Untung saja data dari server yang satunya belum dihancurkan.

Progress HACMP Configuration : Day 3 Early


Hari ini adalah hari ketiga untuk setting HACMP. Status progress pada kemaren malam adalah HACMP berhasil dijalankan walaupun untuk Oracle dan SAP masih dilakukan secara manual. Hal ini untuk melihat apakah Oracle dan SAP bisa dijalankan dengan baik dan bisa berpindah secara smooth.

Ada beberapa hal yang musti dilakukan antara lain gue musti melakukan edit DEFAULT profile yang digunakan oleh application server apabila server DB+CI failed, gue juga terpaksa melakukan instalasi ulang CI di application server agar dapat dengan mudah si apps server memiliki environment seperti layaknya host DB+CI dimana apps server ini akan mengambil alih tugasnya.

So far sih OK. Tinggal merapikan skrip. Untung gue dibantuin sama engineer dari CTI yang dah expert banget di HACMP. Jadi kepusingan gue lumayan berkurang.

Budi, teruslah bermain bola


Sebelum kedatangan klub sepak bola dari Inggris, Manchester United ke Indonesia, Three sebagai sponsor resmi gencar beriklan dengan memakai pemain MU untuk belajar di sekolah.

Ini Budi

Budi bermain bola

Itu adalah kata-kata yang diucapkan oleh Wayne Rooney, Michael Carrick, Park Ji Sung, Edwin Van Der Saar, Ryan Giggs, dan Rio Ferdinand.

Namun apa daya, bom dari teroris telah meluluhlantakkan harapan semua orang penggemar MU di Indonesia. Akhirnya muncul ungkapan :

Budi tidak mau bermain bola. Budi mau main petasan…

Namun ternyata Three sebagai sponsor MU tidak patah arang. Kemaren sore sewaktu gue jalan, di perempatan Mulyosari, Surabaya, gue sempat baca iklan Three bahwa :

“Budi, teruslah bermain bola”

He…he..he..Kreatif juga neeh Three.

Customize Ubuntu Linux dengan UCK


UCK a.k.a Ubuntu Customization Kit adalah tools yang dapat digunakan untuk melakukan kustomisasi Ubuntu. Saya sudah membahas UCK ini sebelumnya. Tapi waktu itu sih buat main-main doang.

Nah, kemaren kebetulan ada keperluan untuk kustomisai Ubuntu 8.04 untuk keperluan kantor. Gue perlu menambahkan beberapa package seperti openSSH server, SAMBA, Java JRE yang bakal digunakan untuk desktop Linux kantor company baru gue. Company baru ini pakai Linux untuk sebagian desktop terutama di lapangan.

Well, kemaren iso Ubuntu gue udah jadi dan udah gue testing. Hasilnya memuaskan. Ada beberapa yang mau gue tambahakn lagi seperti aplikasi SAPGUI for Java. Masalahnya aplikasi ini tidak termasuk dalam package Ubuntu. Gimana ya caranya ? Dulu sih gue pernah pake remaster bawaan PCLinuxOS. PCLinuxOS sangat gampang….Sekarang gue mau remaster ala PCLinuxOS di Ubuntu ? Ada gak ya ?

Ada saran ? Gue tunggu yah.

Microsoft Patches Linux; Linus Responds


Microsoft secara mengejutkan memberikan patch untuk kernel Linux (http://www.microsoft.com/presspass/features/2009/Jul09/07-20LinuxQA.mspx). Banyak pihak terutama yang fanatik terhadap gerakan open source menyatakan menolak patch-patch yang diberikan oleh Microsoft. Lalu bagaimana tanggapan Linus Torvalds (sebagai komandan utama yang bisa menyatakan menerima atau menolak sebuah patch ke kernel Linux) ? Seperti yang kita tahu, meskipun semua pihak bisa men-submit patch ke kernel Linux, namun keputusan terakhir tetap di tangan Linus Torvalds.

Berikut jawaban asli dari Linus Torvalds seperti dikutip Linux Magazine :

“I haven’t. Mainly because I’m not personally all that interested in driver code (it doesn’t affect anything else), especially when I wouldn’t use it myself.

So for things like that, I just trust the maintainers. I tend to look at code when bugs happen, or when it crosses multiple subsystems, or when it’s one of the core subsystems that I’m actively involved in (ie things like VM, core device resource handling, basic kernel code etc).

I’ll likely look at it when the code is actually submitted to me by the maintainers (Greg [Kroah-Hartman], in this case), just out of morbid curiosity.”

Secara umum sebenarnya Linus tidak serta merta menolak atau menerima. Hal ini mungkin perlu kita cermati pada release kernel Linux ke depan. Apakah akan diterima atau tidak ? Keputusan tetap di tangan Linus Torvalds.

HACMP Configuration Day 2


Hari ini adalah hari kedua vendor CTI melakukan konfigurasi HACMP untuk server baru kami di server P series (p550). Server p550 akan dipasangkan dengan server Blade JS22 sebagai pasangan untuk HACMP. Server p550 diperkuat dengan prosessor Power6 (4 processor) dan memori 64 GB, dan server Blade JS22 diperkuat dengan prosesor Power6 (4 processor) dengan 32 GB.

Kemaren sudah dicoba dilakukan instalasi dan dicoba untuk dilakukan setting manual. Settingan HACMP diambil sederhana saja dengan cara memindahkan mounting point NFS di storage yang dipegang oleh server p550 agar bisa diambil alih oleh server Blade JS22. Secara umum NFS sudah bisa diambil. Hanya saja kemaren ada sedikit masalah di Asynbhronous I/O (aio).

Preparing for HACMP Installation and Configuration


My company have planned replacing our old SAP R/3 server with our new server which had just been bought. We have one new p550 series powered by Power6 processor and 64 GB memory and 3 JS22 Blade server powered with Power6 processor and 32 GB memory each.

Well, I think today will be exciting day coz a lot of work to do.

Tuning Performance untuk SAP ERP 6.0 SR3 dan Oracle 10g


Company baru gue barusan diinstal SAP ERP 6.0 SR3. Instalasi yang gue lakukan adalah default dan belum dilakukan tuning-tuning apapun.

Dari pengamatan gue selama ini server QA gue mengalami sedikit masalah di performance. Kalau gue lihat di ST04 data buffer quality nya masih low, dibawah 50%. Gue curiga sih karena belum pernah dilakukan query-query yang cukup untuk mengisi buffer-nya. Sebagai perbandingan adalah server Development gue dengan settingan kurang lebih sama memiliki data buffer cukup baik. Memang sih secara umum lebih lambat dikarenakan data ditaruh di storage dengan HD interface SATA yang otomatis lebih lambat dibandingkan dengan HD interface Fiber Channel.

Sekarang gue lagi cari-cari SAP Note yang relevan untuk bisa di-apply di server-server tersebut. Kalau ada yang tahu keyword atau no SAP Notes nya, kasih comment yah…:D

Persiapan HACMP dan skenario migrasi Server SAP


Jadwal minggu ini adalah persiapan untuk HACMP di mesin baru. Mesin baru sudah disiapkan, termasuk restore database dan aplikasi SAP. Gue juga udah kontak ke konsultan SAP Basis yang akan di-hire untuk konfigurasi script HACMP buat server baru. Hal ini karena konfigurasi HACMP akan gue ubah menjadi lebih simple.

Skenario migrasi adalah HACMP masuk, baru kemudian restore datafile dari server lama ke server baru. Hal ini dibutuhkan untuk menyamakan status terakhir dari database SAP. Sekaligus akan dilakukan setting Oracle Data Guard dan TSM.

Renovasi rumah gue juga memasuki hari kedua. Sepertinya akan cukup cepat karena kemaren udah menaikkan tembok belakang.

Renovasi rumah


Mulai hari ini pengerjaan renovasi belakang rumah dimulai. Gue menambah kamar di belakang deket dapur. Sebuah kamar kecil untuk pembantu. Selama ini gue belum punya kamar lagi selain 2 kamar utama. Rencananya nanti pembantu akan tidur di kamar belakang. Sedangkan kamar satu lagi akan dijadikan kamar tamu. Kalau ada saudara yang datang, bisa tidur di kamar tamu.

Tukang bangunan yang mengerjakan masih sama dengan tukang yang mengerjakan renovasi rumah gue sebelumnya. Kebetulan sudah kenal baik dan tentu saja hasil pekerjaannya memuaskan, sehingga kami putuskan untuk memakai dia lagi.

Pengerjaan kamar belakang dimulai hari minggu, tanggal 26 Juli 2009 dan direncanakan berjalan selama kurang lebih 1 minggu. Diharapkan minggu depan sudah selesai dan kamar sudah bisa dipakai.