Home » 2009 » June

Monthly Archives: June 2009

Jangkrik !!!…..Naikin SPAM SAP ERP 6.0 lama banget


Dari pengalaman install SAP R/3 Enterprise 4.7, proses naikin SPAM (termasuk SPAM patch level, Basis, ABAP dan APPL) tidak pernah lama. Lumayan cepet.

Lha ini…mulai dari hari selasa sampe jumat, SPAM naiknya kayak keong. Lama banget trus lambat pooll…padahal memory server udah dinaikin sampe 4 kali lipat. Tetap aja prosesnya tidak menunjukkan perbaikan speed. Dari hasil interogasi ke beberapa teman Basis dan SAP Note bisa diambil sedikit kesimpulan bahwa SPAM level 700/026 memang agak “buggy”. Prosesnya lambat karena masalah background job.

Dengan sedikit gambling akhirnya patch level menjadi level 28.

Pagi ini SPAM level sudah naik. Proses copy client akhirnya bisa dijalankan. Semoga lancar. Amin

SAP ERP 6.0 (Dev & QA machine) in progress


Well, dari minggu lalu gw udah sibuk mempersiapkan hal ini. Minggu lalu server baru untuk company gw, dan beberapa anak perusahaan datang. Minggu lalu jadwalnya adalah instalasi mesin ke rack. Vendor (CTI) datang untuk melakukan instalasi.

Dari mulai hari Kamis, instalasi OS sudah selesai semua. Mulai hari Jumat, my day has come. Gw musti mempersiapkan mesin untuk instalasi Development dan QA untuk company baru (MAS). Dengan berbagai masalah pada installer (SAP ERP 6.0) kiriman SAP, akhirnya instalasi bisa berjalan. Installer sapinst musti dikelabui dulu memakai installer lama, sebelum installer aslinya bisa berjalan.

Sampai hari senin kemaren gw stuck pada mesin Dev. Ada tablespace yang kurang dan gw musti nambahin datafile sebelum instalasi bisa selesai. Instalasi mesin QA lebih lancar. Problem kedua adalah memori mesin Dev dan QA (dalam 1 box)  kurang. Memori yang tersedia hanya 4 GB. Dari best practice temen konsultan, butuh sekita 6 GB untuk 2 instance dalam 1 box. Akhirnya solusinya adalah pinjem memori mesin lain dulu. Karena sama-sama pake mesin Blade JS22, memori ditukar dulu.

Problem yang lain adalah bottleneck di HD. Karena HD yang dipakai adalah SATA maka sangat kelihatan bahwa speed HD tidak secepat FC. Kalo yang ini tidak ada solusi karena semua HD FC sudah terpakai/teralokasi. Terpaksa deh pake mode Waiting ON

Kumpulan Artikel SAP Basis


Beberapa hari dalam 2 minggu ini gw berusaha merampungkan keinginan gw untuk merangkum artikel-artikel about SAP Basis tips dan trik yang pernah gw tulis ke dalam sebuah rangkuman buku. Gw belum tahu apakah buku itu nantinya akan gw bundel sendiri atau seperti apa.

Rangkuman tulisan diatas tentu saja campuran antara pengalaman dan eksperimen gw. All about SAP dan Basis. Tulisan ada yang berbahasa indonesia dan ada yang berbahasa inggris. Gw tulis apa adanya.

Ada saran dari rekan-rekan kira-kira kumpulan artikel diatas disatukan menjadi sebuah buku atau gw kompilasi menjadi ebook seperti tulisan gw sebelumnya.

Waiting


Ada beberapa alasan kenapa gw kasih judul posting “Waiting”.

Yang pertama adalah gw menunggu itung-itungan bisnis patungan gw dari temen gw. Gw pengen tahun itung-itungan kasar modal yang dibutuhkan dan perkiraan BEP. Well, kemaren sih udah hampir selesai tinggal merapikan. Hari ini rencanannya gw dapet itung-itungannya. Waiting mode : ON

Yang kedua adalah kemaren dapet kabar dari temen kalo ada lowongan di tempat kerjanya. :D…Dia nawarin ke gw. Gw sendiri belum tahu lowongan seperti apa. Gw minta ke dia kirimin keterangan yang lebih jelas termasuk musti dikirim kemana. Gw kan musti pertimbangkan. Gw bukan orang munafik. Kalo offernya menarik dan lebih baik, kenapa nggak dicoba ? Nothing to lose. Lagi-lagi, Waiting mode ON

Hari ini kerjaan gw adalah survey network bareng vendor untuk salah satu plant. Gw lagi nunggu kepastian kendaraan ke plant. Well, Waiting mode ON

Dan seperti yang gw bilang kemaren bahwa kepastian untuk maintenance UPS juga blom ada kepastian. Masih menunggu birokrasi yang rumit dan membosankan. Waiting mode ON

Kesimpulan : Status hari ini adalah Waiting mode ON

Change


Minggu ini ada beberapa hal yang patut mendapatkan perhatian. Ada yang menantang dan sangat menarik, ada juga yang kurang baik.

Yang pertama adalah akhirnya ada partner yang bisa diajak bicara solusi dalam berusaha. Lumayan ada temen yang bisa diajak berpartner untuk memulai usaha. Setidaknya ada yang diajak untuk berdiskusi dalam menentukan langkah dan strategi usaha. Pembicaraan minggu ini masih seputar SOP, itung-itungan BEP, dll. Termasuk sewa tempat yang rencananya adalah di home town.

Ada yang menawarkan project SAP Basis. Tapi karena waktu yang tidak ada dan kerjaan kantor yang menumpuk akhirnya terpaksa dengan berat hati gw menolak. Alasan klasik sih.

Pekerjaan di kantor juga mulai menyebalkan karena berurusan dengan birokrasi. Minggu ini rencananya server baru akan datang termasuk server untuk company baru yang akan disetup untuk SAP. Masalahnya adalah MCB listrik yang berada di UPS mesti diganti ke kapasitas yang lebih besar. Gw udah mengajukan untuk men-shutdown server pada hari sabtu ini karena UPS mesti shutdown. Biasalah penolakan terjadi di sana sini mulai dari pihak ekspedisi, warehouse, dll. Gw sih cuma bilang ke atasan kalau itu terserah. Server baru mau di-up ato nggak. Gw cuma pelaksana. Gw sangat malas berurusan dengan birokrasi.

Komunitas SAP Jatim juga barusan mengirimkan email ke gw. Mereka mengundang gw untuk datang di kopdar Basis. Mungkin memberikan presentasi about Basis. Yang jelas sih gw menerima dengan senang hati.

Hal-hal yang terjadi minggu ini menguatkan tekad gw untuk selalu berusaha lebih baik lagi. Always do the best and always learn.

Ada apa dengan Installation Master SAP ERP 6.0 ????


Masih inget posting saya sebelumnya tentang Installation Master SAP ERP 6.0 yang aneh (menurut saya karena tidak ada pilihan instalasi SAP Systems. Saya sempat kirim email kepada orang SAP Indonesia (sampai saat ini belum ada penjelaasan yang masuk akal ) dan terakhir saya coba kirim email ke salah satu konsultan kenalan gw.

Menurut beliau (temen konsultan ini) memang SAP sepertinya sudah mengurangi support untuk instalasi 32 bit. Artinya memang masih ada pilihan untuk instalasi 32 bit namun caranya agak lebih ribet soalnya pake acara manual treatment segala. Ya sudah lah…untuk sementara gw terima penjelasan ini..he..he..sebelum ada penjelasan lain yang lebih masuk akal 😀

When would SAP release their new SAP ERP version ?


Pertanyaan itu sekarang yang berada dalam pikiran saya. SAP ERP 6.0 atau SAP ECC 6.0 atau mySAP ERP 2005 adalah versi terakhir dari aplikasi jenis ERP dari SAP yang dipakai sekarang. Versi ini telah keluar sejak tahun 2006. Pertanyaannya adalah kapankan akan keluar versi baru ? Ataukah SAP hanya akan mengeluarkan update-update minor ?

Kenapa saya mempertanyakan hal ini ? Ada beberapa hal yang menjadi petunjuk bagi saya. Pada tahun 2004, SAP telah merelease SAP R/3 4.7 Enterprise ext 2.0 sebagai aplikasi core ERP. Setahun kemudian (tahun 2005), SAP kembali merelease mySAP ERP 2004 atau dikenal juga dengan sebutan SAP ECC 5.0 sebagai penerus SAP R/3. Tahun berikutnya (tahun 2006), SAP kembali merelease versi terbarunya, yaitu mySAP ERP 2005 atau dikenal juga dengan sebutan SAP ECC 6. Pertimbangan mempertanyakan hal ini adalah bahwa SAP hanya memberikan support release selama 5 tahun untuk setiap versi. Versi SAP R/3 4.7 Enterprise akan habis masa support release-nya pada tahun 2009, dan begitu pula selanjutnya. Jika customer masih melanjutkan memakai SAP R/3 4.7 Enterprise tanpa meng-upgrade maka akan dikenai charge yang lebih tinggi untuk setiap lisensi usernya selama 2 tahun kedepan. Charge lisensi akan naik lagi untuk 4 tahun berikutnya.

Biasanya SAP akan menganjurkan customer untuk melakukan upgrade versi menjadi versi yang terbaru. Yang menjadi concern adalah jika sekarang customer melakukan upgrade dari SAP R/3 4.7 Enterprise ke versi SAP ERP 6.0 maka hanya akan menikmati support release selama kurang lebih 2 tahun. Setelah itu, apakah customer dianjurkan untuk upgrade lagi ? What a wasting time project. Ingat !! project upgrade juga tidak murah.

Apakah sudah ada yang mendengar tanggapan dari SAP ? Silakan sharing disini.