Home » UNIX » AIX » Mempersiapkan server backup SAP Production

Mempersiapkan server backup SAP Production

Pages

April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 346,176 hits

Archives

Pengunjung


Beberapa hari lalu server pinjaman dari IBM datang. Server yang datang adalah Server pSeries p520 dan sudah mengusung prosesor Power P6. Server datang disertai storage dan Storage Controller DS4700. Server ini akan digunakan sebagai server backup SAP dan akan digunakan sebagai server trial untuk project Data Archiving.

Setelah 2 kali mendatangkan “bala bantuan” dari Niaga Prima (vendor support Tivoli) dan engineer AIX dari CTI akhirnya bisa juga melakukan restore beberapa direktori dari whole file system backup. Untuk me-restore digunakan tools DSMJ/ Tools DSMJ sebelumnya digunakan untuk mem-backup whole file system sehingga untuk mengembalikan digunakan tools yang sama.

Setelah direstore ternyata untuk menaikkan Oracle dan SAP tidak semudah yang dibayangkan. Dengan berkutat pada error listener TNS-12531  cannot allocate memory, akhirnya ketemu juga solusinya. Beberapa parameter oracle terpaksa dipangkas habis. Ini karena mesin pinjaman hanya punya memori 4 GB. Listener baru bisa up setelah beberapa kali direstart.

Masalah masih belum berhenti sampai disitu. Setelah listener dan DB Oracle bisa naik, SAP ternyata tidak bisa up. Setelah diselidiki, ternyata masalahnya adalah tidak adanya environment Central Instance (CI). Hal ini disebabkan mesin DB dan CI sebelumnya terpisah dan saya hanya merestore DB saja. Problem bisa diatasi dengan melakukan instalasi ulang CI tanpa meng-ekstrak SAP kernel. Karena SAP Kernel yang ada di mesin sudah lebih baru.

Setelah DB Oracle dan SAP bisa naik, masih ada masalah yang tersisa. Si SAP instance tidak mau mengikat H/W ID. Informasi H/W ID ini diperlukan oleh lisensi SAP (sebagai Active Hardware Key). Setelah dicari-cari, ternyata ada informasi yang masih mengarah ke host EMAWCI di DEFAULT profile. Setelah diedit dan diganti menjadi EMAWDB, sekarang bisa up semua dan kondisi normal. [3 April 2009 11:44]

Langkah terakhir yang akan dilakukan hari ini adalah me-restore kembali data dengan bantuan BRTOOLS agar posisi data mendekati posisi data saat ini. Ikuti terus yah….:D


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: