Home » Article » Bikin Repositori lokal Ubuntu dari DVD Repo

Bikin Repositori lokal Ubuntu dari DVD Repo

Pages

June 2007
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 345,509 hits

Archives

Pengunjung


Ubuntu DVD Repository berisi repositori lengkap yang dimasukkan ke dalam beberapa DVD. Pembuatan repositori lokal pada dasarnya dilakukan dengan cara menyalin berkas-berkas yang ada pada setiap DVD ke dalam harddisk. Namun ada beberapa hal lain yang perlu Anda lakukan agar proses penggabungan repositori (dari beberapa DVD ke harddisk) dapat dilakukan sampai tuntas.

Hal yang harus Anda persiapkan adalah sebagai berikut.

Perhatian: Tutorial ini dibuat berdasarkan repositori DVD Ubuntu 6.06 yang terdiri dari 3 buah DVD. DVD pertama berisi komponen main, restricted, dan multiverse; sedangkan dua DVD lainnya berisi komponen universe. Beberapa penyesuaian mungkin perlu Anda lakukan jika Anda ingin membuat repositori lokal dari repositori DVD yang lain.

 

Menyalin isi DVD

Berikut ini adalah hal yang harus Anda lakukan untuk menyalin isi DVD.

  1. Siapkan direktori untuk repositori, misalnya di /home/ardhian/ubuntu/.

     cd /home/ardhian mkdir ubuntu

  2. Masukkan DVD lalu mount DVD tersebut
     mount /cdrom

  3. Salin isi DVD
     rsync -avx --progress /cdrom/. /home/ardhian/ubuntu/.

  4. Lakukan langkah 2 dan 3 untuk setiap DVD yang ada.

Mengaktifkan Repositori Lokal

Setelah Anda mendapatkan salinan repositori, Anda perlu membuat agar respositori tersebut dapat diakses oleh orang lain, misalnya melalui sebuah web server. Berikut ini adalah hal yang harus Anda lakukan.

  1. Lakukan instalasi web server kesayangan Anda, misalnya Apache 2.
     apt-get install apache2-mpm-prefork

  2. Pindahkan direktori repositori agar dapat diakses oleh web server. Direktori root dari Apache 2 pada Ubuntu terletak pada /var/www/ sehingga direktori repositori perlu diletakkan di dalamnya. Karena direktori /var/www/ dimiliki oleh root, maka sudo perlu digunakan.

     sudo mv /home/ardhian/ubuntu /var/www/ubuntu

Menggunakan Repositori Lokal

Setelah repositori lokal sudah siap digunakan, maka Anda hanya perlu mengatur setiap komputer yang ada agar menggunakan repositori tersebut. Gunakan synaptic untuk mengubah daftar repositori atau Anda dapat langsung mengubah berkas /etc/apt/sources.list. Berikut ini adalah data pada berkas /etc/apt/sources.list agar repositori lokal Anda digunakan oleh sistem.

deb http://alamat.server.anda/ubuntu dapper main restricted universe multiverse

Silakan update sistem Anda dengan sudo apt-get update atau klik tombol Reload pada synaptic.

Setelah itu, selamat bersenang-senang!

Tutorial diatas diambil dari http://wiki.ubuntu-id.org/MembuatRepositoriLokal.

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com) dan menjalankan bisnis training linux privat. Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.


8 Comments

  1. Yogie says:

    Pak, kalo misalnya server repositori lokal saya bisa ikutan up-to-date dengan server repo ubuntu gimana?

    Jadi kalo ada update terbaru, client juga bisa ikutan apdet dari server lokal. Soalnya tips diatas khan ngopi dari DVD repo.

  2. ardhian says:

    Kalo data2 di server sudah update, client kan tinggal ngikut aja.

    source.list -nya kan mengarah ke server lokal kita, jadi tinggal jalanin apt-get update.

    ardhian

  3. Hans says:

    Pak. Kalo Ubuntu 7.04 repository nya berapa DVD ya?

    thanks

  4. utomo says:

    kenapa nggak menyatukan kekuatan ke ubuntu pusat aja, agar tidak ada energy yang terbuang.
    apalagi kalau ini nggak seterusnya pastilah nantinya akan sia2, kalau di pusat khan pasti akan terus berlanjut.

    http://www.Software-Asli.com

  5. ardhian says:

    to Hans :

    ada 4 DVD

    to utomo :

    Saat ini saya menuliskan apa yang saya tahu lewat blog. Masih newbie sih….:(

    ardhian

  6. sopyan says:

    salam kenal y…mas ardhian

    saya mo nanya nich…kebetulan sy lagi bikin repo lokal diserver kantor saya.

    kalo server kita update…nanti filenya kan masuknya ke direktori /var/cache/apt/archive..y g?

    kalo iya…supaya file itu bisa langsung masuk ke /var/www/ gimana caranya?

    makasih sebelumnya mas

  7. ido says:

    well bro,sekedar usulan buat yang sekedar mau nyimpen di hard disk sendiri,ato external,untuk sources.listnya gunakan ‘deb file:/~/ubuntu main…’bla2….
    sementara,sebelum itu jangan lupa buat doing this ‘cd ~/UbuntuRepos && dpkg-scanpackages . /dev/null > Packages && gzip Packages && cd ~’,kalo ga,banyak file yang ga kebaca deh,jadi unresolvable

  8. […] (19-6-08)Kayaknya lebih efektif kalo dijadikan local repo, silakan coba link ini Leave a […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: