Home » 2006 » June

Monthly Archives: June 2006

Linux Experiment : Membuat Linux SLAX sendiri


Pernahkah Anda membuat distro Linux sendiri ? Biarpun hanya distro live CD. Sekarang ada cara mudah untuk membuat distro live CD sendiri berbasiskan SLAX. Anda bahkan tidak perlu menginstall Linux…(sebenarnya saya kurang begitu suka hal ini)

Ada tools bernama My SLAX Creator. Tools ini berbasiskan Windows…inilah hal yang kurang saya sukai. Saya kan linux fans

But saya akan memberikan screenshotnya kepada Anda semua…

Download My SLAX Creator disini.

Pastikan Anda memiliki CD Writer dan atau USB Flash Disk (saya lebih suka USB Flash Disk).

<>Jalankan My SLAX Creator

Tentukan lokasi CD ROM (yang berisi CD SLAX) atau file ISO SLAX.

<>Tambahkan modul yang diinginkan.

<>

Buang modul yang tidak diinginkan.

<>Modifikasi opsi booting.

Buat file ISO SLAX Anda sendiri.

Bakar file ISO yang telah dibuat ke dalam CD ROM atau CD RW (lebih saya sarankan. Karena kalo tidak suka tinggal hapus aja..buat lagi :):):) ).

Bisa ditransfer langsung ke USB Flash Disk langsung.

Sekarang Anda bisa melakukan boot dari CD atau USB Flash Disk yang baru saja dibuat.

About Penulis.

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Selamat Jalan Teman….


Hari ini, saya barusan sampe kantor. As usual, saya buka email. Hanya ada yang berbeda sekali hari ini. Dapat email dari milist EL98 kalau salah satu temanku, Fijri, telah dipanggil menghadap Allah SWT.

Innâ lillâhi wa innâ ilayhi râjiûn
I just can't believe it. Padahal rasanya baru kemarin, saya dengar dia kerja di Tarakan, Kalimantan. He is one of my best friend..my EL98 Computer Engineering team. Saya suka Fijri karena orangnya easy going, tidak terlalu ngoyo, dan selalu ceria. Saya hampir nggak percaya pas dikasih tahu kalau dia sakit leukimia akut…

Saya akhirnya sadar..takdir Allah SWT memang tidak ada yang tahu. Hari ini temanku, Fijri, dipanggill-Nya. Mungkin besok giliran salah satu dari kita..mungkin juga saya. Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk-Nya kepada kita semua. Amin…

Selamat jalan, jri…selamat jalan teman..Semoga Allah SWT mengampuni semua dosa-dosamu, menerima semua alam ibadahmu, dan diterima disisi-Nya. Amin…

Ardhian 

Startup Company…my dream (re-thinking)


Dalam artikel saya sebelumnya, saya mengutarakan unek-unek untuk bisa mendirikan startup company. IT company, of course..Tulisan saya memang masih sangat-sangat umum dan biasa. Terima kasih atas comment saudara Haydin. Motivasi saya menjadi lebih tinggi sekarang untuk membuat startup company.

Well, saya memang masih akan terjun ke dunia usaha. Dan saya tidak mau dengan semangat yang setengah-setengah. Saya harus sepenuh hati dan semangat tinggi untuk memulainya. Mungkin dengan modal nekad juga..:)

Daftar pertanyaan yang harus saya jawab :

  1. Apakah saya siap untuk memulai usaha ?
  2. Bidang IT apa yang akan saya tekuni dan saya geluti ?
  3. Bagaimana dengan modal usaha ?
  4. Bagaimana dengan kondisi pasar ? lokal ? nasional ? (jika mungkin) internasional ?
  5. Bagaimana dengan kompetitor di pasar ?
  6. Bagaimana dengan segmentasi pasar ?
  7. Bagaimana posisi produk kita di pasar ?
  8. Bagaimana dengan kemungkinan bekerjasama dengan investor dan partner ?
  9. Bagaimana dengan operasional perusahaan nantinya ?
  10. Bagaimana dengan riset dan pengembangan produk serta servis kita ?
  11. Dengan modal seperti no 3, bagaimana dan kapan kita akan BEP ?
  12. Kapan kita akan memulai usaha ? sekarang ? besok ? minggu depan ? bulan depan ? tahun depan ? 2 tahun lagi ? 5 tahun lagi ?

Saat ini saya sedang merumuskan itu jawaban-jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan diatas. Satu hal yang pasti, saya bisa, harus bisa, dan pasti bisa !!. Saya sangat terbuka untuk saran-saran dari rekan-rekan, senior-senior yang telah terjun ke dunia usaha sebelum saya. Saran dan kritik sangat saya harapkan.

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Needed : Instruktur IT part time


Instruktur IT part time ? buat apa ?

Seperti yang Anda ketahui, saya memiliki toko linux online, Ardhian Linux Shop, yang menyediakan layanan berupa penjualan CD dan DVD Linux dan BSD. Selain itu, kami juga menyediakan layanan berupa solusi IT berbasis open source seperti instalasi dan setting desktop, server, warnet, proxy server, firewall, dan lain-lain. Selain itu kami juga memberikan layanan servis berupa konsultasi Linux dan konsultasi migrasi dari Windows ke Linux.

Saat ini kami juga membuka layanan training privat bagi individu-individu yang ingin belajar Linux.

Berangkat dari kebutuhan ini, kami, Ardhian Linux Shop membutuhkan beberapa instruktur untuk memberikan training kepada pelanggan-pelanggan kami. Tentu saja kami membutuhkan instruktur yang berkualitas. Ingat !! berkualitas tidak berarti harus berpengalaman.

Kualifikasi instruktur yang kami butuhkan adalah sebagai berikut :

  1. Menguasai distro Linux minimum 2 (sebutkan) mulai dari instalasi, konfigurasi, setting, dan customize.
  2. Memiliki HP dan kendaraan sendiri.
  3. Tinggal di Surabaya
  4. Terbuka untuk umum dan mahasiswa

Bagi rekan-rekan yang berminat, silakan mengirimkan lamaran, CV, dan jadwal waktu luang Anda ke devratt@yahoo.com.

Fasilitas yang Anda dapatkan antara lain :

  1. salary dihitung per jam
  2. uang transport  

Kami mengajak Anda untuk menimba pengalaman dan mengembangkan diri. Silakan bergabung bersama Ardhian Linux Shop.

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Mengubah setting profile database Oracle untuk SAP R/3


Oracle menyimpan profile database dalam bentuk file. File tersebut biasanya bernama init[SID].ora dan atau spfile[SID].ora. Biasanya kita langsung melakukan perubahan langsung pada file-file tersebut. Namun SAP R/3 telah menyediakan tools yang sangat cantik untuk melakukan perubahan file-file tersebut. Namanya brspace.

Command brspace berbasis teks mode. Saya menunjukkan penggunaannya pada mesin Windows. Tapi di UNIX pun sama kok.

Buka MS – DOS prompt.

Ketik brspace -f dbparam.

Ketik pilihan yang dijalankan. Dalam hal ini saya akan mengubah value sebuah parameter maka saya pilih pilihan 1 lalu tekan ENTER.

Dari daftar, saya tinggal pilih nomor parameter yang akan diubah. Dalam hal ini saya pilih nomor 223 sessions, yang sebelumnya bernilai 96 (default instalasi SAP). Tekan ENTER, lalu pilih pilihan 5 untuk memasukkan nilai baru, 97, lalu tekan ENTER.

Setelah itu, Anda tinggal keluar dari menu BRSPACE. Masih banyak lagi kegunaan brspace termasuk melihat parameter yang ada didalam file init[SID].ora.

Semoga artikel singkat diatas memberikan gambaran penggunaan tools brspace .

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Menampilkan tcode-tcode user di SAP R/3


Saat mesin SAP R/3 Production kita berjalan atau go live, tentunya banyak user-user yang masih ketinggalan tcode-tcode yang harus ditambahkan. Tcode tersebut biasanya berhubungan dengan otoritas-otoritas baru yang mungkin ditambahkan ke user-user tersebut.

Pengalaman ini saya dapat pada saat go live implementasi SAP R/3 di kantor saya. Beberapa tcode ada yang ketinggalan. Kadang juga karena masih ada business blueprint report yang berubah atau disesuaikan, tcode-tcode baru ditambahkan. Jadi mungkin saja nantinya akan semakin banyak.

Sebagai seorang Basis, saya harus memiliki daftar tcode-tcode untuk semua user yang terdaftar pada sistem SAP R/3 saya. Saya gunakan dari tcode SUIM.

Pilih menu Transactions – Executable for Users

Isi dengan nama user yang ingin dilihat lalu tekan F8.

Informasi yang didapat.

Atau pengen lebih cepat, langsung aja ketik tcode S_BCE_68001426.

Dengan informasi ini kita bisa mendapatkan tcode apa saja yang bisa dijalankan oleh user. Namun, banyak hal yang harus diperhatikan termasuk otorisasi didalamnya.

About Penulis.
Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Membuat local repository Ubuntu


Pembuatan local repository akan sangat membantu mengirit bandwidth internet terutama jika komputer di jaringan lokal banyak dan menggunakan distro Ubuntu atau turunan Debian.

Ada banyak cara untuk membuat repository local.
Coba – coba googling, eh dapet yang seperti ini.

Pertama – tama siapkan aplikasi pendukungnya:

$ sudo apt-get install apache2 debmirror

Selanjutnya mulai mendownload package – package repositorinya..

$ sudo debmirror –nosource -m –passive –host=kambing.vlsm.org \
–root=ubuntu/ –method=ftp –progress –dist=breezy \
–section=main,multiverse,universe –arch=i386 /mnt/data/ubuntu/breezy/ –ignore-release-gpg

atau ambil scriptnya di sini.

Bila menggunakan script diatas, jalankan scriptnya:

$ sudo ./debmirror-ubuntu.sh

Maka debmirror akan mulai mendownload package – package.

Untuk penjelasan dari option debmirror yang lebih lengkap dan jelas bisa diliat pada man pagesnya.

Tapi mungkin yang perlu diperhatikan adalah option berikut:

–host=kambing.vlsm.org
Mendonwload package dari mirror. Kalo bisa yang tercepat dan terdekat, kalo ada!! )

–method=ftp
Proses download menggunakan ftp, bisa juga menggunakan http.

–dist=breezy
Package yang didownload adalah untuk breezy. Ganti dapper untuk mendownload package dapper.

–section=main,multiverse,universe
Download package – package pada section main, multiverse dan universe.

–arch=i386
Package yang didownload adalah untuk arsitektur i386.

/mnt/data/ubuntu/breezy/
Direktori tempat menaruh package yang didownload.

Nah, proses ini yang paling lama.
Setelah selesai, buatkan soft link kefolder document root http server Anda.

$ sudo ln -s /mnt/data/ubuntu/ /var/www/

Sampai tahap ini, Anda sudah selesai membuat repository lokal sendiri.
Sekarang tinggal mengkonfigurasi source.list pada /etc/apt/ untuk seluruh client ubuntu pada jaringan lokal agar menuju kepada server repository yang baru dibuat.

$ sudo gedit /etc/apt/source.list

Tambahkan baris berikut:

deb http://ip_server_repo/ubuntu/breezy breezy main multiverse universe

Simpan dan lanjutkan dengan perintah:

$ sudo apt-get update

Selesai. Anda sudah dapat mulai menginstall package – package yang diinginkan.

Tutorial singkat ini diperoleh dari Unofficial Ubuntu Linux Indonesia.

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Membuat screenshot instalasi OpenSuSE


Introduction

The ability to make screenshots with YaST during installation is little known. This is very useful, for example if writing a guide on how to install SUSE. Normally installation screenshots are easily available on the net – but often only in English – this way you can have installation screenshots in your own language. Of course these screenshots can be used for many other purposes also.

It’s real easy – all you have to do is the following.

Mount Filesystem

You need access to some kind of filesystem to be able to save the screenshots – if you plan to format your entire harddisk during installation it’s not recommended to use this filesystem of course. This example uses a floppy disk, you can use any filesystem however, i.e. usb-key, harddisk partition or other.
When the YaST graphical installer starts, press Ctrl+Alt+F2 – this will provide you with a root terminal. Write the following command:

mount /dev/fd0 /media/

This will mount the floppy disk to /media/.
Press Ctrl+Alt+F7 to return to the graphical installer.

Make the Screenshots

Now all you have to do is press Prt Screen. A file dialog will appear asking you where to save the screenshot – save it to the location where you mounted the filesystem – in this case /media/
During the Package Installation part of installation you’re only allowed to make screenshots if certain objects are in focus – hit Tab and Prt Screen alternately a couple of times and you should be al right.
The screenshots are saved in PNG format.

Unmount the Filesystem

When you’re done taking screenshots/before ending the installation you should unmount the filesystem to ensure all data is actually written to the filesystem.
Hit Ctrl+Alt+F2 to go to the virtual terminal. Write the following command:

umount /media/ (or any other mount point you might have used).

Notice that you cannot unmount the directory you’re currently located in – so if you’re in /media/ cd to some other location before unmounting.

Tutorial singkat diatas diambil dari situs OpenSuSE.

Startup Company…my dream


Memiliki perusahaan sendiri expecially IT-based company merupakan impian saya. Sampai saat ini belum terwujud. Terbentur masalah dan kendala sana sini.

Ada beberapa ide yang sedang saya rancang. Oke, saya tulis aja dulu disini. Kali aja ada yang berminat menjadi partner saya dalam berbisnis. Nggak ada salahnya toh mencari rejeki yang halal.

1. Mendirikan sebuah training center

Training center impian saya adalah berbasis open source. Mungkin nggak jauh-jauh dari Linux, Web design, dan database. Saya sendiri sudah melakukan survey pasar (di daerah tempat tinggal saya tentunya, Surabaya). Hasilnya adalah pasar ini masih terbuka luas. Bahkan menurut saya mungkin luas banget.

Saya membutuhkan partner atau investor yang bersedia bekerja sama untuk mendirikan dan mengelola training center ini. Saya sudah memiliki modul-modul pelatihan yang sudah tersusun rapi dan siap digunakan. Ke depan, bisa saja tempat ini mengembangkan diri menawarkan sesuatu seperti on site support bagi perusahaan yang melakukan migrasi windows ke linux, pemeliharaan desktop dan server.

2. Mempunyai IT consulting company

Saat ini saya ingin mendirikan IT consulting company. Saya sendiri sudah memiliki relasi yang bisa bekerjasama dalam projek-projek IT. Persaingan pada pasar ini mungkin akan lebih keras karena berdasarkan survey pasar yang saya lakukan, pasar ini memang sudah banyak pemain. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk dimasuki.

3. Specific IT company

Pasar ini mungkin lebih menjanjikan dibandingkan nomor 2. Saya lebih cenderung memberikan support dan maintenance pada sistem Linux dan database. Sistem Linux yang disupport dapat berupa instalasi dan setting server Linux termasuk web server, mail server, proxy server, firewall, FTP server, File server, serta customized server lainnya, on site dan remote support, dll. Dalam on site dan remote support, kita memberikan support 24 jam berdasarkan kontrak yang dibuat.

Well, itu mungkin beberapa ide yang saat ini terlintas di benak saya. Saat ini saya sedang fokus pada memperdalam ilmu SAP Basis saya. Saya sudah pernah melakukan instalasi dan setting sistem SAP R/3 pada platform Windows, HPUX 11.23, IBM AIX 5.3, dan Linux. Siapa tahu nanti ada yang tertarik memakai jasa saya pada instalasi SAP R/3. Freelance tentunya…

About penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

Push your self till “exceed” the limit


Malas ? merasa sudah berusaha sekuat tenaga ?merasa sudah sampai pada batas kemampuan ? Semua orang pasti sudah pernah mengalami. Saya pun pernah mengalaminya.

Orang sudah mencapai sesuatu yang notabene dianggap sebagai puncak dari segala yang dilakukannnya selama ini. Merasa sudah puas atau cepat berpuas diri. Itu "penyakit" yang harus kita singkirkan jauh-jauh dari pikiran kita, jika kita ingin maju, maju dan terus maju.

Saya berpendapat diri kita masih bisa untuk terus berusaha lebih pada saat kita berpikiran bahwa kita sudah ada di puncak kegemilangan. Sebenarnya kita tidak pernah tahu apakah kita sudah sampai pada batas kemampuan kita sampai kita "terjatuh" kembali.

Saya selalu memotivasi diri sendiri terutama pada saat saya merasa jenuh, capek, merasa sudah berusaha sekeras mungkin. Saya berkata pada diri saya sendiri "push yourself till exceed the limit"…..bukan "push yourself till the limit" karena kita tidak pernah tahu dimana batas kemampuan kita.

Teruslah berusaha dan berusaha untuk mencapai sesuatu dari apa yang kita capai sekarang. Pasti ada yang lebih tinggi lagi dari apa yang sudah kita raih.

Apabila suatu saat Anda "terjatuh" maka Anda akan tahu…"Oh, sampai disini kemampuan kita"…

Semoga tulisan diatas berguna untuk penulis pribadi dan semua yang membacanya.

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com