Home » Business » Install Application Server SAP on Linux

Install Application Server SAP on Linux

Pages

May 2006
M T W T F S S
    Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

RSS Link

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Twitter Updates

Blog Stats

  • 345,754 hits

Archives

Pengunjung


Jadwal hari ini adalah install application server SAP on Linux. Yang diinstall minggu lalu, jebol di file systemnya…:(

Kita mulai aja yah..:

  1. Saya putuskan memakai SuSE Linux Enterprise Server 9 daripada memakai RHEL atau sodaranya. Pertimbangannya adalah SLES 9 sudah secara default memakai reiserfs. Sedangkan yang lain, harus install manual..lagi malezz neeh.
  2. Siapkan skema filesystem dan partisi yang akan digunakan. Untuk memudahkan penambahan size partisi, saya gunakan LVM (Logical Volume Manager) dan dukungan reiserfs yang bisa menambah/mengurangi ukuran logical volume secara online alias tanpa di-unmount. Yang artinya sistem dan aplikasi tidak harus di-down saat terjadi perubahan size logical volume.
  3. Konfigurasi LV ada pada attachment (klik here)
  4. Copy source SAP ke dalam direktori tertentu yang telah disiapkan.
  5. Jalankan instalasi Central Instance dengan posisi standalone. Tujuan instalasi central instance ini adalah untuk mendapatkan ekstrak SAP kernel for Linux. SAP kernel tersimpan pada direktori /sapmnt/[SID]/exe. Sedangkan direktori lain seperti /sapmnt/[SID]/global dan /sapmnt/[SID]/profile dapat diabaikan.
  6. Setelah CI terinstall, usahakan agar application server Linux dan database server saling kenal secara nama host dengan cara saling menambahkan nama dan IP address kedalam masing-masing /etc/hosts. Lalu mount secara NFS direktori /sapmnt/[SID]/global dan /sapmnt/[SID]/profile. Contoh command : #mount -t nfs [hostname]:/sapmnt/[SID]/global /sapmnt/[SID]/global
  7. Jalankan instalasi dialog instance [DI] seperti biasa. Anda akan bertemu beberapa error message. Tetapi tidak ada yang terlalu mengganggu. Hanya masalah ownership dan permission direktori dan file.
  8. Setelah selesai install DI, update SAP kernel dengan kernel yang sudah didownload. Usahakan agar antara SAP kernel Database Instance (di AIX) dan Application (di Linux) berada pada level yang sama.
  9. Tuning value kernel Linux, gunakan command : #echo xxxxxx > /proc/sys/kernel/shmmax
  10. Agar application server lebih kenceng lagi, naikkan value dari tmpfs.
  11. Jalankan application server.

Saya pribadi sudah mencoba 2 distro Linux sebagai application server ini, yaitu SuSE Enterprise Linux 9 dan Redhat Enterprise Linux Advanced Server 4. Keduanya bisa diperoleh dari toko linux online – Ardhian Linux Shop.

Selamat mencoba. Jika masih kesulitan, silakan hubungi saya di devratt@yahoo.com.

Thanks to :

  1. Allah SWT, atas limpahan rahmat, hidayah, dan kesehatan kepada hamba.
  2. My lovely wife, Anda Iviana Juniani, always give me inspiration and spirit.
  3. All cyber friends : Mas Aris, Gandok Crew (Simbah Kus, Ipans, Move It, Zam, Oom).
  4. Dan semua yang tidak disebutkan disini.

== Riwayat Penulis ==

Ardhian – seorang linux geeks yang telah bekerja sebagai Basis selama 1 tahun terakhir. Beliau juga bertanggung jawab terhadap sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle 9. Selain itu, beliau bekerja juga sebagai konsultan freelance migrasi ke Linux dan open source. Memiliki toko linux online sendiri (http://linux-shop.siteburg.com). Bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.


1 Comment

  1. jakwir says:

    makasih yah atas infor masi yang penting ini Jackson SMK Kerabat kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: