Advertisements

Start here

Archives

Blog Stats

  • 377,951 hits
February 2018
M T W T F S S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Services Instalasi, Konfigurasi, dan Training Virtualisasi Proxmox VE


Apa itu Proxmox VE ?

Proxmox VE (Virtual Environment) merupakan distro khusus untuk virtualisasi yang dibangun dari basis distro Debian minimal dan berjalan dalam modus teks. Meski berbasis teks, proses manajemen Proxmox Virtual Environment mudah dilakukan melalui akses web, termasuk melakukan instalasi sistem dengan menggunakan teknologi VNC.

Proxmox merupakan salah satu teknologi alternatif selain VMware dan Xen, sangat cocok untuk development ataupun production. Bagi para Sysadmin yang ingin melakukan development atau membangun lab sendiri namun terkendala dalam hal lisensi, proxmox merupakan salah satu alternatif. Selain free, fitur yang ditawarkan juga tidak kalah dari teknologi virtualisasi lain.

Beberapa produk teknologi virtualisasi antara lain VMware vSphere, Oracle VM, Citrix Xen Server, Redhat RHEV, dan lain-lain.

Layanan yang kami berikan sebagai berikut :

Layanan Instalasi dan Konfigurasi Proxmox VE (more…)

Advertisements

Remote SAP Basis, VMware, Promox VE Support


Gue saat ini menyediakan layanan Remote SAP Basis support, VMware setting and configuration support, Promox VE installation, configuration, and support, Oracle and DB2 support services.

Khusus untuk Remote SAP Basis Support Services bisa buka link berikut (https://sapbasis.wordpress.com/paid-remote-sap-basis-support/) untuk mendapatkan informasi tentang layanan tersebut.

Rate per month negotiable.Silakan kontak langsung saya.

Support bisa dilakukan via TeamViewer.

YM ID : Ardhian
Phone/SMS/WA/Telegram : +62-85330356073
Email : devratt@yahoo.com

Kelebihan dan Kekurangan EMC ScaleIO


Setelah melihat kemampuan EMC ScaleIO, gw melihat software yang cukup bagus. Beberapa kelebihan EMC ScaleIO ini antara lain :

  • Software yang robust dan mature
  • Kapasitas skalabilitas yang luar biasa dari minimal 3 node sampai ribuan node (unlimited)
  • Bisa didownload gratis dan tidak ada batasan kapasitas maupun expiry, tapi hanya khusus untuk non production
  • No Single Point of Failure
  • Kemampuan rebalance dan rebuild secara otomatis
  • Semakin banyak node makan semakin tinggi IOPS yang didapatkan
  • Spesifikasi node tidak terlalu tinggi, hanya memerlukan minimal 2 core dan 4 GB RAM

Dibalik sejumlah kelebihan yang dimiliki, EMC ScaleIO juga memiliki kekurangan antara lain :

  • Volume yang di-defined akan memakan 2 x kapasitas. Jadi misal alokasikan 20 GB maka di cluster akan terlihat memakan 40 GB
  • Tidak memiliki kemampuan compression maupun deduplication

Bagaimana ? Tertarik menggunakan ScaleIO ? Silakan dicoba dulu. Jika sudah puas, bisa dipertimbangkan untuk membeli license-nya. Gw perkirakan license-nya dihitung dari kapasitas TB-nya.

Update Senin, 05 Februari 2018 :

ScaleIO versi yang gw coba adalah versi 2.0 (belum mendukung inline compression maupun  deduplication). Saat dicoba cek ke web ScaleIO lagi, ternyata versi 3.0 sudah support inline compression.

EMC ScaleIO : Fallback failed node


Pada posting kali ini, gw akan men-simulasi-kan bahwa node yang sebelumnya failed (misal karena kerusakan power supply) bisa kembali online. Maka cluster ScaleIO kembali akan melakukan rebalance secara otomatis.


(more…)

EMC ScaleIO : Simulasi failed node


Pada posting kali ini, gw akan men-simulasi-kan bahwa ada salah satu node yang ada dalam clustered storage ScaleIO kemaren failed. Sebelumnya gw memiliki 4 node dengan kapasitas 406 GB yang tersebar di 4 node. Salah satu node gw shutdown paksa dan ini yang terjadi di tampilan ScaleIO GUI-nya.

Pada dashboard, langsung terlihat proses rebuild dengan kecepatan MB/s sekaligus size GB yang harus di-rebuild.


(more…)

EMC ScaleIO : Menambah storage node ke dalam existing cluster


Pada posting sebelumnya, gw sudah menjelaskan proses instalasi EMC ScaleIO. Nah, sekarang gw akan melakukan proses penambahan storage node baru. Penambahan storage node baru ini bertujuan untuk menambah kapasitas storage yang ada dalam cluster sekaligus untuk meningkatkan kemampuan IOPS cluster yang ada.

Node yang ditambahkan tetap menggunakan OS SLES 12 SP 2 (Jika mau menggunakan OS Windows juga bisa). Sebelum instalasi package ScaleIO, tetap perlu diperiksa requirement nya antara lain:

  • Package numactl, libaio, python sudah terinstall
  • Package jre 1.8 (download aja file jre yang rpm)
  • Pastikan node-node mengacu ke ntp server yang sama (untuk synchronisasi waktu)
  • Edit file /etc/hosts dan pastikan nama-nama semua node bisa saling kenal.

(more…)

Problem Ethernet Realtek8169 tidak bisa terhubung di Linux Mint 18.3


Problem muncul saat ada teman menginstall Linux Mint 18.3 64 bit. Ethernet dikenali sebagai epn2s0 dengan memakai driver r8169. Setelah diberikan IP Address, dapat digunakan untuk tes koneksi ke diri sendiri tetapi tidak bisa untuk tes koneksi keluar dari diri-nya sendiri.
Setelah mencari di google, ditemukan solusi berikut :

Langkah-langkah :

1. Install dependencies: (tidak harus dilakukan di Linux Mint 18.3)

sudo apt-get install build-essential linux-headers-$(uname -r)

2. Download the driver “LINUX driver for kernel up to 4.7” from here

3. Blacklist the r8169 driver

sudo sh -c ‘echo blacklist r8169 >> /etc/modprobe.d/blacklist.conf’

4. Untar the archive

tar xfvj 0010-r8168–8.045.08.tar.bz2

5. Compile and install the driver

cd r8168–8.045.08/
sudo ./autorun.sh

6. Check the driver

$ lsmod | grep r8168
r8168 520192 0

7. Check whther the driver is loaded properly

ethtool -i enp2s0

8. Restart the computer

Source : https://medium.com/@lgobinath/no-ethernet-connection-in-ubuntu-16-04-linux-mint-18-with-realtek-rtl8111-8168-8411-7ae2779dc9b8

EMC Scale IO : great Software Defined Storage (SDS)


Minggu lalu akhirnya ada kesempatan untuk mencoba sebuah software defined storage (SDS) dari Dell EMC, yaitu ScaleIO. ScaleIO sendiri merupakan produk EMC (sebelum diakuisisi oleh Dell) yang didapat oleh EMC dari proses akuisisi juga. ScaleIO merupakan jenis distributed storage. Ada beberapa produk lain seperti GlusterFS dari Redhat, VSAN dari VMware, Ceph (ada dari SuSE, dari Proxmox, dll) yang merupakan produk sejenis.

Gw melakukan instalasi ScaleIO ini di atas VM (just for homelab and proof of concept).

Sebagai awalan gw meng-install ScaleIO Gateway di atas mesin Windows 2008 server. ScaleIO Gateway ini dibutuhkan untuk melakukan instalasi node-node ScaleIO. Diatas mesin Windows ini, gw juga menginstall ScaleIO GUI yang akan digunakan untuk maintain ScaleIO.
(more…)

Trick agar bisa pakai extention downtemall di firefox


Update firefox dari versi 56 menjadi firefox quantum (alias firefox 57) menjadi buah simalakama karena firefox quantum memang berubah total dengan adanya webextension. Tetapi efeknya adalah beberapa extension yang masih belum mengadopsi webextension alias extension legacy tidak bisa digunakan alias disabled. Salah satu extension yang penting dan vital yang ikut ter-disabled karena belum mengadopsi webextension adalah downthemall. Padahal extension downthemall ini sangat vital. Apalagi jika untuk download video stream.

Akhirnya untuk mengakali hal ini saya download versi firefox lama (versi 56) dari web firefox langsung dan mengekstraknya. Lalu jalankan firefox quantum (versi 57) dan pastikan autoupdate-nya di-off-kan alias di-disabled. Tujuannya adalah ketika kita menjalankan firefox versi 56 (yang baru saja kita download) tidak ikut terupdate otomatis.

Setelah update otomatis dimatikan, silakan jalankan firefox versi 56 lewat command. O iya….saat ini saya pakai Linux, jadi mau pake firefox versi berapapun dan beda-beda versi tidak ada masalah….

Firefox lama (versi 56)

Firefox Quantum (versi 57)

Categories