Life is about extreme choice

November 25, 2009

SAPGUI for Java 720 Public Preview

Filed under: Ngoprek, SAP — Tags: , , — ardhian @ 9:58 am

SAP barusan ngeluarin SAPGUI for Java 720 Public Preview. Gw penasaran tuh pengen tahu seperti apa previewnya. Langsung dah ke TKP (ftp://ftp.sap.com/pub/sapgui/java/preview)…

Bagi yang pengen coba juga…monggo langsung ke TKP.

Menurut Press Release-nya :

Hello,

a public preview of SAP GUI for Java 7.20, the next major release of SAP GUI for Java, is now available.

License

As the name implies, this build is not officially supported and comes with a test and evaluation agreement which can be found in the manual at ./doc/license/TEA.htm. Pressing the “more info” button in the “unsupported warning” on launching this version of SAP GUI for Java will display this document as well.

Enhancement and new features

Support for new OS versions openSUSE 11.1, Fedora Core 11, Mac OS X 10.6 and Microsoft Windows 7

Support for 64-bit Java SE 6 on Linux and Mac OS X

SAP Logon now supports new view options including hierarchical structure, display of system descriptions, adding user-defined memos and applying filters.

SAP Signature Design can be activated in the Preferences dialog. Currently it is off by default, because the implementation is not fully completed yet.

Application Menus as known before from the Mac OS X version of SAP GUI for Java are available now on all platforms. Inside session windows, they are displayed with icons appended to the ABAP application menu.

Grid Control supports fixed rows and columns, multi object clipboard operations, cell spanning and Drag&Drop.

Calendar Control has been completely rewritten. Horizontal navigation and vertical text rendering are available, the selection model has been much improved compared to the previous implementation.

Graphic Controls JNet and JGantt are now included. For example UML diagrams in ABAP Workbench can now be displayed.

Download

The preview can be downloaded at ftp://ftp.sap.com/pub/sapgui/java/preview.

Feedback

General feedback can be given using the SAP GUI forum on SDN.
In case you find bugs which can’t be reproduced with SAP GUIf for Java 7.10, please create an official bug report on component BC-FES-JAV with priority “low” or “medium” and use the prefix “720preview:” in the title. In case it can be reproduced with SAP GUI for Java 7.10 as well, please report it against this version.

Looking forward to your feedback
Rolf-Martin Wörsinger
SAP GUI for Java project lead

Ayo…ayo dicoba…

November 18, 2009

Langkah-langkah migrasi ke Linux – Best Practice

Seringkali kita mendengar yang namanya migrasi operating system. Beberapa perusahaan baik besar, menengah, sampai kecil, baik pemerintah, NGO, maupun swasta yang melakukan migrasi dari Windows ke Linux. Perusahaan cenderung ingin mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian software selama ada padanan software Free atau Open Source yang lumayan mumpuni dan mampu menggantikan software propietary.

Salah satu yang dimaksud dengan migrasi adalah migrasi dari Windows ke Linux. Dari pengalaman kami di Kios Linux dalam menangani migrasi Windows ke Linux ada beberapa langkah yang bisa diambil garis besar maupun benang merahnya, yaitu :

  1. Mengenali dan melakukan analisis terhadap keadaan sistem saat ini. Apakah sistem operasi yang dipakai sudah licensed atau belum ? Bagaimana dengan aplikasi perkantorannya (office application) ? Bagaimana dengan program-program lain ? Berapa jumlah komputer yang akan dimigrasikan ?
  2. Dari langkah 1 akan dicoba untuk disimulasi dengan memakai software open source seperti Linux, Open Office, dan lain lain. Termasuk aplikasi yang mesti jalan di Windows, apakah bisa diemulasikan  atau mesti di-porting alias dipindahkan.
  3. Selanjutnya adalaha membuat perencanaan sesuai data langkah no 1 dan no 2. Langkah perencanaaan ini perlu untuk mendapatkan estimasi kapan migrasi dapat dilaksanakan dan tidak mengganggu proses kerja sehari-hari.
  4. Langkah yang tidak kalah penting adalah melakukan backup data sebelum melakukan migrasi. Backup data ini perlu dilakukan karena seringkali dijumpai file-file yang ada tidak dapat dibuka karena corrupt atau terjadi kegagalan pada saat migrasi.
  5. Langkah berikutnya adalah melakukan migrasi itu sendiri, mulai dari instalasi OS Linux, melakukan setting printer dan jaringan, melakukan konversi data apabila diperlukan dan setting-setting lain. Permasalahan-permasalahan biasanya perlu dicari solusinya akan muncul di sesi ini.
  6. Langkah berikutnya adalah restore data yang telah dibackup sebelumnya. Troubleshot mungkin akan diperlukan apabila terjadi masalah terutama konversi.
  7. Langkah selanjutnya adalah melakukan pelatihan untuk penggunaan sehari-hari dan melakukan pendampingan. Pelatihan bisa juga ditaruh di awal tahap migrasi untuk memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mengenali dan familier terhadap lingkungan kerja yang baru. Pendampingan juga sangat penting agar secara psikologis pengguna merasa nyaman dan tahap migrasi dan ada yang memberikan bantuan apabila ada kesulitan.
  8. Langkah selanjutnya adalah bisnis dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan.

Langkah-langkah migrasi tersebut adalah berdasarkan best practice dan pengalaman tim Kios Linux dalam membantu klien dalam migrasi Windows ke Linux. Sampai saat ini cukup banyak perusahaan yang telah kami bantu termasuk perusahaan di Sidoarjo, Margomulyo – Surabaya, Manyar – Gresik, dan Surabaya sendiri.

Apabila Anda memerlukan presentasi dari kami tentang migrasi Linux, kami siap dihubungi.

Contact Person :

Bpk. Ardhian
Kios Linux
Perum Sukolilo Park Regency J-20
Keputih, Sukolilo
Surabaya
Telp : 031-70695540
Email : devratt@yahoo.com

October 3, 2009

SAP jadi lambat ?!?!

Filed under: AIX, Oracle, SAP, UNIX — Tags: , , , , , , , , — ardhian @ 8:22 am

Hari selasa lalu seperti yang gue udah posting sebelumnya, company gue sedang melakukan POC Riverbed, sebuah appliance bandwidth optimizer. Riverbed sendiri berfungsi dengan sangat baik. Bahkan dengan diaktifkannya fitur optimized dan SDR, data reduction untuk archived log yang dikirim dalam konfigurasi Oracle Data Guard bahkan bisa mencapai 80%.

Fantatis sekali !!

Namun ternyata ada problem yang terjadi di server SAP Production yang berfungsi sebagai Primary Database (dalam konfigurasi ODG gue). Kadang SAP menjadi sangat lambat, kemudian balik ke kecepatan normal lagi, kemudian kembali lagi.

Sampe hari kemaren masih kejadian seperti itu. Dari diagnosa gue dan team, ada 3 hal yang terjadi dan dicurigai sebagai symptoms nya, yaitu :

  1. Pemasangan Riverbed, as you know gue lagi PoC Riverbed
  2. Adanya rebuild index table LTAP. Yang aneh rebuild index ini dianggap harmful index oleh database check SAP
  3. Adanya job report untuk menghitung report aset yang memakan waktu lama dan masih berjalan

Tindakan yang gue ambil pertama adalah menghapus index yang harmful. Namun ternyata hal ini tidak membantu. Langkah kedua adalah mencopot lagi konfigurasi PoC Riverbed. Setelah dicopot, ternyata performa server gue kembali normal. Hal ini memang aneh karena secara konfigurasi seharusnya tidak ada pengaruh nya. Karena Riverbed menerima data yang ditulis oleh proses ARC0 dan ARC1.

Baru sore kemaren mendapatkan pencerahan. Gue baru inget bahwa ada Redo Log group (SAP secara standar dan default menggunakan 4 set group Redo Log yang bisa ditulisi oleh proses LGWR). Gue curiga pada saat yang bersamaan 4 group file ini aktif semua karena masih nulis ke sisi standby database sehingga proses di SAP menjadi terhambat. Cuma gue belum bisa membuktikan hipotesa gue. Saat ini alat Riverbed nya masih ditarik oleh vendor nya.

Minggu depan gue bakal bisa mencoba lagi dan membuktikan hipotesa gue.

Morale Story : Pencerahan pasti akan datang, cuma seringnya waktunya kok ya pas injury time ?!?! Ah, yang penting sih ada pencerahan. Betul, gak ?

September 14, 2009

Gak enaknya jadi admin

Filed under: AIX, SAP, UNIX, Unek-unek — Tags: — ardhian @ 10:34 am

Ada kejadian menarik hari ini. Kejadian fatal yang menyebabkan semua orang ngamuk. Gue sebagai admin SAP tentu saja sudah memberikan schedule yang jelas dan memberikan warning ke semua departemen terkait dengan backup offline. Karena proses backup offline gue masih agak bermasalah, jadilah bencana.

Dengan kejadian itu maka orang-orang yang terkait dengan proses job-job background mengalami keterlambatan. Biasalah akhirnya semua cari selamat sendiri dan menimpakan masalah kepada gue dan tim gue.

Pelajaran yang gue petik adalah semua orang cari selamat sendiri-sendiri. Kalau ada masalah semua ditimpakan ke orang lain. Mostly ke tim gue. Yang gue sebel lagi adalah kalau kerjaan dia ok atau berjalan baik, gak pernah ada tuh acknowledge ke tim gue.

Morale Story : Emang semua cari selamat sendiri. Kerjaan admin, salary gak nambah, kalo ada problem, disalahin paling dulu.

September 2, 2009

Tivoli again !!

Filed under: AIX, Ngoprek, Tivoli, UNIX, Unek-unek — Tags: , — ardhian @ 10:56 am

Hari ini kantor gue kedatangan lagi. Vendor Tivoli datang lagi karena mereka musti setting ulang script-script backup karena kesalahan pemasangan tape library. Vendor satu lagi harusnya datang juga untuk memindahkan tape backup yang lama ke mesin baru. Tapi gue tunggu-tunggu sampe sekarang blom nongol juga.

Vendor TSM (NPP) lagi setting ulang beberapa script. Selain itu mereka musti ngeberesin aplikasi backup whole FS backup yang memakai DSMJ di beberapa mesin. Kemaren sempet dicoba, DSMJ nya ada yang mau jalan tapi tidak lewat LAN Free (lewat jalur Fiber Channel), ada juga yang tidak mau backup sama sekali.

Well, cukup banyak juga pekerjaan hari ini.

September 1, 2009

Banyak pekerjaan menumpuk

Filed under: Ngoprek, Unek-unek — Tags: , , , , — ardhian @ 10:10 am

Pekerjaan di kantor masih menumpuk, tapi kok sempet-sempetnya nge-blog ? he..he..he..

Well, emang kerjaan di kantor masih cukup banyak. Mulai dari reorganization table di SAP, pasang Power Supply di server IBM p520, ngebenerin problem backup SAP untuk server production, problem backup offline DSMJ Tivoli, penukaran tape backup yang salah, menyiapkan server PRD2 untuk trial archiving….

Tuh banyak kan ? he..he..he..

Gue juga lagi nunggu payment dari blogvertise. Harusnya udah dibayar per tanggal 29 Agustus 2009. Sampe sekarang kok belum dibayar yah ?!?! Apa blogvertise lagi bokek ?

August 22, 2009

Backup Server SAP yang masih bermasalah

Filed under: AIX, Oracle, SAP, UNIX — Tags: , , , , , , — ardhian @ 8:21 am

Setelah pergantian server SAP, proses backup mengalami masalah. Server yang baru memakai prosesor Power6 dan menggunakan OS IBM AIX 5.3 TL9. Sedangkan software Tivoli yang digunakan adalah versi 5.5. Sampai saat ini proses backup online untuk database SAP masih mengalami masalah. Proses backup bisa berjalan tapi seperti berhenti dan prosesnya menggantung. Proses masih menunggu. Akhirnya terpaksa di-abort agar proses backup yang lain bisa berjalan.

Anehnya sistem lainnya dengan memakai sistem yang hampir sama bisa melakukan proses backup dengan lancar. Memang ada yang beda sih, yaitu SAP ERP 6.0 yang lebih baru dari sistem SAP yang diatas.

Support TSM (Niaga Prima Paramita) pun ikut kebingungan. Sampai sekarang belum ada solusinya.

Lembur lagi…lembur lagi….

Filed under: AIX, Oracle, SAP, UNIX, Unek-unek — Tags: , , , — ardhian @ 8:07 am

Sebenarnya gue udah bosen lembur. Bukan apa-apa, badan gue masih capek gara-gara lembur pergantian server 2 minggu lalu. Lembur lebih dari 24 jam membuat badan terasa sangat capek. Bahkan efeknya masih kerasa sampe sekarang. Gue udah suggest untuk pergantian controller ini dilakukan pada saat nanti libur Lebaran, tapi tetap aja semua maksa untuk dikerjakan besok.

Pekerjaan yang akan dilakukan adalah pemindahan sebagian enclosure storage dari controller lama (DS4500) ke controller baru (DS5100). Selain itu ada beberapa hal yang musti dilakukan termasuk pemindahan server untuk persiapan DR Plan, upgrade firmware untuk enclosure lama agar bisa match dengan controller baru (DS5100), pemasangan SAN switch lama (8 port) sebagai bagian dari persiapan DR Plan, dll.

Sebenarnya permasalahan utama dalam pekerjaan ini adalah constraint waktu. Kita diburu waktu untuk bisa up kembali sedangkan pekerjaan yang musti dilakukan cukup banyak termasuk men-shutdown semua server yang ada di Blade Center. Hal ini karena Blade Center musti diconfigure ulang agar VMWare ESX bisa connect ke storage yang telah dipindahkan controllernya.

August 19, 2009

MAS SAP ERP 6.0 SR3 Go Live

Filed under: AIX, Oracle, SAP, UNIX — Tags: , , , — ardhian @ 9:10 am

Sistem SAP ERP 6.0 SR3 di company baru akhirnya Go Live. Minggu ini adalah minggu pertama. Sebenarnya Go Live sudah dimulai sejak minggu lalu, but officially baru minggu ini.

Agak membingungkan juga, Go Live tapi di sisi yang lain-lain seperti Produksi dan pengiriman belum ada. Jadi murni baru modul MM (Pembelian), WM (Penerimaan barang), FI (Master Data, Pembayaran), dll.

Well, role masih agak kacau karena terburu-buru Go Live. Waktu yang disediakan terlalu mepet, cuma 2 bulan kurang. So far masih mbenerin role-role yang kurang.

August 11, 2009

Migrasi Server SAP WS

Filed under: AIX, Article, Ngoprek, Oracle, SAP, UNIX — Tags: , , , , — ardhian @ 10:54 am

Hari Sabtu pukul 24:00 atau hari minggu jam 00:00, migrasi server Wings dimulai. Tahapan pertama adalah shutdown aplikasi SAP dan database di server lama. Setelah itu dilakukan backup Whole File System. Proses backup memakan waktu cukup lama karena besarnya data yang dibackup. Data SAP sendiri mencapai 2,6 TB ditambah data-data file system. Proses backup dijalankan lalu ditinggal pulang.

Minggu pagi sekitar jam 07:00 kami datang lagi dan proses backup sudah selesai. Langkah selanjutnya adalah melakukan copy datafile Oracle, control file, file-file offline redolog dari server lama ke server baru. Proses ini memakan waktu sekitar 7 jam dan baru selesai sekitar pukul 14:00.

Seharusnya langkah selanjutnya adalah setting Oracle Data Guard dahulu karena database di server lama (yang akan difungsikan sebagai database standby) tidak boleh dalam posisi OPEN. Kesalahan terjadi saat vendor melakukan setting HACMP ulang di server lama  yang menyebabkan script HACMP berjalan dan menaikkan database dalam posisi OPEN. Aplikasi SAP juga ikut naik.

Karena terjadi kesalahan di step sebelumnya terpaksa dilakukan proses copy ulang. Kali ini dari server lama ke server baru. Sebelumnya dilakukan setting dahulu untuk Oracle Data Guard karena setting ODG tidak melihat IP Address server. Proses copy ulang dilakukan dan memakan waktu cukup lama dan baru selesai pukul 02:00 Senin dini hari. Kami terpaksa melanggar kesepakatan dengan departemen lain yang mana kami akan menaikkan SAP pukul 01:00 dinihari.

Dengan banyak effort dan masalah di RFC connection ke server SAP R/3 sister company lain sehingga SAP baru bisa up pukul 06:30 Senin pagi. Gue baru bisa pulang pukul  07:00.

Sesampainya di rumah gw masih ditelepon lagi karena ternyata background job banyak yang tidak berjalan. Setelah diselidiki hal ini terjadi karena job dibuat dan dijalankan pada spesifik server tertentu sehingga pada saat server name diubah job tidak ikut berubah. Terpaksa melakukan create ulang background job. Demikian juga proses backup.

Well, sampai detik ini masih lancar. I hope…

Older Posts »

Blog at WordPress.com.