Life is about extreme choice

May 5, 2011

Pengen mengambil ujian sertifikasi OCA and OCP

Sebenarnya sudah lama berkutat dengan Oracle. Mulai dari kenal Oracle 8i dari jaman kuliah (sekitar tahun 1999) sampe mulai kerja dan berhadapan langsung dengan Oracle 9i (database versi enterprise in the real world dan digunakan sebagai database server ERP SAP R/3 4.7), kemudian bersentuhan dengan database Oracle 10g (juga digunakan sebagai database server SAP ERP 6.0 SR3) dan yang terakhir adalah Oracle 11g (tepatnya Oracle 11.2.0.2) pada waktu testing upgrade database SAP. Pengalaman selama menangani database server ini sedikit banyak ikut membentuk experience gw untuk lebih berkutat bagaimana menangani database Oracle, melakukan tuning performance, troubleshooting, setting dan konfigurasi Oracle Data Guard, dan masih banyak lagi experience yang gw dapet.

Lama-lama pengen juga untuk ikut ujian sertifikasi. Sebelumnya gw menganggap bahwa sertifikasi kurang penting (he..he..karena gw gak punya duit untuk ikut training dan ujiannya sich…) namun setelah sempat baca-baca dan kenal beberapa orang di forum-forum database dan SAP, pandangan itu sedikit berubah. Sepertinya sertifikasi ini penting bagi gw untuk lebih meningkatkan kemampuan dan nilai jual gw di perusahaan maupun di value gw sebagai seorang freelancer. Beberapa kali gw ikut dalam project-project freelance dan berhadapan dengan database Oracle.

Dari beberapa situs dan pencarian di Google, gw dapat link berikut mengenai sertifikasi dan ujian OCA (Oracle Certified Associate) dan OCP (Oracle Certified Professional) –> http://rohmad.net/2008/07/21/strategi-mengambil-training-database-oracle/ dan http://rohmad.net/2008/04/15/ujian-oca-dan-ocp-database-oracle-10g/.

March 31, 2011

OLTP Compression Oracle 11g mantap !!

Kemaren mencoba lagi compression untuk jenis OLTP compression di Oracle 11g & SAP R/3 4.7. Table yang dicompress adalah MSEG dengan size 126 GB. Proses compression dengan online reorganization dan parallel table 4 memakan waktu sekitar 3,5 jam (no user login).

Hasilnya table MSEG saat ini hanya berukuran 15 GB. Jadi size berkurang sekitar (126 – 15) 111 GB. Woww…

Kayaknya makin yakin aja neeh untuk segera diterapkan di sistem DEV, QA, dan PRD.

March 15, 2011

SAP R/3 4.7 using Oracle 10.2.0.4

Dalam 2 hari ini, akhirnya berhasil untuk upgrade database Oracle dari versi 9.2.0.7 menjadi 10.2.0.4 alias Oracle 10g.

Proses upgrade lumayan memakan perhatian karena banyak step-step yang rumit. Proses upgrade berjalan dengan mulus dan tidak menyentuh ke datafile. Jadi bisa dikatakan hampir tidak ada hubungannya dengan size database. Satu-satunya hal yang berhubungan dengan size database adalah proses untuk update statistics. Namun, hal ini bisa dilakukan secara online dan sebenarnya bukan bagian integral dari proses upgrade itu sendiri karena secara database sudah naik versi ke 10.2.0.4.

Beberapa problem dan hal yang perlu diperhatikan adalah :

  • profile-profile user perlu disesuaikan setelah versi Oracle naik (parameter ORACLE_HOME)
  • File listener.ora, sqlnet.ora, dan tnsnames.ora tinggal disalin dari disesuaikan. Catatan : port listener (entah kenapa) tidak bisa memakai 1527 (seperti standar SAP), akhirnya pake port 1521 (standar Oracle). parameter SDU juga dihilangkan
  • Pastikan update profile-profile SAP
  • Pastikan SAP bisa terkoneksi ke database Oracle menggunakan command R3trans -d. Baca log R3trans (file /home/[sid]adm/trans.log) jika terjadi error.

Saat ini gw sedang mencoba untuk melakukan proses index compression berbekal Oracle 10g dan BRTOOLS versi 7.20 SP 13.

Semoga berhasil.

Moral Story : Proses upgrade Oracle 9i ke 10g tidak rumit, mostly mulus.

Next Project : Upgrade dari Oracle 10g ke Oracle 11g

August 3, 2009

Update Kernel SAP R/3 4.7

Filed under: AIX, Ngoprek, SAP, UNIX — Tags: , , , , — ardhian @ 7:59 am

Pagi ini ada beberapa pekerjaan yang akan gue lakukan. Sebagai persiapan migrasi server SAP milik company holding minggu depan.

Task pertama adalah melakukan update kernel SAP R/3 4.7. Kernel yang sekarang terpasang sudah terlalu lama. Rencananya kernel akan gue update ke kernel terbaru. Masih versi 6.40. Hari sabtu kemaren gue udah download SAP Kernel. Tinggal ekstrak lalu pasang di server baru.

Task kedua adalah melakukan setting license untuk server baru. Karena gue restore ke server baru, otomatis license lama tidak berlaku. Hal ini karena SAP mendeteksi hardware baru sehingga akan memperoleh active hardware key yang berbeda dari server lama.

Task yang ketiga adalah melakukan adjust profile-profile SAP terutama sekali instance profile. Hal ini dikarenakan instance profile yang sekarang terpasang adalah instance profile default. Instance profile default ini belum melihat atau mendeteksi kemampuan hardware baru. Mesti diadjust agar sesuai dan mendayagunakan kemampuan server baru dengan lebih maksimal dan optimal.

March 18, 2009

SAP R/3 4.7 Enterprise, SAP ECC 5.0, dan SAP ECC 6.0, Apa perbedaannya ?

Filed under: Article, SAP — Tags: , , — ardhian @ 8:01 am

SAP merilis beberapa versi ERP yang sampai saat ini masih dipergunakan oleh dunia bisnis. Versi terbaru dari ERP buatan SAP (sampai artikel ini ditulis) adalah SAP ECC 6.0. Lalu apa yang membedakan dengan aplikasi ERP buatan SAP sebelumnya ?

Tentu saja versi yang lebih baru merupakan penyempurnaan versi-versi sebelumnya. Saya hanya akan memberikan sedikit gambaran mengenai 3 versi terakhir ERP buatan SAP, yaitu SAP R/3 4.7 Enterprise, SAP ECC 5.0 dan SAP ECC 6.0.

Pada SAP R/3 4.7 Enterprise sudah dipisahkan antara application dan Basis artinya aplikasi-aplikasi (dalam hal ini ABAP program) bisa terpisah. Pada versi sebelumnya juga sudah mulai dipisahkan. Versi ini juga mulai menggunakan SAP Web Application Server versi 6.30 dan pada versi ini menggunakan Basis Release 6.20. Demikian juga ABAP version. Anda bisa mengecek lewat tcode SPAM. Versi database yang disupport (saya hanya bicara tentang Oracle DB) adalah versi 9.2. Untuk pilihan Unicode dan Non Unicode diberikan opsional.

SAP ECC 5.0 menggunakan SAP Web Application versi 6.40. Demikian juga Basis Release yang dipakai adalah 6.40. Database Oracle yang digunakan bisa versi 9.2 dan bisa juga menggunakan versi 10 g. Pada versi ini, SAP mengintegrasikan SAP ITS (Internet Transaction Server) pada SAP Kernel sehingga Anda tidak memerlukan server terpisah apabila menggunakan ITS. SAP ECC 5.0 hanya berselang 1 tahun sejak release SAP R/3 4.7 Enterprise.

Versi terbaru ERP SAP adalah SAP ECC 6.0. SAP ECC 6.0 menggunakan Basis Release 7.0 dan meninggalkan Database Oracle 9.2. Jadi SAP ECC 6.0 sudah menggunakan Oracle 10g secara penuh. SAP ECC 6.0 juga menggunakan konsep Unicode secara penuh dan tidak memberikan opsi Non Unicode lagi sehingga secara size database menjadi lebih besar dibandingkan versi sebelumnya.

Semoga artikel kecil ini bisa memberikan wawasan kepada kita semua. Tunggu artikel selanjutnya.

Theme: Silver is the New Black. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 54 other followers