Life is about extreme choice

April 30, 2007

Business : SAP Application Server on Linux

Toko Linux online-ku, Ardhian Linux Shop, barusan me-release layanan baru. namanya SAP Application Server on Linux. Layanan ini memberikan pilihan kepada perusahaan-perusahaan pengguna SAP R/3 4.7 yang ingin menambah jumlah application server SAPnya namun ingin menghemat lisensi yang harus dibayar jika menggunakan OS komersial seperti HPUX, AIX, atau bahkan Solaris/Sun OS.

Kami memberikan layanan instalasi dan support dengan harga yang sangat-sangat terjangkau. Karena harga dari kami bisa berubah sewaktu-waktu, silakan menghubungi kami untuk layanan lebih lanjut.

Jasa Ardhian Linux Shop sudah terbukti dipakai di beberapa perusahaan. Daftar perusahaan yang menggunakan jasa kami bisa dilihat disini. Kami akan sangat senang bisa membantu perusahaan-perusahaan dalam mendapatkan solusi berbasis Linux yang murah, handal, dan stabil.

Perusahaan pengguna SAP R/3 yang ingin bermigrasi ke Linux di sisi workstation dapat memanfaatkan jasa kami. Kami memiliki layanan bernama Special Migration to Linux for SAPGUI Client. Layanan kami ini sudah dipakai di perusahaan-perusahaan seperti PT Prima Alloy Steel Universal Tbk dan PT Bumi Menara Internusa.

May 18, 2006

Mengakses GUI AIX or HPUX dari mesin Linux melalui XDMCP

Seorang teman, firman, bertanya kepada saya.

saya mau nayain tentang software untuk remote aix kalau di windows sich biasanya saya pake xmanager nya net sarang kalo di linux pake apaan ya soalnya masih baru nich di linux jadi masih banyak belajar oh ya kemaren thanks a untuk bantuannya masang sap gui di linux sekarang sudah bisa jalan

Saya tahu yang dimaksud adalah mengakses GUI UNIX melalui jalur XDMCP. Kalau memakai OS Windows, kita bisa pakai software seperti XManager (http://www.netsarang.com), Hummingbird Exceed (http://www.hummingbird.com), XWin32, dll. Tapi di Linux ??…:(….Biasanya saya memang pakai jalur ssh (secure shell). Memang beberapa instalasi aplikasi seperti database Oracle, SAP R/3 membutuhkan GUI. Kecuali Anda mau berlama-lama di ruang server aka server farm, Anda bisa memanfaatkan jalur XDMCP. Kebetulan sekali saya kemaren install aplikasi kecil, Terminal Server Client (http://www.gnomepro.com/tsclient). Ternya bisa digunakan untuk mengakses XDMCP. Tampilan GUI-nya seperti ini :

Untuk setting server agar bisa diakses melalui jalur XDMCP, Anda bisa ikuti artikel saya sebelumnya.

Jalur XDMCP (agak) tidak disarankan dipakai kecuali pada jaringan komputer yang secure. Anda bisa memakai alternatif lain seperti tightVNC.

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

May 10, 2006

Install Application Server SAP on Linux

Jadwal hari ini adalah install application server SAP on Linux. Yang diinstall minggu lalu, jebol di file systemnya…:(

Kita mulai aja yah..:

  1. Saya putuskan memakai SuSE Linux Enterprise Server 9 daripada memakai RHEL atau sodaranya. Pertimbangannya adalah SLES 9 sudah secara default memakai reiserfs. Sedangkan yang lain, harus install manual..lagi malezz neeh.
  2. Siapkan skema filesystem dan partisi yang akan digunakan. Untuk memudahkan penambahan size partisi, saya gunakan LVM (Logical Volume Manager) dan dukungan reiserfs yang bisa menambah/mengurangi ukuran logical volume secara online alias tanpa di-unmount. Yang artinya sistem dan aplikasi tidak harus di-down saat terjadi perubahan size logical volume.
  3. Konfigurasi LV ada pada attachment (klik here)
  4. Copy source SAP ke dalam direktori tertentu yang telah disiapkan.
  5. Jalankan instalasi Central Instance dengan posisi standalone. Tujuan instalasi central instance ini adalah untuk mendapatkan ekstrak SAP kernel for Linux. SAP kernel tersimpan pada direktori /sapmnt/[SID]/exe. Sedangkan direktori lain seperti /sapmnt/[SID]/global dan /sapmnt/[SID]/profile dapat diabaikan.
  6. Setelah CI terinstall, usahakan agar application server Linux dan database server saling kenal secara nama host dengan cara saling menambahkan nama dan IP address kedalam masing-masing /etc/hosts. Lalu mount secara NFS direktori /sapmnt/[SID]/global dan /sapmnt/[SID]/profile. Contoh command : #mount -t nfs [hostname]:/sapmnt/[SID]/global /sapmnt/[SID]/global
  7. Jalankan instalasi dialog instance [DI] seperti biasa. Anda akan bertemu beberapa error message. Tetapi tidak ada yang terlalu mengganggu. Hanya masalah ownership dan permission direktori dan file.
  8. Setelah selesai install DI, update SAP kernel dengan kernel yang sudah didownload. Usahakan agar antara SAP kernel Database Instance (di AIX) dan Application (di Linux) berada pada level yang sama.
  9. Tuning value kernel Linux, gunakan command : #echo xxxxxx > /proc/sys/kernel/shmmax
  10. Agar application server lebih kenceng lagi, naikkan value dari tmpfs.
  11. Jalankan application server.

Saya pribadi sudah mencoba 2 distro Linux sebagai application server ini, yaitu SuSE Enterprise Linux 9 dan Redhat Enterprise Linux Advanced Server 4. Keduanya bisa diperoleh dari toko linux online – Ardhian Linux Shop.

Selamat mencoba. Jika masih kesulitan, silakan hubungi saya di devratt@yahoo.com.

Thanks to :

  1. Allah SWT, atas limpahan rahmat, hidayah, dan kesehatan kepada hamba.
  2. My lovely wife, Anda Iviana Juniani, always give me inspiration and spirit.
  3. All cyber friends : Mas Aris, Gandok Crew (Simbah Kus, Ipans, Move It, Zam, Oom).
  4. Dan semua yang tidak disebutkan disini.

== Riwayat Penulis ==

Ardhian – seorang linux geeks yang telah bekerja sebagai Basis selama 1 tahun terakhir. Beliau juga bertanggung jawab terhadap sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle 9. Selain itu, beliau bekerja juga sebagai konsultan freelance migrasi ke Linux dan open source. Memiliki toko linux online sendiri (http://linux-shop.siteburg.com). Bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

May 1, 2006

Slow Performance of MSEG table on SAP R/3 system

Filed under: SAP — Tags: , , , , , , , , — ardhian @ 3:28 am

Waduh..gawat banget deh yang ini. Masalah di kantor lagi.

Uppss….saya belum ngasih tahu yah. Oke, saya bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP R/3), sysadmin HPUX, dan DBA Oracle.

Dua orang ABAP-er di kantor kami sedang men-develop program report goods issue dan goods receipt material. Nah, sekarang masalahnya adalah performa dari report mereka lambat banget. Dua hari ini saya baru tahu kenapa. Program report tersebut mengakses tabel MSEG pada field yang tidak memiliki index. Padahal, kalo mau di-trace, tabel MSEG (saat ini) memiliki record 1 juta lebih.

Saya sudah coba akalin dengan cara meng-update statistic optimizer. Bahkan sampe 4 kali sekali untuk tabel-tabel tertentu. Salah satunya ya..tabel MSEG ini. Lumayan membantu walau gak banyak.

Last weapon..saya mau send message ke SAP untuk mengatasi masalah ini. Saya udah suntuk banget neeh.

Thanks to :

  1. Allah SWT, atas rahmat-Nya sehingga hati ini tetap dingin.
  2. My lovelywife, Anda Iviana Juniani, yang selalu menghibur saat pulang kantor.
  3. Teman-teman di KAS yang tidak bosan-bosannya ngomel kalo performa server SAP turun. Sorry, guys…saya juga puseeengg neh..

Blog at WordPress.com.