Life is about extreme choice

January 30, 2008

Me-remaster Linux (Just for internal use !!)

Filed under: Article, Business, Linux, UNIX, Unek-unek — Tags: , , , , , — ardhian @ 10:48 am

Saat ini saya sedang melakukan remastering Linux. Tujuan awalnya adalah untuk mendapatkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan.

“Lho, memangnya distro Linux yang jumlahnya ratusan dan bertebaran di jagad internet blom cukup mas ??”

Beberapa pertanyaan ditujukan ke email saya. Memang saat ini sudah banyak distro Linux yang bagus. Namun yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan saya (dalam hal ini kebutuhan di kantor) belum ada. Jadi saya memutuskan untuk me-remaster sendiri distro Linux yang sudah ada menjadi distro yang benar-benar customized.

“Emang kebutuhannya distro Linuxnya seperti apa ?”

Setiap individu memiliki kebutuhan distro Linux yang berbeda. Berikut kebutuhan distro Linux di tempat saya bekerja :

  • Sudah include Sun JRE 1.5 atau yang lebih tinggi
  • Sudah include SAPGUI for Java (untuk akses server SAP). Udah gak perlu install SAPGUI lagi dari nol. Cukup install Linux…SAPGUI for Java udah terinstall
  • Sudah include wine (untuk kebutuhan emulasi Lotus Notes Client)
  • Sudah include IRC client untuk akses server IRC lokal di kantor). Biasanya saya pake XChat
  • Sudah include SAMBA server untuk sharing dengan PC Windows yang masih ada
  • Include driver-driver printer Linux (biasanya sudah ada sih).

Itu sedikit diantara kebutuhan di tempat saya bekerja.

“Trus mau pake distro Linux apa untuk diremaster ?”

Saat ini saya mencoba remaster distro Ubuntu, Linux Mint dan PC Linux OS. Saya pribadi prefer Linux Mint dan PC Linux OS karena lebih simple dan gak banyak kerjaan untuk install. Maunya sih tampilan dibuat kayak XP atau Vista agar user-user di lapangan seneng dan tidak shock melihat Linux. He…he..he.. sebenarnya sih user-user di tempat saya tidak shock karena sudah setahun ini pake Linux (hampir 80%).

O iya…barusan saya juga menerima request dari temen-temen agar nantinya mereka dapat meminta iso atau CD hasil remaster. Waks ?!?!….Nah, ini bisa jadi masalah karena secara lisensi SAPGUI for Java yang bukan open source mungkin tidak bisa di-include-kan. SAP Indonesia bisa protes ke saya nanti…:D…he..he..

May 17, 2006

Memilih distro yang tepat untuk (saya …??)

Filed under: Article, Linux, UNIX — Tags: , , , , , , , , , — ardhian @ 1:43 am

Karena memiliki toko CD dan DVD linux online, saya seringkali calon pembeli distro apa yang cocok untuk saya. Pertanyaan ini seringkali keluar dari pengguna komputer yang masih awam tentang linux dan sebelumnya hanya mengenal Windows.

Pada awalnya saya selalu menjawab diplomatis. “Tergantung kebutuhan bapak/ibu/mas/mbak” ..diplomatis banget yah…but memang seperti itulah yang harus saya katakan. Karena saya pribadi belum tahu seperti apa kebutuhan Anda sekalian. Linux yang seperti apa yang akan Anda gunakan. Namun dari situ biasanya akan ada pembicaraan lebih lanjut. Calon pembeli biasanya baru cerita ngalor ngidul…

Berangkat dari cerpen ngalor ngidul Anda itulah, saya baru bisa memberikan gambaran alternatif distro apa yang kira-kira cocok untuk Anda. Nah, artikel ini akan membahas sedikit bagaimana saya menggali informasi dari calon pelanggan dalam rangka memberikan alternatif distro yang cocok untuk mereka.

Penentuan distro linux berdasarkan spesifikasi komputer yang dimiliki :

  • PC sekelas Pentium I kebawah (termasuk i486 dan i386) dengan RAM 4-16 MB, bisa memakai distro kecil seperti BrazilFW, Freesco, FloppyFW, ClosedBSD, dll. Bisa juga memakai sistem LTSP (Linux Terminal Server Project).
  • PC sekelas Pentium II dengan RAM 32-64MB bisa memakai distro seperti Featherweight Linux, DamnSmallLinux, IPCop, MNF2, Puppy Linux, dll.Bisa juga memakai sistem LTSP ( Linux Terminal Server Project) atauoun Vector Linux.
  • PC sekelas Pentium !!! dengan RAM 128-256MB bisa memakai hampir semua distro major seperti Fedora, Mandriva, SuSE, Debian, Ubuntu, FreeBSD, bahkan Solaris for x86.
  • PC sekelas Pentium 4 bisa memakai semua distro yang ada.

Penentuan distro linux berdasarkan kebutuhan :

  • Sebagai server-server utama seperti web, FTP, mail server, diharapkan memakai distro-distro besar seperti Fedora, Redhat, SuSE, Debian, Slackware, Mandriva, dll. Pertimbangan yang saya berikan adalah Anda akan dengan mudah menemukan referensi, tutorial, dokumentasi, dan troubleshooting baik dari internet maupun dari situs vendornya langsung.
  • Sebagai server firewall, router, gateway, proxy, Anda bisa memakai distro kecil dan function specific seperti BrazilFW, Freesco, ClosedBSD, dll. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda bisa memakai distro major. Hanya saja Anda harus memperhatikan kebutuhan H/W-nya
  • Sebagai desktop biasa dan kebutuhan operasional kantor, Anda bisa memakai distro major seperti Fedora, SuSE, Debian, Mandriva. User-user akan lebih menyukai kemudahan dalam pemakaian. User friendly – lah…
  • Sebagai desktop dan kebutuhan programming, Anda bisa memakai distro apa saja asal Anda tahu kebutuhan programming dan kebutuhan H/W Anda.
  • Sebagai desktop dan kebutuhan desain grafis, Anda bisa memakai distro besar seperti Mandriva, SuSE, Fedora, Debian, dll. Sebaiknya Anda memiliki resource H/W yang cukup .

Mungkin artikel diatas sekilas bisa memberikan alternatif kepada Anda. Sekarang Anda bisa bertanya pada diri Anda sendiri “Distro linux apa yang sesuai dengan kebutuhan saya ?” …:):)

About Penulis

Ardhian – seorang linux geeks yang saat ini bekerja sebagai Basis (Administrator sistem SAP). Saat ini juga memegang sistem HPUX dan sebagai DBA Oracle 9i. Pengelola toko linux online (http://linux-shop.siteburg.com). Penulis merupakan konsultan freelance untuk sistem Linux, migrasi windows ke Linux, network consultant dsb. Penulis bisa dihubungi di devratt@yahoo.com.

May 15, 2006

Setting router dan gateway menggunakan distro kubuntu 5.10

Saya dapet artikel untuk setting router dan gateway memakai kubuntu 5.10. Seharusnya bisa langsung dipakai jika Anda menggunakan keluarga Ubuntu dengan tanpa perubahan sekalipun.

Step by step-nya sebagai berikut :

  1. Terlebih dahulu pasang dua lancard pada komputer yang
    akan dijadikan router.cukup pake lancard dengan chips
    realtek RTL 8139. dimana lancard pertama ( eth0) yang di
    setting IP Public dan dihubungkan dengan modem ( Cable
    Modem yang dipake oleh penulis dalam prakteknya).
    lancard kedua (eth1) disetting ip private yang dihubungkan
    ke dalam jaringan lokal melalui switch.
  2. Install Kubuntu 5.10 yang versi instal, kemudian install
    kubuntu seperti instal linux lainnya. kemudian saat penulisan
    IP address, di setting yang eth0 dengan IP Pulic dari ISP.
    Biarkan yang eth1 kosong ( disetting nanti jika dah selesai
    install kubuntu secara manual ).
  3. Setelah berhasil install jangan lupa anda harus menuliskan
    username dan password untuk login ke kubuntu. dari
    username inilah anda akan login ke sistem.
  4. Test koneksi internet anda, jika tidak ada masalah, anda
    akan bisa akses web.
  5. selanjutnya anda masuk ke konsole, dari menu KDE yang
    menawan, masuk ke system lalu pilih Terminal Program
    (Konsole).
  6. Nah, sekarang anda berada pada menu konsole, agar dapat
    melakukan setting IP Address untuk lancard kedua ( eth1 ).
    anda harus login sebagai root, dengan perintah :
    # sudo su -
    lalu masukkan password root dari kubuntu anda
    selanjutnya, anda masuk ke direktori /etc/network dengan
    perintah # cd /etc/network
  7. Buka file interfaces dengan editor pilihan anda ( penulis
    biasa pake vi , jadi di coba pake vi ).
    # vi interfaces
    lihat pada baris Mapping Hotplug
    akan terlihat baris scripts grep
    map eth0
    tambahkan baris map eth1, agar lancard kedua bisa aktif
    dibawah map eth0
    sehingga nantinya akan menjadi seperti di bawah ini

    mapping hotplug
    script grep
    map eth0
    map eth1

  8. Tambahkan baris sebagai berikut #secondary network interface
    iface eth1 inet static
    address 192.168.100.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.100.0
    broadcast 192.168.100.255
    Nah, baris ini berada di bawah

    # The primary network interface iface eth0 inet static
    address 202.169.215.35
    netmask 255.255.255.128
    network 202.169.215.0
    broadcast 202.169.215.127
    gateway 202.169.215.1
    # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
    dns-nameservers 202.169.224.3
    dns-search jmn.net.id

    sampe sini kita dah bisa setting Router yang mengkomunikasikan 2 buah jaringan yang berbeda network

  9. Agar Komputer Kubuntu yang kita install dapat melakukan forwarding IP, sehingga client dapat akses internet, melalui Kubuntu yang kita install, harus di setting forwarding ( permanen ), dengan perintah
    # vi /etc/sysctl.confsehingga akan menjadi seperti berikut : #kernel.domainname = example.com
    #net/ipv4/icmp_echo_ignore_broadcasts=1
    net.ipv4.ip_forward=1
  10. Agar Kubuntu dapat melakukan internet sharing, maka harus di setting di kernel, tetapi agar settingan ini dapat permanen , maka harus buat dulu file rc.local. setelah selesai buat file rc.local masukkan baris sebagai berikutiptables -A FORWARD -s 192.168.100.0/16 -j ACCEPT
    iptables -t nat -A POSTROUTING -o 192.168.100.0/16 -j MASQUERADE

Artikel diambil dari situs http://www.ubuntulinux.or.id. Sekarang tinggal ditancapin proxy. Dah wuzz…wuzz…Saran dan kritik ke devratt@yahoo.com.

Blog at WordPress.com.