Sesuai dengan permintaan yang masuk ke email gw dan sekaligus sebagai dokumentasi bagi gw sendiri dan temen-temen, gw upload dan berikan step by step instalasi SAP ERP 6.0 with EHP 5 included. Instalasi ini dijalankan di OS SuSE Enterprise 11 SP1 (silakan download di situs nya Novell, gratis kok).
Set beberapa environment seperti LD_LIBRARY_PATH, SAPINST_JRE_HOME, JAVA_HOME, DISPLAY, dan umask.
Jalankan file exe ./sapinst

Pilih Central System karena gw hanya menginstall di 1 server aja untuk menangani Central Instance sekaligus Database Instance. Klik NEXT.

Gw pilih CUSTOM karena ada beberapa settingan yang ingin dicustom dan sekaligus menunjukkan settingan yang lebih lengkap. Klik NEXT.

Isi SAP System ID dan pastikan direktori /sapmnt ada didalam OS. Gw pake SID = IDS (Loe boleh pake apa aja dah, ada beberapa kata yang restricted alias gak boleh dipake). Klik NEXT.

Karena gw gak pake DNS maka centangan (v) untuk Fully Qualified Domain Name untuk server SAP tidak diaktifkan. Klik NEXT.

Silakan memasukkan master password. Master password akan dipake untuk beberapa password seperti user <sid>adm, ora<sid>, daa user dan lain-lain. Panjang master password minimal 8 karakter dan terdiri atas kombinasi huruf dan angka. Klik NEXT.

Isi dengan nama untuk Database ID. Untuk lebih memudahkan biasanya SAP System ID dan Database ID disamakan. Gw isi IDS. Untuk Database host akan secara otomatis diisi sesuai host database. Klik NEXT.

Silakan menunjukkan lokasi SAP Kernel 7.20 unicode. Untuk lebih memudahkan, source installer SAP sebaiknya disalin ke local disk. Klik NEXT.

Installer akan meminta lokasi SAP Export 1. Silakan ditunjukkan. Klik NEXT.

Step ini yang agak aneh karena dari screen installer akan meminta Export 5 tapi sebenarnya minta Export 11 (kalo gw gak salah ingat…he..he..sori kalo salah). But don’t worry. Installer akan menunjukkan error message kok. Klik NEXT.

Installer akan meminta Export 2, 3, dan 4. Klik NEXT.

Screen akan menunjukkan parameter untuk database. Dalam hal ini adalah instance memory management dan user schema (untuk SAP ERP menggunakan schema default SAP SR3). Password untuk user schema ini akan mengambil dari master password yang sudah diset sebelumnya. Klik NEXT.

Screen kelanjutan dari parameter database. Dalam screen ini ditunjukkan versi database server, versi database client, dan sistemnya (32 bit atau 64 bit). Untuk konfigurasi lebih advanced akan ditunjukkan ukuran default datafile dalam tablespace dan ada pilihan untuk Advanced Database Configuration. Beri tanda centang (v) untuk Advanced Database Configuration karena gw ingin agar database/tablespace memakai fitur advanced compression milik Oracle. Klik NEXT.

Screen untuk memasukkan password untuk user-user database, yaitu SYS dan SYSTEM. Secara default, password akan terisi sesuai dengan master password yang sudah diset sebelumnya. Klik NEXT.

Screen akan meminta installer Oracle 11g. Klik NEXT.

Secara default, listener akan diberi nama LISTENER dan memakai port 1527 (Kalo Oracle kan defaultnya 1521). Sebelumnya, silakan cek di file /etc/services. Pastikan bahwa port 1527 tidak terpakai. Jika ternyata ada yang memakai, silakan di-remark (#). Klik NEXT.

Karena gw pengen memakai fitur kompresi, maka gw centang Compress Tablespaces. Klik NEXT.

Silakan pilih “COMPRESS FOR OLTP” untuk tablespace-tablespace yang ingin dikompres. Klik NEXT.

Silakan pilih untuk create statistics untuk database karena ini database baru sehingga belum ada statistics untuk table dan index. Klik NEXT.

Informasi yang perlu diedit adalah Central Instance Number. Silakan memasukkan 2 digit nomor. Defaultnya adalah 00 dan angka yang tidak boleh dipakai adalah 99. Gw pake 88 sebagai System Number. Klik NEXT.

Informasi tentang ABAP Message Server port dan Internal ABAP Message Server port. Ambil defaultnya saja. Klik NEXT.

Screen yang meminta versi Oracle Client. Oracle Client yang diminta adalah versi 10.2. Klik NEXT.

Screen untuk instalasi SAP Cryptographic Library. Download saja dari situsnya SAP. Ukuran filenya kecil kok. Klik NEXT.

Informasi software cryptographic yang diinstall. klik NEXT.

Informasi software-software yang di-unpack. Klik NEXT.

Informasi DAA instance. Default saja. Klik NEXT.

Informasi tentang Java Cryptographic Extension (JCE). Ada informasi dimana harus mendownload nya. Klik NEXT.

Informasi tentang user daaadm, password dan user ID. Password diambil dari master password. Klik NEXT.

Informasi tentang DAA System number. Klik NEXT.

Informasi jika kita menggunakan System Landscape Directory (SLD). Klik NEXT.

Informasi unpack SAP Kernel. Klik NEXT.

Summary hal-hal yang telah kita setting baik tentang SAP dan database. Jika ingin mengubahnya, silakan centang (v) lalu klik Revise, jika tidak silakan klik NEXT.

Isi Solution Manager Key. Solution Manager Key harus digenerate dari Server Solman. Jika tidak punya solman server, silakan minta ke temennya atau kontak gw. Ntar gw bantu. Klik NEXT.

Installer akan meminta instalasi software database Oracle. Silakan ikuti instruksinya.
- Buka terminal baru
- Sebagai root :#xhost +
- Kemudian #su – ora<ids>
- Setting display $setenv DISPLAY <IP client>:1.0 –> Informasi ini bisa dilihat dan dicontoh dari environment root.
- Lalu jalankan instalasi Oracle.



Klik NEXT untuk melanjutkan.

Klik YES untuk melanjutkan.

Klik NEXT untuk melanjutkan.

Pastikan bahwa pilihannya adalah Install Database Software Only. Klik NEXT.

Pilih Single Instance Database Installation. Klik NEXT.

Pilihan bahasa. Klik NEXT.

Pilih Enterprise Edition. Klik NEXT.

Pastikan parameter ORACLE_BASE dan ORACLE_HOME sudah sesuai. Klik NEXT.

Informasi oraInventory dan ownership group nya. Klik NEXT.

Informasi dba dan oper. Klik NEXT.

Screen yang menunjukkan jika ada parameter OS yang belum sesuai dengan settingan untuk database Oracle. Klik tombol Fix & Check Again untuk membetulkan.

Ada informasi dimana script yang dibutuhkan untuk melakukan pembetulan parameter. Biasanya diletakkan di direktori /tmp.

Script pembetulan sudah dijalankan.

Klik INSTALL untuk melanjutkan instalasi.

Proses instalasi sedang berjalan.

Beberapa script yang perlu dijalankan.

Script pertama.

Script kedua.

Instalasi database Oracle selesai. Klik CLOSE.

Kembali ke instalasi SAP. Klik OK.
Instalasi akan berjalan lagi sampai selesai.

Instalasi SAP ERP 6.0 with EHP 5 sudah selesai.
Tutorialnya akan disambung lagi.

Mas Adrian,
Bagus bgt tutorialnya, tp alangkah lebih bagusnya kl di sertai dengan preparation step nya, di posting baru lagi, karena setahu saya preparation step itu platform dependet, jd applicable untuk semua installasi SAP Solution selama platformnya masih sama dgn di atas (linux-oracle11g)
terimakasih.
Comment by Anonimous — March 3, 2012 @ 7:50 am
Segera diupload bro…
Ditunggu saja…
Comment by ardhian — March 3, 2012 @ 1:35 pm
[...] instalasi SAP ERP 6.0 bisa dilanjutkan seperti postingan sebelumnya (http://ardhian.wordpress.com/2012/03/02/step-by-step-instalasi-sap-erp-6-0-with-ehp-5-included/). Share this:FacebookTwitterLinkedInPrintStumbleUponEmailDiggRedditLike this:LikeBe the first to [...]
Pingback by Tahap persiapan instalasi SAP ERP 6.0 with EHP5 included « Life is about extreme choice — March 5, 2012 @ 11:44 am
Pagi,
Pak sy ada trouble pas install di phase 3 (Install common system) errorny seperti di link ini : http://www.qnasap.com/error-installation-at-phase-3-install-common-system-files/
solusinya bgmna pak yah? thx ..
Comment by benz — April 30, 2012 @ 8:09 am